CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Bab 60 : Love You, Love You Too
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eb48268c820847e876aa419/bab-60--love-you-love-you-too

Bab 60 : Love You, Love You Too

Bab 60 : Love You, Love You Too

🌸🌸🌸

Sepulangnya dari kampus. Mereka mampir ke rumah milik Varo.

Sementara Varo mengambil beberapa buku-buku hukum miliknya yang malah di omeli oleh Taek Won karena dia juga punya buku-buku seperti itu, Arion menyelinap pergi menuju lantai atas.

Arion masuk ke galeri milik Varo. Di galeri itu terpajang ribuan foto Varo bersama kakak perempuannya yang merupakan ibu kandung Arion.

Mulai dari foto ketika mereka berulang tahun yang ke 18 tahun sampai foto-foto ibunya berpacaran, jalan-jalan lalu menikah hingga hamil Arion.

Arion tersenyum menatap sebuah foto ketika ayah kandungnya mencium perut ibu Arion. Meski hanya bisa menatap kedua orang tua kandungnya dari foto, Arion sudah merasa cukup bahagia.

Papa bilang kalau ibu sangat ingin di panggil ibu. Ibu….ibu sama persis dengan ibu di dalam mimpi Rion, sangat cantik dan selalu tersenyum. "Akhirnya Rion bisa lihat foto ibu dan ayah dan ada Rion juga di sana."

"Seperti janji Rion di dalam mimpi Rion dulu waktu Rion koma, Rion janji akan kuliah dan jadi anak yang berbakti. Nggak akan menyulitkan papa dan mama, juga akan sering bercerita pada ibu dan ayah. Juga…Rion akan ajak ayah dan ibu keliling ke tempat-tempat yang ibu tunjukkin dulu di dalam mimpi Rion."

Arion melepas foto itu dari dalam bingkai foto, memasukkannya ke dalam tas lalu turun menuju perpustakaan milik Varo. Di sana, papanya itu masih berdebat dengan Appanya Yong Ji.

"Buku-buku milik mu ini sudah dari tahun kapan??, kau pikir aku tidak mampu membelinya buku-buku hukum keluaran terbaru. Dengar yah!, aku tidak akan sepelit itu pada calon mantu ku sendiri."

"Ini hanya buku-buku untuk dibacanya ketika bosan. Kau pikir aku tidak sanggup membelikannya e book, dia tidak perlu bantuan mu untuk buku-buku keluaran terbaru, aku juga mampu membelinya."

Arion yang menyaksikan keributan itu akhirnya memilih mundur dan kembali menyusuri rumah Varo sambil menelpon Yong Ji.

🌺🌺

Pukul 3 sore, Taek Won menjemput kedua anaknya pulang sekolah dan pria itu dengan sengaja memisahkan Yong Ji dari Arion. Yong Ji di suruh duduk di samping kursi supir dan hal itu membuat Varo menggeleng tidak percaya.

Pukul setengah 7 malam mereka pergi ke Namsan Tower. Taek Won tentu saja membawa 4 bodyguardnya untuk menjaga anak-anak. Niatnya sih simpel, dia ingin menikmati kencan dengan istri tercintanya tanpa harus repot mengkhawatirkan anak-anaknya. Sebuah ide yang sudah dimaklumi oleh Ha Neul.

Tapi karena itu jugalah, Varo menunjukkan dua jempolnya pada pria itu. Karena begitu mengetahui ide itu dan begitu mereka sampai di Namsan Tower, para orang tua memisahkan diri dengan para anak-anak.

4 bodyguard yang mengawal anak-anak tentu saja hanya bisa menggeleng pasrah. 'Tidak heran kenapa mereka bisa berteman'. Pikir mereka ketika melihat Varo dan Taek Won menyeret istrinya ke tempat yang lebih romantis.

Ha Neul sedikit mengeluh pada Taek Won, karena mereka hampir setiap minggu pergi ke Namsan Tower untuk berkencan.

Sebenarnya kencannya bukan hal yang menjadi masalah, hanya saja mereka terus membeli sepasang gembok dan Taek Won seperti ketagihan menulis kalimat cinta dan memasang gembok mereka di sana.

"Kau tau, Min Ji mengeluh pada ku, kalau dia tidak mau ikut lagi ke tempat ini dan Yong Ji hanya menyimpan gembok-gembok yang kau berikan padanya. Dia bilang akan sia-sia kalau dia memasang gembok itu sekarang dan begitu aku sadar, dia sudah mengoleksi hampir satu lemari pakaian berisi gembok yang kau beli. Jadi…itu berarti, kita sudah kesini hampir ratusan kali."

"Mau bagaimana lagi, tiap ku ajak keluar kota kau selalu menolak lantaran sibuk di klinik mu dan tidak mau membuat anak-anak bolos sekolah, kita juga kesulitan pergi jauh lantaran punya si mungil Jun Hoo dan Jung Hoon. Kemarin saja kalau bukan si Varo itu yang mengajak liburan, kau pasti akan menolak juga. Kencan di rumah, aku tidak bisa memeluk mu bebas lantaran anak-anak selalu berkeliaran di sekitar mu. Jadi cuma di sini lah satu-satunya tempat aku bisa memeluk mu dengan bebas."

Ha Neul hanya menggeleng tidak percaya mendengar penjelasan itu.

Tak jauh dari tempat mereka berdiri, tepatnya di seberang mereka. Ada Varo dan Lily yang juga sepertinya asyik berkencan.

"Aku ingat kita dulu pernah masang gembok di sini." Lily sibuk mencari gembok yang pernah ia pasang bertahun-tahun yang lalu. Varo tidak berharap Lily menemukannya, tapi setelah beberapa saat Lily menyeret Varo ke arah gembok yang istrinya itu temukan. "Ini kan!!, Benar kan??, Aku ingat ini tulisan kamu."

"….."

"Dulu aku sempat motoin trus niat mau nyari artinya di google, tapi lupa, dan untungnya kita ke sini lagi, aku jadi kembali teringat. So…ini artinya apa??."

"….."Mendapat tatapan polos seperti itu akhirnya Varo menghela nafas dalam sebelum menjawab. " Di gemboknya… ada tulisan dalam bahasa Korea yang artinya….Love You. Aku…hanya menambahkan nama ku di samping kata Love you di gembok milik mu, lalu….menambahkan namamu dan kata 'too' di samping tulisan Love You di gembok milik ku dan…'semoga kita selalu bersama'."

"……" Pengakuan macam apa itu???. Lily tiba-tiba merasa pipinya panas. Ia bahkan malu menatap Varo yang akhirnya memeluknya dari belakang.

"Mitosnya…jika sepasang kekasih memasang gembok cinta di sini lalu membuang kuncinya, mereka akan terikat selamanya. Itu perkataan konyol yang pernah kakak ku ceritakan padaku, makanya mereka tidak mau gembok milik ku terpasang bersama dengan gembok milik mereka."

Lily tersenyum "aku pikir…kamu nggak akan percaya dengan mitos seperti itu. Tapi aku ingat, kamu…juga membuang kunci gembok kita ke bawah."

Varo mengakui perasaannya tentang mitos itu. "Meski mitos, harapan tetaplah harapan. Dulu aku menertawakan ucapan kakak ku. Tapi begitu kembali ke sini dan pergi bersama mu waktu itu….aku membeli gembok itu, aku bahkan sengaja memilih yang ada tulisan itu. Aku bahkan berpikir konyol bahwa aku berharap mitos itu menjadi nyata. Tapi…sekarang itu cukup nyata bagi ku. Aku mencintaimu, kau juga mencintai ku dan kita pada akhirnya benar-benar bersama. Aku bahkan menceritakan mitos itu pada si kembar dan mereka mengatakan pada ku mereka akan membawa orang yang mereka sukai ke sini dan memasang gembok cinta milik mereka."

"Dan kalau ternyata mereka nggak berjodoh gimana??." Tanya Lily. "Nanti kamu yang bakal di salahin loh."

Varo bukannya menjawab, malah mencium pipi Lily dan akhirnya mendapat omelan dari istrinya itu. "Ngapain sih!!!. Ini tempat umum tau!!!."

Varo terkekeh dan menunjuk ke arah seberang." Mereka juga barusan melakukannya, aku hanya meniru mereka."

Lily melihat ke arah yang di tunjuk Varo, di sana ada Ha Neul yang juga di peluk Taek Won dari belakang. Pria itu bahkan mencium bibir istrinya di tempat umum seperti ini. Untungnya tak banyak orang di sana.

"Pasangan itu, sepertinya suka pamer. Jangan mau kalah!, Ayo pamer juga."

Lily menampar pelan bibir Varo yang sengaja di monyongkannya untuk menggoda Lily. Pria mesum ini!!!!.

Varo kembali terkekeh. Ia akhirnya tidak melakukan hal itu lantaran takut Lily benar-benar marah. Pria itu mengeluarkan gembok lain dari dalam sakunya dan meminta Lily menuliskan kalimat romantis dan kembali mengabadikan cinta mereka di sana. "Tulis tanggal, bulan dan tahunnya. Kita akan kembali kesini begitu ada kesempatan, dan ayo kembali menulis kalimat cinta lain."

Seseorang tersenyum gembira sementara yang lain hanya menggeleng pasrah. Terserah kamu ajalah pak!.

🌸🌸🌸

Bab selanjutnya :

https://www.kaskus.co.id/show_post/5...408809c244e4e7
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ZieYo dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh cicimasni
Thread sudah digembok
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di