CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Belajar Tidak Serakah Dengan Mengambil Hak Orang Lain Terlebih Di Bulan Ramadhan
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eb3d27109b5ca5c4c7ba597/belajar-tidak-serakah-dengan-mengambil-hak-orang-lain-terlebih-di-bulan-ramadhan

Belajar Tidak Serakah Dengan Mengambil Hak Orang Lain Terlebih Di Bulan Ramadhan

Manusia Paling Hina Adalah Memakan Harta yang Bukan Haknya


Belajar Tidak Serakah Dengan Mengambil Hak Orang Lain Terlebih Di Bulan Ramadhan


Masyarakat mulai mengalami namanya krisis ekonomi di tengah Pandemik Covid19 ini. Terlebih lagi telah memasuki bulan suci Ramadhan.


Hai, Sahabat Kaskus. Kali ini ane membahas Dana BLT dari pemerintah terkait Covid19. Presiden Jokowi mengeluarkan dana BLT untuk membantu masa krisis yang dialami selama #dirumahaja.


Di bulan suci Ramadhan ini, marilah belajar bagaimana menjadi muslim yang memahami apa hukumnya memakan harta yang bukan haknya. Sesungguhnya itu adalah kedzaliman, sebuah dosa yang teramat besar. Di luar sana banyak rakyat jelata, susah yang kekurangan dan hidup dalam kelaparan.


Seharusnya di bulan suci Ramadhan ini, hati kita terketuk untuk meringankan tangan memberi sedekah. Bukan malah memakan harta yang seharusnya untuk yang paling layak mendapatkan.


Misal terkait dana BLT yang merupakan bantuan dari pemerintahan. Dana tersebut berupa uang tunai senilai 600.000 bagi yang di luar Jabodetabek dan sekitar Jabodetabek berupa sembako senilai 600.000 tiap bulan selama tiga bulan.


Masyarakat yang berhak menerima dana BLT adalah sebagai berikut :


Keluarga miskin, nelayan dan bukan yang memiliki anggaran pendapatan yang terjamin tiap bulan.


Belajar Tidak Serakah Dengan Mengambil Hak Orang Lain Terlebih Di Bulan Ramadhan


Kriteria sebagai berikut :


Belajar Tidak Serakah Dengan Mengambil Hak Orang Lain Terlebih Di Bulan Ramadhan


Pemerintah berharap jangan sampai tidak tepat sasaran. Yang paling membutuhkan dan berhak, jangan sampai terlewat apalagi disalahgunakan, akhirnya yang masih sanggup makan enak, belanja asik yang mendapatkan bantuan.


Belajar Tidak Serakah Dengan Mengambil Hak Orang Lain Terlebih Di Bulan Ramadhan


Berikut contoh yang pantas mendapatkan bantuan dana BLT. Tapi jangan didata malah tidak diberikan, itu yang paling tidak berprikemanusiaan.


Belajar Tidak Serakah Dengan Mengambil Hak Orang Lain Terlebih Di Bulan Ramadhan


Belajar Tidak Serakah Dengan Mengambil Hak Orang Lain Terlebih Di Bulan Ramadhan


Selama masa pandemik Covid19 ini, memang kaya dan miskin terkena dampaknya semua. Kalau dana cukup tak masalah merata semua yang mendapatkan, kalau sebaliknya, yang berkecukupan dapat, sedangkan untuk makan sekali sehari saja malah tak dapat. Perhatikan gambar di bawah ini, apakah sudah pantas dan benar?


Belajar Tidak Serakah Dengan Mengambil Hak Orang Lain Terlebih Di Bulan Ramadhan


Belajar Tidak Serakah Dengan Mengambil Hak Orang Lain Terlebih Di Bulan Ramadhan


Belajar Tidak Serakah Dengan Mengambil Hak Orang Lain Terlebih Di Bulan Ramadhan


Belajar Tidak Serakah Dengan Mengambil Hak Orang Lain Terlebih Di Bulan Ramadhan


Sanggup memakan harta yang bukan haknya. Berani berbuat curang hanya untuk jumlah uang yang mungkin baginya dihabiskan dalam waktu sehari. Sedangkan bagi yang membutuhkan, bisa untuk makan selama berhari-hari.


Belajar Tidak Serakah Dengan Mengambil Hak Orang Lain Terlebih Di Bulan Ramadhan


Akhirnya pemerintah mengeluhkan soal dana yang keluar habis untuk bantuan. Siapa yang salah? Rakyat jelata? Keluarga miskin dan kaum papah?


Miris ya, Sahabat Kaskus. Bagaimana menurut kalian. Silahkan berdiskusi dengan santun dan santuy ya. Tolong bahasanya dijaga, terlebih lagi ini bulan suci Ramadhan. Oke.


Sekian dulu ya thread sederhana dari ane. Semoga terhibur dan bermanfaat.


Belajar Bersama Bisa dan Terima Kasih

emoticon-Shakehand2emoticon-Shakehand2




Quote:



Spoiler for SS Cendol :



Sumber :
BLT
Pict By Facebook.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kelayan00 dan 185 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh embunsuci
Halaman 1 dari 6
Singgah, Sahabat Kaskus
profile-picture
profile-picture
profile-picture
husnamutia dan 14 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
aku singgah betull dana mengalir tidak tepat sasaran bunda kasihaannn
profile-picture
profile-picture
profile-picture
husnamutia dan 11 lainnya memberi reputasi
sulit emang bre klo org benerny ga di semua sektor, masak smua hrus pak jokowi yg turun tangan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
odang007 dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Si Wanita iblis!! Sri Mulyani emoticon-Bata (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jenggalasunyi dan 10 lainnya memberi reputasi
Quote:


Hu'um. Miris banget. Kesian liat yang didata udah ngarep. Malah dibuat curang.

Quote:


Hu'um. Kerana itu, sekarang adalah manusianya, ndak mau berpikir dengan hati yang bersih. Miris!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
husnamutia dan 9 lainnya memberi reputasi
hanya untuk yg bener" susah aja ya gan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
husnamutia dan 8 lainnya memberi reputasi
harus selalu diawasi agar tepat sasaran
profile-picture
profile-picture
profile-picture
husnamutia dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Untung tetangga gw yg lurah jujur orang nya..

Bener-bener dicek yg dapat orang yg kurang mampu, apalagi sekarang ditambah korban phk..

Nasib buruknya dana belum turun emoticon-Bingung (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jenggalasunyi dan 11 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


Hu'um pastinya

Quote:


Hu'um. Kadang malah petugasnya yang curang. Ya ampun

Quote:


Oalah. Miris ya. Kesian. Padahal saat seperti ini mereka butuh.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
husnamutia dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 8 balasan
Banyak bersyukur
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pilotshogun dan 7 lainnya memberi reputasi
menurut ane dah biarin aja kerja kalo takut, dirumah aja nunggu kelaparan. amerika aja udah banyak yg kehabisan uang, kg usah hipokrit sok punya duit kg terbatas.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
husnamutia dan 8 lainnya memberi reputasi
Quote:


Yup! Bener banget tuh, Gan

Quote:


Ya kan demi nyawa banyak orang juga sih, Gan. Serba salah sebenarnya sih. Mau gimana lagi.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
husnamutia dan 8 lainnya memberi reputasi
walah laaah, semoga semua bantuan bisa tersalurkan tepat sasaran
profile-picture
profile-picture
profile-picture
husnamutia dan 8 lainnya memberi reputasi
gak tega ngeliat mbah yg tidur itu, astaga udh umur segitu mah seharusnya tinggal nikmatin hidup yak. ane jg suka greget sih sm org kaya tp masih mau aja gt nerima bantuin, contohnya pkh. itu banyakan jg salah sasaran sih, malah ada bbrp yg marah2 karna rumahnya kagak mau ditempelin sticker kurang mampu. nah klo merasa mampu ya harusnya mengundurkan diri gak sih
profile-picture
profile-picture
profile-picture
husnamutia dan 8 lainnya memberi reputasi
semoga yg membutuhkan dapat bantuan sesungguhnya ya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
husnamutia dan 8 lainnya memberi reputasi
Yang salah ya yang ngasih BLT cuk!

emoticon-Wkwkwk

Nyebar duit doang dan ngasih duit doang, tapi nggak dikasih Pengawas!

Dari sekian banyak orang, kenapa nggak taruh Pengawas di tiap Kecamatan yg memantau dan survey sampai ke tingkat RT!

emoticon-Wakaka
profile-picture
profile-picture
profile-picture
husnamutia dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Kesel jg liatnya rumah tingkat tp ada cap bantuan miskin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
husnamutia dan 8 lainnya memberi reputasi
ada ya, orang kek gitu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
husnamutia dan 8 lainnya memberi reputasi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
husnamutia dan 8 lainnya memberi reputasi
Masalahnya memang budayanya disini itu kalo dapet bantuan harus paling susah sedunia, ini sih yg hrs dihapuskan. Harusnya malu kalau mampu tapi dapat bantuan.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
husnamutia dan 8 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 6


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di