CARI
KATEGORI
KATEGORI
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eb48469f4ae2f10aa222d73/bab-65--epilog

Bab 65 : Epilog


Bab 65 : Epilog

🌸🌸🌸

Arion memasuki gerbang kampus dengan tenang, mengabaikan tatapan heran anak kuliahan yang jauh lebih tinggi darinya, serta bisik-bisik yang ia tau bertanya-tanya tentang dirinya.

Begitu Arion melihat pintu kelas, ia masuk dan mendapati hampir seluruh mata menatapnya.

Ia melihat sudut paling atas yang masih kosong, takut dosen akan segera masuk, ia bergegas duduk di sana.

Sebenarnya Arion harus ikut masa orientasi selama seminggu, tapi karena orang tuanya yang lebih memilih jalan-jalan keliling Korea, ia jadi tak ikut dan hanya asal pilih klub ekstrakulikuler untuk mengisi kegiatan selain kuliah. Klub yang diikutinya yaitu klub fotografi dan klub musik.

Perkenalan kelas sudah dilakukan minggu lalu, orang-orang hanya tau nama Arion tapi tak tau orangnya seperti apa. Dan begitu melihat anak kecil itu adalah orang yang tidak hadir pada masa orientasi, mereka tentu saja sangat terkejut. Hanya para dosen dan rektorlah yang bersikap biasa, karena sudah lebih dulu diperkenalkan oleh Taek Woon dan Varo.

Karena yang mengajar adalah dosen killer, tak ada yang berani ribut di kelas, hingga 3 jam kuliah berlalu dalam ketegangan. Arion tentu saja lebih suka suasana itu daripada harus ditanya-tanya oleh mahasiswa lain.

Begitu kelas selesai, Arion bergegas pergi menuju ruangan klub fotografi dan mendapati 2 pria telah berada di ruangan itu.

Meski berusaha bersikap acuh, kedua pria itu terus menerus menatap Arion. Dan anehnya begitu acara di klub selesai, mereka berdua juga mengikuti Arion ke klub musik.

"Apa???." Tanya Arion bingung ketika keduanya menghalangi pintu masuk.

"Kau….mahasiswa?."

Pertanyaan bodoh macam apa itu??. Arion mengeluarkan IDnya dan menunjukkannya pada dua orang itu.

"Wow…Hukum, jadi kau adalah mahasiswa Hukum yang sedang dibicarakan itu. Ternyata kau memang kecil sekali, hahahaha."

"……" Arion tidak pernah mengumpat sebelumnya, apalagi pada yang lebih tua, tapi entah kenapa sekarang dia ingin sekali melakukannya.

"Aku Wang Yi Bo, dari fakultas Musik. Karena aku suka anak kecil, aku akan berteman dengan mu."

"……"

"Aku…Jung Taekwon, tapi kau bisa memanggilku Leo Hyung, mahasiswa fakultas musik, aku juga suka anak kecil, jadi aku akan jadi teman mu juga."

"……" Kenapa namanya sama dengan nama Appanya Yong Ji??

Arion baru akan membuka mulutnya ketika kedua orang itu dengan sengaja membandingkan tinggi badan mereka.

"Sungguh, kau mungil sekali." Ungkap Leo sambil mengacak-acak rambut Arion.

Arion hanya menarik nafas dalam dan merapikan rambutnya. Menatap kedua orang itu dengan tatapan sebal. Sialan!!!

🌺🌺

Setelah perkenalan yang agak menyebalkan itu, keduanya berbicara menjelaskan tentang diri mereka.

Leo adalah orang Korea asli dan dia tinggal dan di besarkan di kota Seoul. Pria itu bahkan menyarankan, jika ada tugas atau kegiatan klub yang membutuhkan waktu sampai malam, Arion dan juga Yi Bo diperkenankan menginap di dorm miliknya.

Yi Bo sendiri merupakan warga negara China, ia lulus ujian masuk di SNU (Seoul National University) dan baru 3 bulan berada di Seoul, untuk bahasa, ia sendiri sudah mempelajarinya di sekolah. "Agak susah berteman dengan orang-orang Korea dan aku juga tidak suka jadi pusat perhatian. Tapi untunglah aku bisa bertemu teman seperti kalian, hahaha."

Bahwa wajah dingin yang di tunjukkan kedua orang itu berubah jadi terlihat menyenangkan ketika mereka tersenyum. Arion melirik sekilas ke penjuru kafetaria kampus, mereka baru selesai kegiatan klub dan memutuskan makan bersama. Tapi lihatlah, mereka jelas jadi pusat perhatian.

Dua pria tinggi yang melebihi 180 cm dengan anak kecil yang tingginya hanya 140 cm, sungguh kontras.

Leo tiba-tiba mengambil foto Arion. Ia tersenyum dan menunjukkan hasil jepretannya., "Kau menarik begitu banyak perhatian, aku pikir, kau bisa menjadi Noona killer begitu besar nanti, hahaha."

"……"

Arion mengabaikan gurauan itu.

"Aku baru pertama kali bertemu anak jenius sepertimu, aku dengar-dengar umurmu baru sepuluh tahun. Beruntungnya kita masuk klub yang sama, aku jadi bisa minta diajari jika ada mata kuliah yang sulit."

Komentar dari Yi Bo itu lebih tidak masuk akal. Mereka bahkan tidak berada dalam satu jurusan.

"Oh wow, hahahaa…." Yi Bo meraih kotak bekal makan siang yang baru saja diletakkan Arion di atas meja. "Sekarang aku yakin kalau kau memang masih anak-anak, hahaha. Bekal yang imut sekali."

Sabar…sabar…

Mereka makan dalam suasana yang terlalu ceria, Arion tak menyangka kalau ada pria yang begitu cerewet, bahkan lebih cerewet dari papa dan adik-adiknya. Leo dan Yibo tak berhenti bicara, entah itu masalah makanan, minuman, hobi atau persoal wajah Arion yang terbilang tampan tapi juga imut.

"Sayang aku tidak punya adik atau keponakan perempuan, atau kalau tidak, akan ku jodohkan kau dengannya."

"….." Arion hanya menatap Leo sekilas namun berikutnya berjalan mendahului mereka.

Hari ini hanya ada kelas pagi. Setelah mengikuti kegiatan klub, tak ada kegiatan lain lagi, jadi setelah makan siang di kantin kampus, Arion berniat menghabiskan waktu di perpustakaan. Tentu saja Leo dan Yibo masih setia mengikutinya.

"Kalian tidak ada kelas??." Tanya Arion akhirnya, begitu melihat Leo dan Yibo mengikutinya duduk di sudut perpustakaan yang sepi.

Keduanya menggeleng.

"Kau memilih tempat yang bagus." Leo berkata sambil mengacak-acak rambut Arion. Dan anak kecil itu hanya menarik nafas dalam sambil membenarkan kembali rambutnya yang berantakan.

"Benar sekali!." Yibo mengangguk setuju. "Tidak ada yang mengikuti kita ke sini, aku jadi bisa tidur siang."

Leo dan Yibo langsung tos dan mulai memasang posisi nyaman, untuk tidur.

"….." Arion kembali menarik nafas dalam. Kalian ini mahasiswa atau bukan sih??!.

🌺🌺

"….." Arion terbangun karena seseorang berusaha memindahkan kepalanya. Ternyata Arion juga ikut tertidur setelah 3 jam membaca.

Yibo yang berniat menyelimuti Arion dengan jaket miliknya, hanya tersenyum ketika melihat anak laki-laki itu bangun.

Leo juga ikutan tersenyum dan meminta ma'af karena tidak sengaja membangunkan anak kecil itu. "Aku pikir kau tidak akan nyaman tidur setengah duduk begitu."

Arion meregangkan badannya lalu berdiri dan bertanya jam berapa saat itu. Ia memeriksa ponselnya dan ada 3 panggilan tidak terjawab.

"Ponsel mu terus bergetar dan sekitar satu jam yang lalu ada pria aneh yang datang kesini dan bilang jangan membangunkan mu."

"….."

Yibo menyunggingkan senyum. "Jadi ternyata kau ini anak orang kaya ya, kau bahkan punya bodyguard."

Kalimat itu merujuk pada bodyguard suruhan Appa Yong Ji yang bertugas menjaga Arion.

"Oh dan…..ada anak kecil bernama Yong Ji yang juga menelpon dan mengatakan kalau dia sedang mengerjakan tugas sekolah di kafetaria di seberang kampus ini."

Begitu mendengar kalimat itu, Arion bergegas merapikan buku miliknya, juga merapikan pakaiannya dan kembali memeriksa ponsel. Yong Ji menelpon sekitar setengah jam yang lalu.

"Hei…kau mau kemana??." Leo dan Yibo segera bergegas mengikuti Arion.

"Anak itu….kenapa larinya cepat sekali." Keluh Yibo. Ia dan Leo ngos-ngosan begitu sampai di depan kafetaria.

Arion juga ngos-ngosan, tapi ia menarik nafas panjang dan berusaha tenang. Setelah merasa tenang, Arion masuk dan menghampiri Yong Ji.

"……"

"….Siapa??." Tanya Leo sambil menyenggol bahu Arion.

Yong Ji menatap kedua pria itu bingung. Ia juga sebenarnya ingin bertanya, tapi gadis itu terlalu takut karena keduanya datang dan duduk di tempatnya dengan wajah penuh peluh.

"Teman kuliah." Arion berkata singkat, memperkenalkan Leo dan Yibo.

"……"

"……"

Kedua orang itu menatap Arion lama, menunggu Arion memperkenalkan Yong Ji.

"….calon istri."

"……"

"....."

"WHAT??!!!!."

Dan begitu saja. Arion mengabaikan dua teman barunya itu. Ia sekarang hanya fokus pada Yong Ji.

🌸🌸🌸

Oke....
Selesai ya😄
Terimakasih kepada teman-teman yang sudah berkenan membaca cerita saya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aldiriza dan 17 lainnya memberi reputasi
18
Thread sudah digembok
kok ending nya gantung si? emoticon-Turut Berduka
profile-picture
ZieYo memberi reputasi
lanjutkan dong kaa menarikkk bgt ceritanyaa
profile-picture
ZieYo memberi reputasi
lanjut dong, kakak

season 2 gituuuh

seru banget lhoooo

ayo doonk

emoticon-2 Jempol
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di