CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Pengalaman Pahit ABK Indonesia di Kapal China, Hanya Ingin Kuburkan Teman
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eb4c9095cf6c448d567471b/pengalaman-pahit-abk-indonesia-di-kapal-china-hanya-ingin-kuburkan-teman

Pengalaman Pahit ABK Indonesia di Kapal China, Hanya Ingin Kuburkan Teman

Judul asli: Pengalaman Pahit ABK Indonesia di Kapal China, Hanya Ingin Kuburkan Teman dengan Layak

KOMPAS.com - Tiga jenazah awak kapal atau anak buah kapal ( ABK) Indonesia yang bekerja di kapal berbendera China dibuang ke laut.

Padahal, rekan-rekan mereka telah memohon kepada kapten kapal untuk menyimpan jenazah agar bisa dimakamkan dengan layak.

Pengalaman pahit itu, sulit dilupakan para ABK yang kini tengah berada di Busan, Korea Selatan.

"Kami sudah ngotot, tapi kami tidak bisa memaksa, wewenang dari dia [kapten kapal] semua," kata NA, salah satu ABK kapal Long Xing 629 kepada BBC News Indonesia, Kamis (7/5/2020).

"Mereka beralasan, kalau mayat dibawa ke daratan, semua negara akan menolaknya," tambah NA.

Rekan NA, MY menyebut mereka hanya ingin menguburkan teman mereka dengan layak.

"(Akhirnya) Kami mandikan, shalati dan baru 'dibuang'," sebut MY.

Koordinator ILO Asia Tenggara untuk Proyek Perikanan, Abdul Hakim mengatakan proses pelarungan atau sea burial diatur dalam ILO Seafarers Regulation.

Aturan itu memperbolehkan kapten kapal memutuskan untuk melarung jenazah dalam beberapa kondisi.

Di antaranya, jenazah meninggal karena penyakit menular atau kapal tidak memiliki fasilitas menyimpan jenazah, sehingga dapat berdampak pada kesehatan di atas kapal.

Selain pengalaman tak terlupakan melarung jenazah teman, para ABK juga mengklaim mereka mengalami eksploitasi, mulai dari jam kerja yang panjang dengan waktu istirahat minim, hingga perbedaan makanan dan minuman dengan awak kapal China.

"Kami bekerja lebih dari 18 jam sehari, mulai jam 11 siang sampai jam 4 dan 5 pagi. Waktu istirahat makan hanya 10-15 menit," ujar awak kapal Indonesia lainnya.

Klaim para ABK tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Dalam konferensi pers Kamis kemarin (07/05), Menteri Luar Negeri Retno Masudi mengatakan ia sudah memanggil Duta Besar China di Jakarta untuk mendesak otoritas negara itu menyelidiki kondisi di kapal China tersebut, serta meminta pertanggung jawaban pihak kapal.

sumber

Tenang!
Tidak aka heboh beritanya di TV. Para Pro China akan bikin hal ini sebuah angin lalu saja.

Bahkan ada thread Luar Negri tentang Amerika Serikat yang dipost di BP bisa jadi HT. Padahal sudah jelas menyalahi rules bisa jadi HT emoticon-Ngakak (S)

Akhirnya masyarakat BP pada ribut tentang utang Amerika yang mana masalah yang lebih urgent saat ini adalah ada WN Indonesia diperlakukan biadab oleh kapal China

Keren sekali ada berita menyalahi rules jadi HT bertepatan dengan berita ABK WNI yang diperbudak dan meninggal menggenaskan.

Bentar lagi juga bakal tambah ketutup dengan berita ucuber prank makanan sampah. Oh iya makin ketutup lagi dengan berita Roy Kiyoshi narkoba.

Mantab!
Media TV, Medsos & Kaskus keren banget!

Kedaulatan dan keselamatan Warga Negara diinjak-injak tinggal munculkan saja berita lain buat menutupi.

Keren abis!!!



emoticon-2 Jempol
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fatqurr dan 15 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh panchre
Tenang Yang Mulia Luhut siap pasang badan -----> buat membela Cina
profile-picture
altara96 memberi reputasi
Saya ngikutin kasus ini, nalar saya ada beberapa hal yang disebabkan miskomunikasi, ada yang memang problematik dari awal.

Soal mayat dilarung -katanya sakit? Jangan2 abk ini meninggal dengan gejala seperti korona. Pihak kapal takut kalau lapor ke negara manapun mereka transit, bukan cuma ditolak, bahkan mereka semua harus dikarantina - jadi dilarung terpaksa. Kalau memang matinya gejala korona, maka yang ga reasonable disini justru abk indonya yang membahayakan satu kapal supaya temennya bisa dikubur utuh.

Soal air suling dan makanan- sebenarnya tergantung teknik penyulingan. Misalnya jika anda naik kapal pesiar dan minum tap waternya, itu air dia adalah air suling. Ga ada yang mati minum itu, bahkan arguably puritasnya lebih tinggi dari air mineral botolan. Kalau makanan dipisah dengan abk cina, jangan2 cuma justru untuk menghargai abk indo, karena mereka Muslim. Makanan enak2 yang mereka lihat abk cina makan itu jangan2 ga ada sertifikat halalnya.

Soal jam kerja dan gaji - nah ini yang problematik di awal. Kalau situ ikut kapal berbendera cina, artinya peraturan ketenagakerjaan yang wajib diikuti adalah peraturan cina, bukan indonesia. Nah pertama, apakah jam kerja mereka dll melanggar hukum cona? Dan kedua, apakah ga ditulis di kontrak yang mereka tanda tangan?
profile-picture
apollion memberi reputasi
Diubah oleh adnnin
kalau ikan kan di bekuin, bukannya ada ruang es nya?
Di trit sebelah bilang sudah ada persetujuan dari keluarga ybs emoticon-Leh Uga
Lihat 1 balasan
gw sih ga masalah soal sea burialnya ya. yg gw permasalahkan, kok mereka mau kerja kaya gt? 18 jam sehari, istirahat minim, gaji menggerikan. aneh bangey
Lihat 1 balasan
Quote:


Sampe dibawah UMR kah? emoticon-Bingung
Lihat 1 balasan
Quote:


100rb perbulan? emoticon-Bingung
profile-picture
MUF0REVER memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


Nah maksud ane, agak aneh kalo bersedia kerja sekeras itu dengan bayaran sekecil itu

Logicnya aja deh, kalo gw disuruh milih antara kerja di kapal dengan bayaran segitu atau jadi kuli bangunan, mendinh gw jadi kuli bangunan
Lihat 1 balasan


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di