CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Mensos Temukan Kejanggalan Pembagian Bansos Anies di DKI
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eb2ab0768cc9545f1533b5c/mensos-temukan-kejanggalan-pembagian-bansos-anies-di-dki

Mensos Temukan Kejanggalan Pembagian Bansos Anies di DKI

Mensos Temukan Kejanggalan Pembagian Bansos Anies di DKI


Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara menemukan kejanggalan pembagian bantuan sosial (bansos) yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta selama pandemi virus corona (Covid-19).

Menurutnya, pembagian bansos di DKI Jakarta tak sesuai dengan kesepakatan awal antara pemerintah pusat dengan pemerintah provinsi DKI Jakarta. Belum ada komentar atau tanggapan dari Pemprov DKI terkait pernyataan Juliari.

Juliari mengaku telah memeriksa 15 titik penyaluran bansos di DKI Jakarta, dan menemukan bahwa warga penerima bansos Kemensos sama dengan penerima bansos DKI.

"Pada saat Ratas (Rapat Terbatas) terdahulu, kesepakatan awalnya tidak demikian. Gubernur DKI meminta bantuan pemerintah pusat untuk meng-cover bantuan yang tidak bisa di-cover oleh DKI," kata Juliari dalam Rapat Kerja Komisi VIII yang disiarkan langsung akun Youtube DPR RI, Rabu (6/5).

Juliari mengatakan awalnya pemerintah pusat hanya akan menyalurkan bansos kepada warga yang tidak menerima bantuan Pemprov DKI. Jumlahnya sekitar 1,3 juta kepala keluarga.
Lihat juga: Sebut Pelonggaran Transportasi Sembrono, PKS Sindir Pebisnis

Akibat kejanggalan itu, Kemensos akhirnya mengambil improvisasi kebijakan. Bansos Kemensos tetap disalurkan kepada penerima yang terdata. Namun, penerima Bansos Kemensos diimbau untuk berbagi kepada tetangga yang belum menerima.

"Apabila saat diantar kepada warga ditanyakan saja, apabila tetangganya ada yang belum menerima bantuan apapun dari manapun, 'Apakah boleh dibagi sedikit?'. Hampir semua warga yang saya tanyakan menyanggupinya," ujarnya.

Juliari juga menyampaikan ada masalah data yang mengakibatkan belum semua warga menerimanya. Per Selasa (5/5), Kemensos baru menyelesaikan penyaluran untuk 955.312 KK. Dia berharap DKI bisa segera merampungkan data penerima bansos.

"Sisa sekitar 300 ribu KK yang menunggu data tambahan dari Gubernur," ucapnya.

Penerima Bansos DKI Bertambah

Penerima bansos pada pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap dua di DKI Jakarta bakal bertambah. Sebelumnya, pada PSBB tahap pertama, Pemprov DKI hanya memberikan kepada sekitar 1,2 juta warga.

"Untuk tahap kedua itu datanya akan bertambah," kata Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Irmansyah, Rabu (6/5) usai rapat bersama DPRD DKI Jakarta.

Pemprov DKI sebelumnya menunda sementara pendistribusian bansos tahap kedua bagi warga terdampak PSBB pencegahan virus corona. Penundaan ini berkaca dari kacaunya data penerima pada distribusi bansos tahap pertama.

Irmansyah mengatakan, saat ini pihak Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfo) DKI Jakarta bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil masih terus melakukan pendataan.

Angka sementara, sebanyak 2 juta warga yang terdampak virus corona ditargetkan menjadi penerima bansos.

"Tapi sekarang lagi dilakukan proses pemadanan data dulu," imbuhnya.

Irmansyah melanjutkan, data-data tersebut akan diverifikasi ulang, dan setelahnya, data tersebut akan menjadi pegangan bagi pihak Kementerian Sosial maupun DKI Jakarta dalam penyaluran bansos.

"Jadi prinsipnya kan mereka (warga) mendapat bantuan terus menerus. Jangan sampai mereka lapar," kata dia.

Irmansyah mengakui jika penyaluran bansos tahap pertama di DKI sempat bermasalah, salah satunya terkait bansos yang salah sasaran. Ia menjelaskan, hal itu dikarenakan Pemprov DKI pada penyaluran bansos tahap pertama menggunakan sejumlah data yang belum terupdate.

Lebih lanjut, Irmansyah mengatakan, pada penyaluran bansos tahap dua ini, kemungkinan besar isi paket dalam bansos akan bertambah. Sebelumnya, pada bansos tahap pertama, bantuan yang diberikan yakni; beras, makanan protein dalam kaleng, makanan olahan dalam kemasan, alat kebersihan dan keamanan.

Menurut dia, bantuan pada tahap dua ini diberikan oleh Pemerintah Pusat dan Pemprov DKI. Bantuan Pemerintah Pusat berupa beras 25 kilogram senilai Rp300 ribu.

Sementara, bantuan dari Pemprov DKI masih dibahas bersama dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Ya kemungkinannya seperti itu (isi paket bansos bertambah). Tapi yang pasti enggak akan ada lagi masker," ujarnya.

Sementara, Anggota DPRD Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jhonny Simanjuntak menyebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta harus menaikkan nilai bansos kepada warga yang terdampak virus corona selama PSBB tahap kedua.

Jhonny menyebut, nilai paket bansos yang diberikan pada tahap pertama, Rp149.500 terlalu kecil bagi masyarakat Jakarta.

"Saya katakan, ketika Pemda hanya bisa memberikan segitu saja, menghina orang-orang yang miskin dan terdampak," kata Jhonny kepada CNNIndonesia.com, Rabu (6/5).

Nominal paket bantuan untuk warga terdampak virus corona itu diatur dalam Keputusan Gubernur Nomor 386 Tahun 2020 tentang penerimaan bansos selama PSBB. Total bantuan sosial per KK itu senilai Rp149.500 dan sudah termasuk biaya pengiriman dan pengemasan per paket per kepala keluarga.

Jhonny menyarankan agar Pemprov DKI menaikkan total bantuan tersebut. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, kata dia, seharusnya sejak awal memahami dampak dari penerapan PSBB.

"Dampak PSBB kan pasti ekonomi, orang miskin muncul, PHK, dan sebagainya, nah itu kan harus dipikirkan," ujar Jhonny.

"Kalau cuma Rp149 ribu diberikan, paketnya satu, sama saja itu penghinaan terhadap orang-orang kecil. Karena APBD DKI Jakarta kan oke punya," lanjut Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta itu.

https://m.cnnindonesia.com/nasional/...s-anies-di-dki


Klo kadrun tetap ngoyo ingin di pimpin nih orang pelit silahkan aja tapi jangan di indonesia.
Pilih aja pulau terluar jdikan negara buat ente yg di pimpin oleh nih orangemoticon-Wkwkwk
Mensos Temukan Kejanggalan Pembagian Bansos Anies di DKI
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fatqurr dan 45 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh gabener.edan
Halaman 1 dari 2
Kasih BLT sajaemoticon-Belgia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
a12s dan 3 lainnya memberi reputasi
1. Data kan dr gubernur sebelumnya
2. Kl double, knp yg salah dki ? Kok bkn mensos nya ?
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Mensos Temukan Kejanggalan Pembagian Bansos Anies di DKI


{thread_title}
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gojira48 dan 4 lainnya memberi reputasi
Nasbung goblog ughtea ughtea kader psk binti hti mana suaranya emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gojira48 dan 3 lainnya memberi reputasi
Jika Kontrak 5 Tahun, Formula E Diminta Cari Lokasi Permanen
Liputan6.comLiputan6.com
12 Feb 2020, 14:15 WIB

Liputan6.com, Jakarta Gelaran Formula E 2020 masih menuai perdebatan. Khususnya soal lokasi penyelenggaraan yang rencananya bakal digelar di Monas. Komisi Pengarah Kawasan Medan Merdeka telah memberikan izin. Meskipun, tetap dengan syarat sesuai Undang-Undang Cagar Budaya.


2020 2021 2022 2023 2024 !

ternyata wan abud sudah menyiapkan legacy untuk pencalonan jadi pesinden emoticon-Recommended Seller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
a12s dan 3 lainnya memberi reputasi
Oooo. Baru di temukan kejanggalan. Ya gpp lahhh. Biasa itu di +62. Lom ada tindakan. Ato penyidikan daq nanti keburu tenggelam beritanya.... Cumen berita rame2an doank, seremmmm emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
a12s dan gabener.edan memberi reputasi
hati2 itu daerah lain ntar di goblok-goblokin sama pusat. lempar batu ntar kalau ada yang salah di beritain hahaha
profile-picture
profile-picture
a12s dan gabener.edan memberi reputasi
Mau gimana lagi, memang ada kebijakan Abud yang ga janggal?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Merrybunk dan 4 lainnya memberi reputasi
APBD paling besar tapi gak punya dana untuk bansos emoticon-Cape d...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
a12s dan 2 lainnya memberi reputasi
Gw nungguin yg kemaren teriak paling kenceng kalo seminggu sekali dapet bansos
emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
a12s dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
makanya
pilih gubernur itu berdasarkan kinerja
bukan karena hasil ANCAM MAYAT

anies itu terbukti tidak bisa apa apain
auto pilot saja gagal total
karena sengaja rusakin
sistem yang di bangun jokowi ahok

emoticon-Cape deeehh emoticon-Cape deeehh emoticon-Cape deeehh
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gh20 dan 7 lainnya memberi reputasi
jadi gimana nih... ada yg udah dpt sembako 3 x dari gubernur bangsad? udah 3 minggu kan? emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
twiratmoko dan 2 lainnya memberi reputasi
Minta bansos hubungi R**hel Ve .. emoticon-Belgia









duitnya kenceng vrohh. emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
a12s dan 2 lainnya memberi reputasi
gw sih liat kelanjutannya aja gimana.
dari dulu rutin amat ini yang nyerang2 dki, sampe k level2 menteri segala lagi.
padahal kata buzzerp gubernurnya gak bisa kerja lho.
klo gak bisa kerja ya gak ada yang harus ditakuti dari anies kan? lol
profile-picture
profile-picture
profile-picture
a12s dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 6 balasan
Badut dijadiin gabener
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gojira48 dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
"Ya kemungkinannya seperti itu (isi paket bansos bertambah). Tapi yang pasti enggak akan ada lagi masker," ujarnya.


kok masker disebutkan secara spesifik ???

Anies: 20 Juta Masker akan Dibagikan, Tiap Warga Wajib Pakai
Tim detikcom - detikNews
Jumat, 01 Mei 2020 20:27 WIB
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan mewajibkan masyarakat Ibu Kota untuk memakai masker. Sebanyak 20 juta masker akan dibagikan kepada warga.
"Langkah ke depan, kita bahas pertama. Kewajiban memakai masker di Jakarta saat ini dalam proses distribusi masker. Nantinya akan mencapai 20 juta masker yang akan dibagikan ke seluruh penduduk di Jakarta," kata Anies dalam konferensi pers yang disiarkan di akun YouTube Pemprov DKI, Jumat (1/5/2020).

apa sudah dibagi ya yang 20 juta ?
profile-picture
a12s memberi reputasi
Diubah oleh fandicamel
pertanyaannya:
yang bikin gabene ini rasa presiden siapa?
kayak penting banget getoloh.

mending ganti strategi deh kubu kecebi, baunya anis sudah nggak bisa menutupi bau pusat.
dari belakang :

Mensos Temukan Kejanggalan Pembagian Bansos Anies di DKI

dari bawah :

Mensos Temukan Kejanggalan Pembagian Bansos Anies di DKI

dari depan :

Mensos Temukan Kejanggalan Pembagian Bansos Anies di DKI

dari rangunan :

Mensos Temukan Kejanggalan Pembagian Bansos Anies di DKI


emoticon-Motret
profile-picture
profile-picture
profile-picture
antiketek dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
ana ngacir dulu yah cyiiiin..
soal itu nanti biar wakil ana yg jawab..

emoticon-Wakaka

Mensos Temukan Kejanggalan Pembagian Bansos Anies di DKI

edit :
kalo ketemu gabut di jalan mending luh tabrak pake kecepatan tinggi
pastikan dia mampus dgn digiles giles bolak balik emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
monopku91 dan a12s memberi reputasi
Diubah oleh antiketek
Lihat 1 balasan
Ini gubernur keder kalo soal urusin data
Kalo ngebacot mah lancar jaya,
soalnya kagak perlu dibackup data emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
a12s dan antiketek memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di