CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Anies Diminta Putar Otak Cari Uang Tanggulangi Korona
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eb66bf0f4d695257f66c4e1/anies-diminta-putar-otak-cari-uang-tanggulangi-korona

Anies Diminta Putar Otak Cari Uang Tanggulangi Korona

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diminta memutar otak cari pendapatan dan menanggulangi penyebaran virus korona (covid-19). Anies harus menjaga pengeluaran dan pemasukan anggaran daerah tetap stabil.

"Perlu ada satu langkah taktis dari Gubernur DKI Anies Baswedan untuk mengatasi masalah ini," kata anggota DPRD DKI Muhammad Idris di Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara, Sabtu 9 Mei 2020.

Idris menilai anggaran DKI tak cukup untuk menghadapi korona. Apalagi, kata dia, warga DKI Jakarta hingga Kepulauan Seribu tak sedikit.

"Sangat kurang karena banyak sekali yang perlu menerima bantuan," tutur Idris.

Baca: Anies Kekeh Pemprov DKI Punya Dana Bansos

Dia mengusulkan agar Anies tidak menutup seluruh sektor seperti restoran. Sektor tersebut, kata dia, bisa memberi pendapatan bagi Pemerintah Provinsi DKI.

"Saat ini tidak ada pemasukan karena semua tertutup," ucap Idris.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menolak disebut tak punya anggaran untuk memberikan bantuan sosial (bansos). Dia menegaskan Pemprov DKI memiliki anggaran untuk penanganan covid-19, termasuk bansos.

https://www.google.com/amp/s/m.medco...gulangi-korona

HARAKIRI AJA KAO PENISS KNTL
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fatqurr dan 27 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
emang selama ini kerja apa??
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gabener.edan dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Anies Diminta Putar Otak Cari Uang Tanggulangi Korona
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gabener.edan dan 4 lainnya memberi reputasi
buruan tuh bumd punya dki disuruh bantu warga.
berilah contoh sesuai rangkaian kata indah.emoticon-Blue Guy Smile (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gabener.edan dan 3 lainnya memberi reputasi
Sudah diputar kan otaknyaemoticon-Wkwkwk
Palakin pengusahaemoticon-Wkwkwk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gabener.edan dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Sembarangan klo ngomong!
Emang abud punya otak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gabener.edan dan 2 lainnya memberi reputasi
Bukan ahlinya putar otak. Cuma piawai putar kata emoticon-DP
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gabener.edan dan 6 lainnya memberi reputasi
berarti punya otak, kalau yg ono punya congor doang


emoticon-Wakaka
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
Idris menilai anggaran DKI tak cukup untuk menghadapi korona. Apalagi, kata dia, warga DKI Jakarta hingga Kepulauan Seribu tak sedikit.
Dana nya ga cukup ?padahal apbd 80 T lebih emoticon-Bingung (S)
Jadi beneran 1,1 yang harusnya ditanggung pemprov dilempar ke pusat?emoticon-Big Grin
Nunggu pembelaan dari buzerp Anies agan @muantapdjivva
emoticon-Ngacir


Bat@
profile-picture
profile-picture
pandawa5arjuna dan bontakkun memberi reputasi
Lihat 6 balasan
Quote:




Anies Diminta Putar Otak Cari Uang Tanggulangi Korona

Anggarannya kurang? emoticon-Ngakak emoticon-Salaman


emoticon-Imlek emoticon-Ultah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gabener.edan dan 4 lainnya memberi reputasi
TS buzzer Rp spesialis trit brita gahbener nganus emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gabener.edan dan 2 lainnya memberi reputasi
Bantuan masyarakat masak kurang?

Atau orang2 dah antipati sama Anies? Kan pendukungnya banyak?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gabener.edan dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Mundur kalau ga mampu. Tahu diri kenapa.


Anies Diminta Putar Otak Cari Uang Tanggulangi Korona
profile-picture
profile-picture
endryash dan liee memberi reputasi
Gaduh Bansos Corona, Pemprov DKI Klaim Telah Sediakan Dana

Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan telah menyiapkan anggaran untuk penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada warga terdampak pandemi virus corona (Covid-19). Anggaran selain untuk bansos tetapi masih terkait penanganan corona juga telah disediakan.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan Pemprov DKI memiliki keterbatasan dana, sehingga meminta pemerintah pusat menanggung bansos warga DKI gelombang kedua sebanyak 1,1 juta keluarga.

"Terkait kesediaan anggaran pelaksanaan bansos, Pemprov DKI Jakarta telah menyediakan anggaran dalam bentuk Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp 5,032 Triliun dalam rangka penanganan Covid-19," mengutip siaran pers Pemprov DKI, Kamis (7/5).
Lihat juga: Muhadjir Minta Koordinasi soal Bansos Melibatkan Wagub DKI
Merujuk siaran pers, anggaran Rp5,032 triliun itu bukan hanya untuk jaring pengaman sosial termasuk bansos, tetapi juga dialokasikan penanganan kesehatan serta penanganan dampak ekonomi.


Mengenai bansos, Pemprov DKI Jakarta sudah menyalurkan kepada 1,1 juta keluarga terdampak corona gelombang pertama pada 9-25 April. Gelombang kedua rencananya bakal disalurkan sepekan jelang lebaran.

Masih berdasarkan siaran pers yang sama, Pemprov DKI kini masih mendata keluarga yang akan diberikan bansos. Sebelumnya, Gubernur Anies Baswedan mengatakan bakal ada 2 juta keluarga yang diberikan bansos gelombang kedua.

"Pendataan itu dengan mendapatkan usulan dan masukan unsur RT/RW. Pemprov DKI Jakarta juga mendukung proses distribusi bansos dari Kemensos melalui tim Dinas Sosial dan Suku Dinas Sosial di masing-masing wilayah DKI Jakarta," mengutip siaran pers.
Lihat juga: Pengamat: Ego Sektoral Pusat-Daerah Jadi Persoalan Bansos DKI
Bansos yang diberikan kepada warga terdampak corona di DKI Jakarta disorot oleh sejumlah menteri dalam Kabinet Indonesia Maju.

Menkeu Sri Mulyani menyebut Pemprov DKI tak mau lagi menyalurkan bansos kepada warga DKI sebanyak 1,1 juta keluarga. Alasannya, keterbatasan dana.

"Laporan dari Menko PMK, ternyata DKI yang tadinya cover 1,1 juta, mereka tidak punya anggaran dan minta pemerintah pusat yang cover 1,1 juta itu," terang Ani dalam rapat virtual bersama Komisi XI DPR, Rabu (6/5).

"Jadi tadinya 1,1 juta adalah DKI dan sisanya 3,6 juta itu pemerintah pusat. Sekarang semuanya diminta cover oleh pemerintah pusat," tambahnya.

Mensos Juliari Batubara juga membeberkan bahwa penyalurkan bansos oleh Pemprov DKI tidak sesuai rencana yang disepakati dengan pemerintah pusat. Akibatnya, penyaluran kacau di lapangan lantaran penerima bansos Kemensos diberikan lagi bansos dari Pemprov DKI.
Lihat juga: Tiga Menteri Jokowi Soroti Kejanggalan Bansos Anies di DKI
Sementara Menko PMK Muhadjir Effendy mengaku sempat menegur Gubernur Anies Baswedan agak keras. Teguran dilayangkan lantaran data penerima bansos masih berantakan.

"Belum lagi sinkronisasi dan koordinasi, misalnya kami dengan DKI ini agak sekarang sedang tarik-menarik ini, cocok-cocokan data, bahkan kemarin saya dengan pak gubernur agak tegang, agak saya tegur keras pak gubernur," tambahnya. (bmw)

sumber

pusing 7 keliling
profile-picture
profile-picture
profile-picture
endryash dan 2 lainnya memberi reputasi
kalo bisa bayar 500M buat formula gak jelas, harusnya bisalah.
profile-picture
profile-picture
endryash dan liee memberi reputasi
Judulnya terlalu hiperbola woy! Mana ada penis muter otak, ada juga penis muterin biji
profile-picture
profile-picture
endryash dan liee memberi reputasi
ninggal jejak dlu...

Baca komen lanjut abis buka puasa..


emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
endryash dan liee memberi reputasi
Benar anies harus putar otak karena otak dia ga bisa di pakai mikir, cuma bisa dipakai mutar
profile-picture
profile-picture
endryash dan liee memberi reputasi
Tinggal nyuruh TGUPP segambreng.. modal abud kan merangkai kata
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mewtwo68d dan 3 lainnya memberi reputasi
kalau mutar otak cari cuan yang lain bisa,
tapi kalau corona. oo tidak bisa emoticon-Leh Uga

profile-picture
snoopze memberi reputasi
suruh putar otak?..percumaaah..apa yang mau diputar..wong nggak punya
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di