CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Tiga Menteri Soroti Kejanggalan Bansos Anies di DKI
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eb3715d337f931f82104dcc/tiga-menteri-soroti-kejanggalan-bansos-anies-di-dki

Tiga Menteri Soroti Kejanggalan Bansos Anies di DKI

JAKARTA - Tiga menteri dalam Kabinet Indonesia Maju pemerintahan Presiden Jokowi memaparkan sejumlah keganjilan mengenai penyaluran bantuan sosial (bansos) oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta meminta pemerintah pusat menanggung semua bansos untuk diberikan kepada warga DKI Jakarta terdampak pandemi virus corona (Covid-19). Alasannya, keterbatasan dana.

Mulanya, Pemprov DKI Jakarta memberikan bansos kepada 1,1 juta keluarga. Itu sudah diterapkan pada pemberian bansos gelombang pertama. Namun, untuk gelombang selanjutnya, Pemprov DKI ingin pemerintah pusat yang menanggungnya."Laporan dari Menko PMK, ternyata DKI yang tadinya cover 1,1 juta, mereka tidak punya anggaran dan minta pemerintah pusat yang cover 1,1 juta itu," kata Sri Mulyani Indrawati dalam rapat virtual bersama Komisi XI DPR, Rabu (6/5/2020).

"Jadi tadinya 1,1 juta adalah DKI dan sisanya 3,6 juta itu pemerintah pusat. Sekarang semuanya diminta cover oleh pemerintah pusat," ia menambahkan.

Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara juga menyatakan penyaluran bansos oleh Pemprov DKI Jakarta tidak sesuai dengan kesepakatan awal antara pemerintah pusat dengan pemerintah provinsi DKI Jakarta.

Juliari mengaku telah memeriksa 15 titik penyaluran bansos di DKI Jakarta. Lalu ditemukan ada warga penerima bansos Kemensos sama dengan penerima bansos DKI. Akibatnya terjadi kekacauan di lapangan."Pada saat Ratas (Rapat Terbatas) terdahulu, kesepakatan awalnya tidak demikian. Gubernur DKI meminta bantuan pemerintah pusat untuk meng-cover bantuan yang tidak bisa di-cover oleh DKI," kata Juliari dalam Rapat Kerja Komisi VIII yang disiarkan langsung akun Youtube DPR, Rabu (6/5/2020).

Juliari mengatakan awalnya pemerintah pusat hanya akan menyalurkan bansos kepada warga yang tidak menerima bantuan Pemprov DKI. Jumlahnya sekitar 1,3 juta kepala keluarga.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy juga turut serta menyoroti penyaluran bansos oleh Pemprov DKI Jakarta.

Dia mengaku sempat menegur Gubernur Anies Baswedan terkait data program Bantuan Sosial (bansos) yang diberikan pemerintah pusat kepada warga DKI imbas pandemi Covid-19."Itu (bansos) sekarang problemnya data, termasuk di DKI yang sekarang kita bantu ini problemnya data," kata Muhadjir dalam sebuah webinar melalui zoom, Rabu (6/5/2020).

"Belum lagi sinkronisasi dan koordinasi, misalnya kami dengan DKI ini agak sekarang sedang tarik-menarik ini, cocok-cocokan data, bahkan kemarin saya dengan pak gubernur agak tegang, agak saya tegur keras pak gubernur," ia menambahkan.

Pemprov DKI Jakarta belum merespons terkait pernyataan ketiga menteri tersebut. Meski begitu, Gubernur Anies Baswedan pernah mengatakan bahwa 98 persen bansos tersalurkan dengan baik."Dalam waktu yang cukup singkat bisa mendistribusikan 98,4 persen pada keluarga yang tepat menurut saya itu suatu langkah yang harus kita apresiasi, karena tidak mudah. Hanya 1,6% ini jadi bahan kita untuk mengkoreksi ke depan," kata Anies, Jumat (1/5/2020).(*)

Sumber Berita: cnnindonesia.com

Sumur
https://www.sinarharapan.co/metropol...s_anies_di_dki

Abud makin menggila aja tingkahnya
KPK mana KPK woiiii


Tiga Menteri Soroti Kejanggalan Bansos Anies di DKI
Tiga Menteri Soroti Kejanggalan Bansos Anies di DKI

Tiga Menteri Soroti Kejanggalan Bansos Anies di DKI


Quote:
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fatqurr dan 34 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh anus.baswedan
Halaman 1 dari 2
Mana suaranya buzzeRp balaikota ???


Tar lagi ane bakalan kena mention buzzeRp balaikota...


emoticon-Wkwkwk
profile-picture
profile-picture
snoopze dan liee memberi reputasi
pengadaan lem, reklamasi, banjir, toa, trotoar, monas, masker, dll.

mana kerjaan wan sarden yg gak janggal?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
liee dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh kureno23q
Hebat nih si anies, pemandu soraknya banyak bener, dari pejabat istana sampai rakyat jelatah.

Tapi kita tahu, negeri ini tidak butuh pemandu sorak.
profile-picture
profile-picture
liee dan iissuwandi memberi reputasi
Diubah oleh kampung.kampung
Post ini telah dihapus oleh KS06
Gubernur paling goblok sepanjang sejarah DKI jakarta
profile-picture
profile-picture
profile-picture
auditor.kaskus dan 2 lainnya memberi reputasi
RT RW udah dilibatkan masih ambradul. emoticon-No Hope
profile-picture
liee memberi reputasi
namanya jg gabener
profile-picture
liee memberi reputasi
87 T

emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
profile-picture
liee memberi reputasi
Tiga Menteri Soroti Kejanggalan Bansos Anies di DKI
sudah lama tak lihat meme legend betebaranemoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
emol dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh ushirota
ane kira menterinya si terawan, luhut , ama yasonna.
ngentod nih wan abud data penerima ngaco semua tapi nambah terus, minta duit ke pusat tapi duitnya dia kekepin sendiri, janji ngasih bantuan 1 jt per orang jadi 1 jt per KK, turun jadi Rp 600 rb per KK, pas nyampe ke warga nilainya ga sampe 100 rb, janji tiap minggu eh cuma sekali doang, katanya nanti sisanya buat THR, eh sekarang malah bilang ga ada duitnya minta semuanya di cover ke pusat Bangsad kaw wan abud ngentod emoticon-fuck
profile-picture
profile-picture
profile-picture
auditor.kaskus dan 2 lainnya memberi reputasi
ini sudah jadi bukti nyata sistem yg dibangun gabener sudah SMART (pandai).

jelas kan, dari data kemiskinan yang "seketika" melonjak waktu konpers bulan lalu, hingga awalnya dki menalangi bansos, kini SEMUA (beserta lonjakan data tsb) dilempar ke pusat.

tidak bisa dinafikan...sungguh smart

emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
auditor.kaskus dan daimond25 memberi reputasi
Butuh 3 mentri.....?
Padahal mentri dagelan semua
Lihat 1 balasan
Kalo udah tuman kaya gini emang harus sekali sekali dikerasin... Gabisa dibiarin terus.. Itu duit rakyat woy emoticon-Marah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
auditor.kaskus dan 2 lainnya memberi reputasi
Ini Gubernur sudah tahu pandemi Covid-19 membuat para pengusaha kalang kabut buat bayar THR pegawainya DULUAN, ehhhhh malah malakin pengusaha untuk sumbang pakai nama KSBB segala?

Tadi nya omong seperti apa di media media, Itu omongan di media ternyata seperti angin berhembus luar biasa!
profile-picture
helmisu memberi reputasi
Diubah oleh daimond25
Tiga Menteri Soroti Kejanggalan Bansos Anies di DKI

Buzzerp waktu dan tempat dipersilakan
emoticon-Belgia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
auditor.kaskus dan 3 lainnya memberi reputasi
bukan indon namanya kalau gak kenak tipu arab sialan
profile-picture
kingoftki memberi reputasi
cb kita simak nunggu kompres dari anies biar imbang beritanya😆
Mau ketawa takut rosa emoticon-Ngakak
Ada dua kemungkinan sih...
1. Bekal modal nanti.
2. Bekal ganti modal yang sekarang. emoticon-Hammer2
Diubah oleh wy2312
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di