CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Apkindo Minta Sri Mulyani Bayar Tagihan Rp2,1 T
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eb5f63e09b5ca66903e86e3/apkindo-minta-sri-mulyani-bayar-tagihan-rp21-t

Apkindo Minta Sri Mulyani Bayar Tagihan Rp2,1 T

Sejumlah pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Panel Kayu Lapis Indonesia (Apkindo) mendesak Menteri Keuangan Sri Mulyani segera mengembalikan dana asosiasi senilai Rp2,1 triliun.

Komitmen pembayaran secara cicilan,  terhitung dari semester pertama tahun 2016 senilai US$29,14 juta setahun sampai semester pertama 2020, tak pernah direalisasikan. Apkindo sudah berulangkali bersurat ke Sri Mulyani, bahkan juga ke Presiden Joko Widodo, tapi tak direspons.

Dewan Pengurus Pusat Apkindo kembali melayangkan surat tagihan ke Menteri Keuangan Sri Mulyani agar pemerintah segera melunasi utangnya senilai US$140.730.348,56 juta kepada asosiasi.

Surat tagihan yang ditandatangani Ketua Umum Apkindo Bambang Soepianto itu, dilayangkan 6 April 2020, dan langsung ditujukan ke Menteri Keuangan dengan sifat surat "Penting dan Mendesak".

Sebelumnya, 29 Nopember 2019, Bambang telah melayangkan surat serupa dengan perihal yang sama. Permohonan penyelesaian pembayaran pengembalian dana Apkindo dari Pemerintah RI c.q Menteri Keuangan RI atas putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap atau inkracht.

Jauh sebelumnya, 22 Januari 2019, Bambang juga telah bersurat kepada Presiden Joko Widodo, yang intinya mengharapkan presiden membantu agar dana tersebut bisa segera dikembalikan kepada Apkindo.

Dalam surat itu, Bambang menulis, sesuai kesepakatan bersama antara Apkindo dengan Tim Percepatan Penyelesaian Putusan Hukum Kementerian Keuangan RI yang dituangkan dalam Berita Acara kesepakatan bahwa Apkindo menyepakati  bunga hanya 32,5 persen dari yang seharusnya diterima, sehingga total yang harus dibayar pemerintah sebesar US$140.730.348,56 juta. 

Pembayarannya seharusnya dilakukan bertahap, mulai semester pertama tahun 2016 hingga semester pertama 2020 dengan pembayaran setiap tahun US$29.146.009,69 juta.

"Kalau pemerintah patuh pada hukum dan memenuhi kesepakatan, semestinya bulan bulan ini, pengembalian dana Apkindo sudah selesai," kata Bambang di Jakarta, Jumat (8/5/2020).

Namun realitanya, menurut mantan Direktur Jenderal Planologi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ini, sampai sekarang pengembalian belum pernah direalisasikan.

Padahal dana tersebut sangat dibutuhkan untuk mewujudkan secara nyata kebangkitan industri kayu nasional, khususnya kayu lapis dan industri veneer. Terlebih saat ini, di kala cash flow anggota Apkindo sangat terganggu akibat dampak wabah Covid-19.

Pada awalnya, dana Apkindo tersimpan di rekening Bank Umum Nasional (BUN). Namun, karena lembaga keuangan yang mayoritas sahamnya dimiliki Kaharudin Ongko itu, terserang resesi 1998 hingga terseret ke dalam pengawasan Badan Penyehatan Perbankan Negara (BPPN). Akibatnya, dana Apkindo yang saat itu tersimpan sebesar Rp1,2 triliun tak bisa ditarik lagi.

Sejak itu, Dewan Pengurus Pusat Apkindo berusaha menarik kembali dana anggota itu. Tapi usaha itu tak membuahkan hasil meski pemerintah sudah menyatakan komitmen untuk mengembalikannya. [ipe]

Sumber
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fatqurr dan 19 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh kampung.kampung
semoga segera cpt ditemukan jalan keluarnya gan
wabah aja udh bkin pusing pemerintah, ditambah desakan yg lain emoticon-Turut Berduka
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Pada awalnya, dana Apkindo tersimpan di rekening Bank Umum Nasional (BUN). Namun, karena lembaga keuangan yang mayoritas sahamnya dimiliki Kaharudin Ongko itu, terserang resesi 1998 hingga terseret ke dalam pengawasan Badan Penyehatan Perbankan Negara (BPPN). Akibatnya, dana Apkindo yang saat itu tersimpan sebesar Rp1,2 triliun tak bisa ditarik lagi.


aje gile kasus 1998. emoticon-Matabelo
profile-picture
profile-picture
54m5u4d183 dan scorpiolama memberi reputasi
Lihat 3 balasan
ngutang aja sriii
profile-picture
54m5u4d183 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


apa tujuan agan menghilangkan bagian yang dibold dibawah ini ?
[ada disumber aslinya )


Dewan Pengurus Pusat Apkindo kembali melayangkan surat tagihan ke Menteri Keuangan Sri Mulyani agar pemerintah segera melunasi utangnya senilai US$140.730.348,56 juta kepada asosiasi bentukan almarhum Bob Hasan.

emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
essholl dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Ngutang terus ga bisa bayar
profile-picture
profile-picture
gabener.edan dan 54m5u4d183 memberi reputasi
aje gile 22 tahun emoticon-Belo
profile-picture
54m5u4d183 memberi reputasi
Dari 1998 lho, dulu gak minta dicairin ?
profile-picture
profile-picture
gabener.edan dan 54m5u4d183 memberi reputasi
negara lagi susah
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
Ya ampun
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
sabaaarrr... duitnya buat ngempanin pns dolo
Apkindo Minta Sri Mulyani Bayar Tagihan Rp2,1 T

Cepet bayar sri..jangan malu maluin gitu, pakai duit kita yang diluar negeri udah selesai urusan...
seperti nya time bombemoticon-Bingung
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
wahh Baru tau ada urunan asosiasi gini
Baru dengar ada asosiasi ini. Sabar juga duit tahun 1998 lenyap, baru 2016 "dimenangkan". Eh sudah 4 tahun ngga dicairkan juga.
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di