CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Akibat corona, Pemprov DKI Jakarta berencana potong tunjangan dan tiadakan THR PNS
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eb663c4a2d195748d1ff893/akibat-corona-pemprov-dki-jakarta-berencana-potong-tunjangan-dan-tiadakan-thr-pns

Akibat corona, Pemprov DKI Jakarta berencana potong tunjangan dan tiadakan THR PNS

https://www.google.com/amp/amp.konta...adakan-thr-pns


Oleh: Handoyo
Kamis, 07 Mei 2020 14:34 WIB




KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asisten Kesejahteraan Rakyat DKI Jakarta Catur Laswanto mengatakan, Pemprov DKI Jakarta berencana memangkas sejumlah tunjangan pegawai negeri sipil (PNS) sebagai akibat pandemi Covid-19.

Tunjangan kinerja daerah (TKD) atau tunjangan penghasilan pegawai (TPP) seluruh PNS menurut rencana akan dipangkas 50%. Tunjangan transportasi pejabat direncanakan akan dihapus. "Kemungkinan TKD pegawai dikurangi 50%," ujar Catur dalam rapat virtual bersama Komisi E DPRD DKI Jakarta, Rabu (6/5/2020).

Baca Juga: Saat ramalan Gubernur BI dan Menkeu Sri Mulyani meleset, kuartal I cuma tumbuh 2,97%

"Pejabat tidak menerima (tunjangan) transport dan uang bensin, kecuali untuk mobil-mobil operasional," tambah dia.
Selain itu, Pemprov DKI mencoret gaji ke-14 pegawai. Pemprov DKI juga kemungkinan tidak memberikan tunjangan hari raya (THR) kepada pegawai. Namun, Catur tidak merinci apakah THR dihapus untuk seluruh PNS atau hanya untuk golongan tertentu.

Pemerintah pusat diketahui memutuskan THR untuk PNS akan tetap diberikan sesuai jadwal pada tahun ini. Namun, yang mendapatkan THR hanyalah PNS level eselon III ke bawah. Besarannya tak penuh sebagaimana tahun-tahun sebelumnya. "THR tidak dibayarkan, terus gaji 14 pegawai Pemda tidak dibayarkan," ucap Catur.

Setelah anggaran belanja pegawai dan pos belanja lainnya dipangkas, lanjut Catur, total anggaran belanja DKI tahun ini diperkirakan Rp 51 triliun, jauh menurun dibandingkan total APBD senilai Rp 87,95 triliun. Anggaran belanja Rp 51 triliun itu pun masih lebih besar dibandingkan prediksi pendapatan.

Pendapatan Pemprov DKI tahun ini diprediksi hanya sekitar Rp 47 triliun. Artinya, masih ada defisit sekitar Rp 4 triliun. "Dari anggaran semula Rp 87 triliun, tinggal Rp 47 triliun kemungkinan pendapatan. Padahal, (anggaran) belanja, setelah dipotong-potong, sekitar Rp 51 triliun, itu termasuk (pemotongan) TKD," kata Catur.

Pemotongan TKD PNS diatur dalam Keputusan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan Nomor 119/2813/SJ Nomor 177/KMK.07/2020 tentang Percepatan Penyesuaian APBD Tahun 2020 dalam Rangka Penanganan Covid-19 serta Pengamanan Daya Beli Masyarakat dan Perekonomian Nasional.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Mochamad Ardian Noervianto sebelumnya mengatakan, Pemprov DKI Jakarta memangkas anggaran belanja sejumlah pos pengeluaran untuk dialihkan menjadi anggaran penanganan Covid-19. Salah satunya adalah anggaran belanja pegawai. Anggaran yang semula Rp 24,19 triliun dipangkas Rp 5,05 triliun menjadi Rp 19,14 triliun.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fatqurr dan 22 lainnya memberi reputasi
Baru rencana...

Ditunggu realitanya aja dah...


profile-picture
profile-picture
profile-picture
gabener.edan dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh 37sanchi
Lihat 1 balasan
bagus idenya,

karena work from home, jadi tunjangan tranportasi memang seharusnya dipotong. emoticon-Jempol
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gabener.edan dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Dana operasional Anies Rp63,45M ga dipotong???

Anies-Riza Diminta Alihkan Dana Operasional Rp 63 M untuk Bantuan Corona

Bangun Santoso | Fakhri Fuadi Muflih
Selasa, 21 April 2020 | 10:47 WIB


Akibat corona, Pemprov DKI Jakarta berencana potong tunjangan dan tiadakan THR PNS
Riza Patria. (Antara)

Quote:


Suara.com - Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta meminta Gubernur Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria memberikan bantuan dana tambahan dalam penanganan corona. Khususnya, bagi warga yang terdampak secara ekonomi.
Saat ini, banyak perusahaan yang mengalami kesulitan di tengah pandemi. Akibatnya, banyak orang yang mengalami Pemutusan Hububgan Kerja (PHK).
Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono meminta Anies menyisihkan uang operasionalnya untuk memberi dana tambahan dalam penanganan corona. Anggaran itu disebutnya bisa digunakan untuk meringankan beban warga.
Tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 109 tahun 2000, kepala daerah termasuk Wakilnya berhak mendapatkan Biaya Penunjang Operasional (BPO) paling besar 0,15 persen dari Pendapatan Anggaran Daerah (PAD). Pembagiannya untuk Kepala dan Wakilnya berdasarkan kesepakatan keduanya.
Pada tahun 2019, PAD DKI mencapai Rp 42,298 triliun. Dengan demikian, karena BPO adalah 0,15 PAD, maka Gubernur dan Wagub DKI bisa menerima BPO sebesar Rp 63,448 miliar.
Kesepakatan pembagian untuk keduanya adalah adalah 60-40 persen dari total BPO. 60 persen untuk Anies dan sisanya untuk Riza.
Karena itu Anies menerima dana operasional sebesar 38,08 miliar pertahun. Sedangkan Riza Patria pertahunnya mendapat 25,379 miliar.

"Dana operasional gubernur dialihfungsikan untuk penanganan covid-19. Wakilnya juga boleh," ujar Gembong saat dikonfirmasi, Selasa (21/4/2020).
Gembong mengatakan, jika Anies mau melakukannya, maka tak menutup kemungkinan kepala daerah lainnya akan mengikuti.

Selain itu, dalam penyalurannya, dana operasional ini bisa digunakan untuk menutupi masalah Bantuan Sosial (Bansos). Pasalnya masih banyak warga membutuhkan yang belum terima Bansos.

"Dan itu bisa di tutup dengan dana operasional Gubernur," pungkasnya.

Sumur 1
Diubah oleh auditor.kaskus
bagus, gue dukung. asalkan bukan prank.
sudah apatis saking banyaknya prank.
profile-picture
profile-picture
gabener.edan dan scorpiolama memberi reputasi
yg kasian temen2 ASN yang ditempatkan jauh dari keluarga. udah ga boleh mudik, gaji 14 ga ada
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Jadi bener kan duit buat bansos gak ada
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
Seharusnya sih ASN dan pejabat bisa menjadi panutan swasta dengan tidak menerima thr tahun ini, katanya berani rela berkorban demi bangsa dan negara
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gabener.edan dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Saya masih penasaran duit operational gubernoor masih terima saat pandemi gini?
#janganpelit
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
dana operasional gub dipotong kaga, tgupp dipotong kaga
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
ASN mah nomor satu kl soal nyinyir dan harus lockdown sejak awal Januari emoticon-Big Grin
Alasan 1 yaitu krn 70% anti Wiwi
Alasan 2 sok bijak!
Itu sudah....
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gabener.edan dan 4 lainnya memberi reputasi
THR sudah deket waktu dibagikan baru ada rencana pemotongan
kayak gini bilang siap emoticon-Wakaka

potong anggaran operasional gubernur juga tuh
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
Quote:


Anggarannya masih kurang kayak gini? emoticon-Matabelo

Akibat corona, Pemprov DKI Jakarta berencana potong tunjangan dan tiadakan THR PNS

emoticon-Ngakak emoticon-Salaman


emoticon-Imlek emoticon-Ultah
profile-picture
endryash memberi reputasi
hebat klo bisa, PNS nangis2 dong
wah gaberner nih
Quote:


Namanya doang civil servant gan

Kalo yg sipil gak bisa bayar pajak, emang mereka mau di gaji dari mana
Diubah oleh chisaa
Quote:


Makanya gw eneg banget yg lockdown2 gitu
Pake bilang gaji kecil lah
Giliran di sounding potong gaji pada mewek
klo beritanya versi partai lain,cuma tkd medis,tunjangan medis yg dipotong,
Lihat 2 balasan
Anies dan TGUPP ngga boleh diganggu yaaah
profile-picture
akumidtorc memberi reputasi
PNS medis THR nya naikin jadi 3x lipat
Yang penting TGUPP aman bahagia dan sentausa emoticon-Ultah emoticon-Selamat


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di