CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Banyak Dikomplain Pelanggan, PLN Akui Tambahkan Tagihan Listrik di April
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eb2bcda337f933d765a4d18/banyak-dikomplain-pelanggan-pln-akui-tambahkan-tagihan-listrik-di-april

Banyak Dikomplain Pelanggan, PLN Akui Tambahkan Tagihan Listrik di April

Banyak Dikomplain Pelanggan, PLN Akui Tambahkan Tagihan Listrik di April

Di tengah pandemi COVID-19, masyarakat dibuat terkejut oleh lonjakan tagihan listrik PLN. Keluhan masyarakat sempat menggema di media sosial pada awal bulan ini. Kenaikan yang tidak wajar itu dialami oleh pelanggan listrik pascabayar.

Rata-rata konsumsi listrik masyarakat memang meningkat karena pemerintah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Aktivitas kerja dan belajar kini banyak dilakukan di rumah, istilah populernya Work From Home (WFH) dan School From Home.
Namun, kenaikan konsumsi listrik di rumah tangga karena WFH hanya sekitar 30 persen. Pelanggan listrik pascabayar mengeluh karena kenaikan tagihannya lebih dari itu, bahkan ada yang hampir 2 kali lipat. PLN pun dituding menaikkan tarif secara diam-diam.

Terkait hal ini, PLN menegaskan bahwa tidak ada kenaikan tarif listrik. Tapi diakui PLN, ada tambahan tagihan listrik di bulan April. Sejak bulan Maret, PLN tak lagi mengirim petugas pencatat meteran ke lapangan untuk mencegah penyebaran virus corona.

Sebagai gantinya, PLN menagih sesuai rata-rata pemakaian pelanggan dalam 3 bulan terakhir. Tagihan untuk pemakaian listrik di bulan Maret sesuai dengan rata-rata pemakaian 3 bulan sebelumnya. Tapi dalam perkembangannya, PLN mengubah kebijakan itu.

Pemakaian listrik di Maret meningkat karena pembatasan sosial, artinya ada kelebihan pemakaian yang belum dibayar karena PLN hanya menagih sesuai rata-rata pemakaian 3 bulan terakhir ketika aktivitas masyarakat masih normal, belum ada PSBB.

Kelebihan ini kemudian diakumulasikan PLN ke tagihan pemakaian bulan April.
Pada bulan April sendiri pun tagihan meningkat karena konsumsi listrik bertambah seiring dengan pemberlakuan PSBB. Alhasil, tagihan listrik untuk bulan April jadi meningkat pesat. Pemakaian April sudah meningkat, lalu ditambah lagi ada sisa tagihan dari Maret.

Banyak Dikomplain Pelanggan, PLN Akui Tambahkan Tagihan Listrik di April

"Misalnya rata-rata pemakaian sebulan 50 kWh, tapi kan sejak Maret itu orang mulai intensitas meninggi, sudah 70 kWh. Jadi real-nya konsumsi mereka 70 kWh tapi kita tagih 50 kWh berarti ada 20 kWh yang belum tertagih. Ini kita carry over ke April. Saat mereka pembayaran, itu ada yang 20 kWh terbawa ke tagihan Mei yang merupakan penggunaan April. Jadi itu 90 kWh. Di sana tercatat 90 kWh plus 20 kWh yang carry over bulan Maret. Jadi muncul tagihan 110 kWh seolah-olah tinggi. Ada konsumsi carry over 20 kWh di Maret dan ada peningkatan 40 kWh di April," papar EVP Corporate Communication and CSR PLN, I Made Suprateka, dalam konferensi pers secara daring, Rabu (6/5).

"Jadi ini seolah-olah naik 2 kali lipat. Inilah yang jadi polemik. Ini kami sadari kami butuh pendekatan yang baik. Pertama, kenaikan tagihan ini bukan karena kenaikan tarif listrik. PLN enggak bisa naikkan tarif listrik semena-mena apalagi saat kondisi ini, tidak populis," Made menambahkan.

Selain itu, ada juga pelanggan yang tagihan listriknya jadi tidak normal karena rata-rata pemakaian dalam 3 bulan terakhir sebelum Maret tidak mencerminkan rata-rata yang sebenarnya. Pemakaian pelanggan tersebut memang sedang meningkat di Desember 2019 sampai Februari 2020.

Sementara PLN menagih sesuai rata-rata 3 bulan terakhir untuk pemakaian Maret. Padahal bisa jadi pelanggan tersebut pemakaiannya tidak banyak di Maret.

"Ada juga kasus di mana rata-rata yang dimuat lebih tinggi dibandingkan Maret, bisa terjadi karena di Desember tinggi sehingga ada kelebihan tagihan," ungkap Made.

Lebih lanjut ia mengatakan, PLN akan bertanggung jawab jika tagihan listrik terlalu tinggi dan tidak sesuai pemakaian pelanggan. Kelebihan bayar dari pelanggan akan memotong tagihan di bulan berikutnya.

"Jangan khawatir, itu akan kita perhitungkan, ini kan kita itu kumulatif. Enggak bisa kita hindarkan 1 kWh pun. Jadi sementara itu yang perlu kami sampaikan," pungkasnya.

sumber

*******
Ampun dah negaranya...

Mereka ngga bisa kirim petugas pencatat meteran, lalu solusinya?

Tagihan dibikin RATA RATA 3 bulan terakhir...

Keadaan lagi gini aja solusinya ngga mau rugi yg ngagetin rakyat, bayangin..

Padahal akan lebih baik jujur aja, IYA LISTRIK GUE NAIKIN, MASALAH BUAT LO?

Gitu aja lebih gentle, ketimbang pake jelasin panjang lebar, iya kita ngga bisa kirim petugas bla bla bla..

Semua dagangan aja ada label harga di pasaran, ini udah perusahaan negara, monopoli pula.

emoticon-Cape d... (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fatqurr dan 35 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Sosialisasinya manaaa goblooookkkkkkk.
bumn dipimpin pejabat otakmemeq ya gini ini.
dongok gak berkesudahan.
profile-picture
profile-picture
yasue.dik dan Kelabang.Hitam memberi reputasi
enak saja PLN bilang kelebihan akan dipotong di tagihan bulan berikutnya. Itu sama aja PLN minjam duit pelanggan tanpa bunga di tengah kesulitan ekonomi menghantam sebagian besar pelanggan PLN. Sudah jatuh ditimpa tangga disetrum pula oleh PLN
profile-picture
profile-picture
profile-picture
chang.nana dan 6 lainnya memberi reputasi
emang gitu koq, kalo petugas datang tapi rumah dikunci

maka rata-rata tiga bulan, fair koq itu
profile-picture
profile-picture
yasue.dik dan Kelabang.Hitam memberi reputasi
Alangkah kerennya solusi mereka, orang di suruh bayar dengan angka kira-kira, dan amsyong nya pula, kira2 nya seenak perut dia sendiri, asumsi mereka sendiri.

Ada pula ngomong uang kelebihan bayar bakan di kembalikan, omongan apa pula ini? Sejarah di negara ini, kalo sudah masuk ke mereka yah gak ada cerita kembali lagi. Ngeri kali cara negara ini ngerampok rakyatnya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
emol dan 5 lainnya memberi reputasi
akhirnya keluar juga damage controlnyaemoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
yasue.dik dan 54m5u4d183 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Kalo yg biasa pascabayar pasti biasanya emang pernah ngerasain. Rumah ortu ane pascabayar dan emang selalu ketutup jadinya tiap petugas dateng ngga bisa catet meteran jadi aja 2 bulan berturut2 tagihan listrik ugal2an. Pas komplain eh dijelasin kayak yg di berita diatas. Jadi aja kenalan sama petugas meteran dan tiap bulan jadinya ane yg potoin meteran listrik dan kirim via wa. Kejadian ane itu udh dari tahun lalu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
chang.nana dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Zalim zalim zalim.

sempet berharap ama erick tapi udah mau setaun sama aja. ga ada gebrakannya yg berguna di bumn untuk rakyat kecuali ganti direktur sama komisaris (bagi2 jabatan).

Persis plek plek kayak rini sebelumnya..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
chang.nana dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh warbound
Jadi masyarakat disuruh bayar tagihan hasil dari "RATA-RATA alias KIRA-KIRA" saja!

Bener-bener luar biasa solusinya di masa krisis begini!

emoticon-Wakaka
profile-picture
profile-picture
profile-picture
chang.nana dan 4 lainnya memberi reputasi
Ga mau copot aja listriknya gitu aja kok repot emoticon-Blue Guy Bata (L)emoticon-Blue Guy Bata (L)emoticon-Blue Guy Bata (L)
profile-picture
profile-picture
yasue.dik dan Kelabang.Hitam memberi reputasi
Quote:


Ciri khas Rezim Petruk!
Dan itulah fungsinya Buzzer!
Penggiringan opini massal dg masif & terstruktur!

Biasanya PLN salah patok harga nanti salah Anies juga cuk kalau digiring oleh Buzzer Istana!

emoticon-Wakaka
profile-picture
profile-picture
profile-picture
chang.nana dan 3 lainnya memberi reputasi
Pengguna listrik 1200 Kenaikannya lumayan.. biasa bayar 350 bisa 550 ribu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaldi.sarpin dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
negara yang merampok bangsanya sendiri
profile-picture
profile-picture
profile-picture
panjialiansyah dan 4 lainnya memberi reputasi
jujur itu bagus
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaldi.sarpin dan 3 lainnya memberi reputasi
setidaknya yang pakai meter prabayar masih aman
profile-picture
profile-picture
yasue.dik dan Kelabang.Hitam memberi reputasi
Diubah oleh lanank.jagad
Sebelumnya sosialisasikan dl dong, melalui kecamatan, kelurahan, RT, RW, jgn nunggu komplain emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
yasue.dik dan Kelabang.Hitam memberi reputasi
Kalo ada Pabrik Setrum yang lain...... bakalan ogah pakai yang ini emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
yasue.dik dan Kelabang.Hitam memberi reputasi
Kolekin dulu duitnya,,,,
Klo ad komplen bru dh d jelasin,,,,
emoticon-Cape deeehh
Ini Negri para bedebah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaldi.sarpin dan 2 lainnya memberi reputasi
Nanti kalo lebih bayar sampe 2 kali lipat dari pemakaian, bisa jadi satu bulan gratis, udah dibayar di awal. Kan meteran ga berubah gan.
Samain lah jumlah pemakaian di kwitansi dengan meteran di rumah
profile-picture
yasue.dik memberi reputasi
dulu pernah kasus kya gini. cuma nnt saat selesai corona pencatatan dilakukan secara benar lg bisa jadi tagihan jd turun
profile-picture
yasue.dik memberi reputasi


rumah gua, pake rata2 jadinya malah kurang dr biasanya (mampu gua, gak subsidi)

Entahlah kalo petugasnya udah mulai datang nyatet2, bisa2 langsung melonjak

emoticon-Traveller
profile-picture
yasue.dik memberi reputasi
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di