CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Teori Konspirasi Corona, Buatan Bill Gates hingga Senjata Biologis "OMG"
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eb2cdb828c9913c60178687/teori-konspirasi-corona-buatan-bill-gates-hingga-senjata-biologis-quotomgquot

Teori Konspirasi Corona, Buatan Bill Gates hingga Senjata Biologis "OMG"

Teori Konspirasi Corona, Buatan Bill Gates hingga Senjata Biologis "OMG" Foto: ABC Australia
Topik Hangat COVID-19 Vs Teori Konspirasi
Jakarta - 
Sepanjang pandemi COVID-19, muncul banyak spekulasi dan teori konspirasi mengenai virus tersebut. Wabah yang sudah menginfeksi lebih dari 3 juta penduduk di dunia oleh sebagian orang dianggap sebagai buatan dan akal-akalan manusia itu sendiri.
Psikiater dari RS Jiwa Marzoeki Mahdi, dr Lahargo Kembaren, SpKJ mengatakan secara psikologis, teori konspirasi muncul pada orang-orang yang terisolasi secara sosial, sehingga orang merasa tidak berdaya.
"Nah ketidakberdayaan itu, isolasi sosial itu, yang menyebabkan dia tidak memiliki hubungan-hubungan sosial yang langsung, ini yang kemudian memunculkan teori konspirasi itu," katanya kepada detikcom beberapa waktu lalu.


Berikut teori konspirasi soal Corona paling heboh seperti yang dilansir detikcom dari berbagai sumber.



1. Diprediksi dari novel tahun 1981
Saat wabah Corona muncul, beberapa orang menunjukkan prediksi terkait Corona dalam novel keluaran tahun 1981 dengan judul 'The Eyes of Darkness' oleh Dean Koontz. Hal yang diceritakan dalam buku tersebut berawal dari kisah seorang ibu yang berusaha mencari tahu putranya yang hilang secara misterius dalam perjalanan berkemah.
Anaknya disebut tertangkap di Wuhan, China, tempat di mana adanya sebuah virus yang mematikan. Karakter yang disebut bernama Dombey dalam novel ini lalu menceritakan sebuah laporan tentang virus mematikan yang disebut 'Wuhan-400'. Disebutkan 'Wuhan 400' dikembangkan di laboratorium RDNA di luar kota Wuhan, dan 'itu adalah strain mikroorganisme buatan manusia.
Bagian ini kemudian memberikan perincian yang rumit tentang bagaimana virus mempengaruhi tubuh manusia. Hal ini dinilai sebagian orang mengerikan karena buku keluaran tahun 1981 ini meramalkan wabah dan memiliki kemiripan antara 'Wuhan-400' dan virus Corona baru COVID-19.
2. China dituding sembunyikan wabah Corona
Sempat muncul spekulasi soal pemerintah China yang berusaha menutupi wabah Corona dan data resmi yang selama ini dilaporkan ke publik. Faktanya delapan orang termasuk dokter di Wuhan yang mengingatkan awal kemunculan Corona memang sempat dihalangi oleh petugas setempat karena khawatir meresahkan warga.
Meski demikian rumor terkait China menutup-nutupi dinilai tidak berdasar sama sekali. Hanya berdasarkan argumen atau pernyataan-pernyataan saja.
3. Prediksi kartun 'The Simpsons'
Postingan Facebook 20 Februari lalu menunjukkan gambar dari episode tahun 1993 di mana karakter animasi 'The Simpsons', Homer Simpson dan Principal Skinner sedang sakit. Sementara gambar lain menunjukkan penyiar membacakan selembar kertas dengan menyinggung soal 'virus Corona' dengan latar seekor kucing muncul di layar di belakangnya.
Setelah ditelusuri ternyata gambar tersebut telah diedit. Tiga gambar berasal dari sebuah episode yang disebut 'flu Osaka' di mana seorang pekerja pabrik batuk ke dalam paket untuk Homer dan dia jatuh sakit. Namun, teks di balik penyiar pada gambar keempat, tidak mengatakan 'virus Corona'.
4. Tidak lebih berbahaya dari SARS
Awalnya banyak orang membandingkan wabah Corona dengan sindrom pernapasan akut yang parah (SARS) pada tahun 2003. Para ilmuwan berpendapat bahwa jika virus semakin mudah menular, semakin rendah juga tingkat kematian, yang berarti bahwa virus yang mudah menular tidak terlalu mematikan.
Faktanya kini tingkat kematian akibat COVID-19 sebanyak 18 persen sementara tingkat kematian SARS dilaporkan 10 persen.

5. Buatan Bill Gates
Bill Gates adalah orang yang sejak dulu selalu mengingatkan tentang adanya pandemi yang besar suatu hari nanti. Kemunculan wabah Corona pun menjadikan banyak pihak menuding dalang di balik terjadinya pandemi virus Corona COVID-19 di dunia adalah Bill Gates.
Bill Gates dicurigai mempunyai agenda tertentu di balik pandemi ini. Alasan ini muncul lantaran Bill Gates ingin segara membuat vaksin virus Corona dan telah menggelontorkan sejumlah dana sebanyak USD 250 juta atau setara dengan 3 triliun rupiah. Namun ia dengan tegas membantah tudingan tersebut. Ia mengatakan tindakannya tersebut semata-mata karena ingin membantu dunia menghadapi virus Corona.

"Saya katakan ironis jika Anda mengincar saseorang, yang melakukan yang terbaik untuk membuat dunia siap. Kita memang berada di situasi gila jadi akan ada rumor gila juga," kata Bill Gates.
6. Berasal dari laboratorium Wuhan
Muncul pertama kali di Wuhan, virus Corona diyakini merupakan senjata biologis dari Wuhan, China, yang sengaja dilepaskan dari sebuah laboratorium dengan tujuan menyerang negara lain. Namun, hasil penelitian menyebutkan bahwa virus Corona ditularkan secara alami dari hewan seperti kelelawar.
"Dengan membandingkan data sekuens genom yang tersedia untuk strain virus Corona yang diketahui, kita dapat dengan tegas menentukan bahwa SARS-CoV-2 berasal dari proses alami," kata Kristian Andersen, PhD, seorang profesor imunologi dan mikrobiologi di Scripps Research.
7. Menyebar lewat jaringan 5G
Virus Corona juga disebut menyebar lewat jaringan 5G. Dampaknya, banyak orang yang akhirnya merusak beberapa tower 5G seperti misalnya di Inggris. Informasi ini menyebabkan beberapa tower 5G di Inggris rusak karena dibakar oleh masyarakat. Orang yang membakar tower 5G tersebut termakan teori konspirasi jaringan 5G yang disebut bisa menyebarkan virus Corona atau COVID-19.
"Itu hanya omong kosong, omong kosong yang sangat berbahaya," ucap Menteri Kantor Kabinet Inggris, Michael Gove.
8. Ciptaan manusia
Beberapa negara saling menuding negara lain sebagai biang kerok. China misalnya, menyebut bahwa virus Corona dibawa oleh Angkatan Darat AS. Presiden Venezuela, Nicolás Maduro, menyebut bahwa virus Corona merupakan senjata biologis dari Amerika untuk China. Sementara di Iran, pejabat menuding pandemi Corona sebagai bagian dari skema politis untuk menekan angka pemungutan suara.
Di Italia, Matteo Salvini, pemimpin Partai Liga anti-migran Italia, meyakini bahwa virus Corona merupakan buatan China. Namun, semua klaim itu tidak memiliki bukti kuat sama sekali.


Menurut Kalian Gimana Guys tentang teori Konspirasi ini"......?????

Semoga Badai Cepat Berlalu..



                                                                                                                                       "Mancit"
profile-picture
profile-picture
sayaanakhilang dan yuki26 memberi reputasi
Post ini telah dihapus oleh KS06
Lihat 2 balasan


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di