CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Misbakhun: Demi Tepat Sasaran & Tak Ada Bancakan Pada Program Kartu Prakerja Semi BLT
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eb2a61f10d2951fba34135c/misbakhun-demi-tepat-sasaran-amp-tak-ada-bancakan-pada-program-kartu-prakerja-semi-blt

Misbakhun: Demi Tepat Sasaran & Tak Ada Bancakan Pada Program Kartu Prakerja Semi BLT

Misbakhun: Demi Tepat Sasaran & Tak Ada Bancakan Pada Program Kartu Prakerja Semi BLT


Anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI Mukhamad Misbakhun membela Program Kartu Prakerja yang diminta untuk dihentikan oleh Fraksi PKS DPR RI

Misbakhun menilai, seharusnya DPR RI mendukung penuh Pemerintah menjalankan Program Kartu Prakerja itu untuk kebaikan rakyat Indonesia.

“Dalam pandangan saya, kita harus mendukung apa yang menjadi program Pemerintah, karena ini mempunyai nilai kebaikan bagi rakyat Indonesia,” ujar Misbakhun, dalam rapat paripurna DPR RI ke-14 masa persidangan III tahun 2019-2020 yang dilangsungkan di Jakarta, Selasa (5/5/2020).

Lebih lanjut, mantan anggota Fraksi PKS DPR RI periode 2009-2011 sebelum dimintakan untuk pergantian antarwaktu (PAW) di DPR pada Mei 2011 itu, mengatakan Program Kartu Prakerja telah dimodifikasi menjadi program semi-Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Modifikasi itu, kata dia, dilakukan oleh Pemerintah untuk menyikapi situasi pandemi COVID-19 di Indonesia.

“Kartu Prakerja ini menjadi bantuan semi-BLT, dan tentunya pekerja sektor informal yang rentan kini banyak dirumahkan tentu mendapat bansos dari pemerintah sebagai bagian dari stimulus pengaman sosial dari total stimulus 405 Triliun tersebut," ujar Misbakhun.

Karena itu, agar BLT itu tepat sasaran, Misbakhun mengatakan pendaftar yang membutuhkan mendaftar langsung melalui situs daring yang disediakan Pemerintah.

Kemudian setelah mendaftar, mereka yang butuh BLT diharuskan melakukan verifikasi Nomor Induk Kependudukan dalam KTP, dan juga mesti berswafoto bersama KTP-nya untuk diverifikasi menggunakan metode face recognition.

Sistem daring Kartu Prakerja itu juga secara otomatis mengonfirmasi data pendaftar ke situs Kependudukan dan Catatan Sipil, serta situs sistem informasi pendidikan nasional yang dikelola Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengonfirmasi tingkat pendidikan pendaftar.

"Ini tidak ada persentuhan apa pun antara aparat negara dengan para pencari kerjanya, tidak ada kongkalikong di sana, tidak ada anggaran yang kemudian dijadikan bancakan di sana, diakses melalui digital semua melalui media daring,” kata Misbakhun.

Anggota Komisi XI DPR itu, juga menjelaskan bahwa dalam Program Kartu Prakerja itu, setiap pesertanya akan menjalani pelatihan kerja supaya setelah pandemi ini mereka bisa siap untuk masuk kembali ke dunia kerja.

“Yang di-PHK tentu perlu untuk mendapatkan perspektif yang lain, siapa tahu dia nanti bekerja di bidang berbeda pada saat dia di-PHK dari pekerjaan awalnya,” kata Misbakhun.

Untuk itu, politisi dari Daerah Pemilihan Jawa Timur II itu mengajak anggota DPR RI membantu pengawasan Program Kartu Prakerja itu.

Sementara itu, anggota Fraksi PKS DPR RI Kurniasih Mufidayati saat rapat paripurna itu, mengajak DPR untuk mendesak Pemerintah menghentikan Program Kartu Prakerja.
Anggota Komisi IX DPR itu menjelaskan, Kartu Prakerja yang dijalankan Pemerintah telah menimbulkan banyak masalah dan hanya 60 persen daerah di Indonesia bisa mengakses program tersebut secara daring.

Padahal, menurut Kurniasih, anggaran yang dialirkan untuk Kartu Prakerja sebesar Rp5,6 triliun itu akan lebih baik jika dialihkan untuk membantu kebutuhan pekerja terdampak COVID-19 dan upaya pemulihan kondisi ekonomi.

“Jadi pengelolaan pelatihan yang tidak tepat dalam situasi pandemi saat ini dengan alokasi anggaran Rp5,6 triliun, sehingga program ini dianggap tidak memenuhi rasa keadilan dan pemerataan bagi bangsa Indonesia, serta tidak transparan,” ujar Kurniasih. (ant/ndi)

Sumber berita
https://realitarakyat.com/2020/05/06...erja-semi-blt/
profile-picture
profile-picture
profile-picture
smoothx dan 9 lainnya memberi reputasi
KALAU MISALNYA DIAUDIT NANTI RUANG GURU TIDAK MENERIMA DUIT SEPESER PUN DARI LATIHAN2 ONLINE YANG DILAKUKAN,
HAL ITU ( LATIHAN ONLINE ) CUMA UNTUK MENGURANGI PENGELUARAN PEMERINTAH KARENA SEBENERNYA PEMERINTAH GAK PUNYA DUIT, GW DUKUNG BELVA JADI PRESIDEN!!!!

Quote:


V
V
V
Fungsi Kontrol dan Pengawasan Melekat pada DPR
banyak rakyat yang mengkritik ini program gak jelas, seharusnya dpr lebih peka.
tapi berhubung antum bagian dari koalisi pemerintah dan koalisi mayoritas juga d dpr, jadi ya dukung terus, jilat terus. lol
Penjilat
Misbakhun: Demi Tepat Sasaran & Tak Ada Bancakan Pada Program Kartu Prakerja Semi BLT
Prakerja memang jadi buah simalakama sih
Gak dijalankan nanti ingkar janji, dijalankan malah gak tepat sasaran emoticon-Hammer (S)
Mereka menyadari ada yang salah (tidak sesuai ekspektasi), lantas sekarang dirubah jadi Semi Bansos emoticon-Ngakak
Entah Semi Bansos ini pun bakal jadi opsi yang tepat atau tidak? Kalo tidak tepat, mikir lagi... ngeles lagi... Mau dirubah jadi apalagi? emoticon-Wkwkwk emoticon-Wakaka

Inilah salah satu Blunder Pemerintah, entah kelupaan atau ada alasan lain? Semestinya sich Pemerintah jelasin secara detail apa itu Program Kartu Prakerja?

Dan kalo ada yang bilang : Pemerintah Tak Jamin Peserta Kartu Pra Kerja Dapat Pekerjaan, menurut ane benar.
Kalo Agan dan Sista ngga percya, coba buka Situs Kartu Prakerja, di sana tertulis : Kartu Prakerja adalah bantuan biaya pelatihan bagi masyarakat Indonesia yang ingin memiliki atau meningkatkan keterampilannya. Karena kami percaya bahwa masyarakat Indonesia sesungguhnya ingin selalu meningkatkan kemampuannya

Solusi Kartu PraKerja :
Membantu meringankan biaya pelatihan yang ditanggung pekerja dan perusahaan
Mengurangi biaya untuk mencari informasi mengenai pelatihan
Mendorong kebekerjaan seseorang lewat pengurangan mismatch
Menjadi komplemen dari pendidikan formal
Membantu daya beli masyarakat yang terdampak penghidupannya akibat COVID-19
.

Cermati dan pahami kalimat tersebut emoticon-cystg
Kata yang selalu tertulis adalah : Pelatihan... Pelatihan... Pelatihan dan Pelatihan...

Jadi memang benar, kalo Program Kartu PraKerja ini (Kalo menurut ane) merupakan Program Pemerintah untuk peningkatan kompetensi/kemampuan bagi para pencari kerja dan bukan Program Pemerintah yang mendatangkan lapangan pekerjaan.

So... Belum tentu setelah kalian bergabung di Program ini lantas akan mendapatkan Pekerjaan...

Pertanyaan nya adalah Gimana mau menerapkan hasil pelatihan, Wong Lapangan Pekerjaan nya saja tidak disediakan Pemerintah. emoticon-Ngakak emoticon-Wakaka emoticon-Wkwkwk


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di