CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
6 Hal tentang Kasus Syakir Daulay, Berawal dari Lagu Aisyah Istri Rasulullah
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eb216abfacb95755c027b34/6-hal-tentang-kasus-syakir-daulay-berawal-dari-lagu-aisyah-istri-rasulullah

6 Hal tentang Kasus Syakir Daulay, Berawal dari Lagu Aisyah Istri Rasulullah

6 Hal tentang Kasus Syakir Daulay, Berawal dari Lagu Aisyah Istri Rasulullah

JAKARTA - Penyanyi muda asal aceh, Syakir Daulay beberapa waktu menjadi buah bibir lantaran lagu "Aisyah Istri Rasulullah".

Menurut pantauan Kompas.com, hingga kini kanal YouTube Syakir Daulay yang bernyanyi "Aisyah Istri Rasulullah" telah mencapai 53 juta kali penonton.

Kendati demikian, di balik Syakir yang tengah naik daun ini ada kasus yang menimpanya, berikut rangkuman Kompas.com.

Baca juga: Selain Pencemaran Nama Baik, Syakir Daulay Bakal Digugat Dugaan Wanprestasi

1. Menjual akun YouTube Syakir Daulay

Kuasa hukum label musik Pro Aktif, Abdul Fakhridz mengatakan akun YouTube Syakir Daulay telah pindah tangan ke kliennya sebelum lagu "Aisyah Istri Rasulullah" naik daun.

"7 Februari 2020, akun itu sudah diperjualbelikan di mana sebagai pihak pembeli itu klien saya dan penjualannya adalah Syakir Daulay," kata Abdul.

Abdul mengatakan, Pro Aktif membeli akun YouTube Syakir Daulay seharga Rp 200 juta dengan memberi uang uang muka senilai Rp 100 juta.

Baca juga: Kuasa Hukum Pro Aktif: Syakir Daulay Terancam 4 Tahun Penjara dan Denda Rp 1 Miliar

"Kemudian Rp 50 juta (diterima Syakir) dan Rp 50 juta lagi diterima oleh orangtuanya, Pak Hasan via transfer," ucap Abdul.

2. Jalin kerja sama dengan Pro Aktif

Selain menjual akun YouTube-nya tersebut, Abdul mengatakan, pada 7 Februari 2020, Syakir sekaligus melakukan kerja sama dengan Pro Aktif melalui tanda tangan kontrak.

Kendati demikian, Syakir melanggar kontrak tersebut dan bekerja sama dengan pihak yang lain.

Baca juga: Syakir Daulay Dilaporkan ke Polisi Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik

Abdul mengatakan isi kontrak tersebut di antaranya Syakir diminta untuk mengisi konten akun YouTube yang dijual, membuat video klip, rekaman, dan lain-lain.


3. Sebut Syakir bantah akun YouTube-nya telah dijual

Di sisi lain, Abdul mengatakan Syakir berdalih tidak pernah menjual akun YouTube-nya tersebut ke pihak mana pun.
Abdul mengatakan, Syakir menyuarakan itu setelah lagu "Aisyah Istri Rasulullah" trending di YouTube.

"Dia berdalih bahwa akun itu tidak pernah dia transaksikan, yang ada Rp 200 juta itu adalah pinjam meminjam, mental di situ," kata Abdul.

Baca juga: Cerita Perjalanan Syakir Daulay Masuk Dunia Hiburan

4. Dilaporkan dugaan pencemaran nama baik

Abdul mengatakan beberapa waktu lalu Syakir membuat unggahan Insta Story Instagram terkait akun YouTube-nya.

Pada unggahan tersebut, kata Abdul, Syakir menyebut akun YouTube-nya telah diretas oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

"Di dalam status Instagram-nya itu disebutkan dengan narasi bahwa akun YouTube Syakir Daulay beserta albumnya telah dibajak dan bukan dia yang mengunggah," kata Abdul.

Terkakt hal ini, Pro Aktif melalui Abdul melaporkan Syakir atas dugaan pencemaran nama baik ke Polda Metro Jaya, Senin (4/5/2020).

"Jadi hal yang kita laporkan ini terkait dengan masalah fitnah dan pencemaran nama baik melalui Instagram-nya Syakir Daulay, yang kita laporkan sendiri Syakir Daulay itu sendiri," kata Abdul.

Baca juga: Main Sinetron Para Pencari Tuhan, Syakir Daulay Sebut Impiannya Jadi Nyata

5. Terancam 4 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar

Sementara, Abdul mengatakan Syakir terancam kurungan penjara maksimal 4 tahun terkait dugaan pencemaran nama baik.

Hal tersebut berdasarkan Pasal 28 Ayat 1 Jo Pasal 45 A Ayat 1 dan atau Pasal 27 Ayat 3 Jo Pasal 45 Ayat 3 Undang Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE Pasal 311 KUHP.

"Maksimum 4 tahun (kurungan penjara) ya, dan denda lebih kurang Rp 1 miliar," kata Abdul.

Laporan ini terdaftar di Polda Metro Jaya dengan nomor LP/2640/V/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ.

6. Bakal dilaporkan dugaan wanprestasi

Lebih lanjut, Abdul mengatakan Pro Aktif bakal menggugat perdata terkait dugaan wanprestasi selain tentang dugaan pencemaran nama baik.

Abdul mengatakan gugatan dugaan wanprestasi akan diajukan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ampera Raya.

"Untuk perdata kita sedang susun langlah-langkah untuk kita melakukan wanprestasi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan," kata Abdul.

Tipu Daya Penghafiz Quran



tidak sia2 menghafiz quran,
ilmu tipu dayanya bisa digunakan dimanapun juga,
bahkan untuk urusan jula beli akun youtube dan menjual kepercayaan subcribernya emoticon-thumbsup



profile-picture
profile-picture
profile-picture
crazzyid dan 25 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh geroaldu
Quote:


@antek.rakyat
@sipit.siput
@Betjanda
@emmanuel.macron
@TERA.SERVO
@auto.debus666
@yeytothesouz
@jaka.sembvng



Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


gegara lagu emoticon-Leh Uga gimana cara menutup aib ini ?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lustyrose dan 4 lainnya memberi reputasi
karena seorang penghafidz quran, pasti akan lebih dipercaya omongannya dari pada lawannya


ibarat adalah seorang ulama dan seorang preman yg berselisih,
pasti ulama yg akan dipercaya walaupun si preman punya kontrak hitam diatas putih
profile-picture
profile-picture
profile-picture
helmisu dan 5 lainnya memberi reputasi
Ntah kenapa jadi inget syech puji gw
profile-picture
01am memberi reputasi
apaan sih.... klo ada bukti yaudah bawa ke ranah hukum biar pengadilan yang mutusken
profile-picture
01am memberi reputasi
Hummm gara2 lagu ini
Udah berapa orang yang berurusan dengan hukum?
Setau ane udah ada 3 orang
emoticon-Sundul Up
profile-picture
profile-picture
01am dan delia.adel memberi reputasi
Lihat 1 balasan
6 Hal tentang Kasus Syakir Daulay, Berawal dari Lagu Aisyah Istri Rasulullah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
helmisu dan 2 lainnya memberi reputasi
Doi siapa sih ? Lihat mukanya aja pengen muntah

emoticon-Najisemoticon-Najis
profile-picture
01am memberi reputasi
dari aceh
emoticon-Salaman
profile-picture
01am memberi reputasi
ampe skrng blm denger lagunya, ga tertarik juga sih
profile-picture
01am memberi reputasi
maksud ente kalo menghafal qur'an bakal jadi pinter tipu daya. gitu ya?

Kalo emang gak suka orangnya jangan ngejelekin hal lain, orangnya aja, karena yg hafiz qur'an bukan cuma dia.
Dan gak semua hafiz qur'an kek dia.
Atau jangan-jangan ente emang gak suka agamanya emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
grenademan24 dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh BumiTimur
kan emg dr dulu tafsir seenak jidat

yg penting buat gue enak
profile-picture
01am memberi reputasi
Quote:

Eh ada om galauuuuuw di marih wkwkkw
profile-picture
01am memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Money talk
kalau dilihat kasusnya, si hafidz quran jual akunnya,
setelah dijual, tapi tidak disangka lagu aisyah booming, membuat akunnya banjir viewer dan panen adsense


karena booming, si hafidz menyesal dan berpikir jual terlalu murah dibandingkan pemasukan adsense yg didapat si pembeli

akhirnya pakai cara licik menggiring opini,
bahwa akunya di hack, agar bisa memelas duit tambahan dari si pembeli yg akunnya panen adsense


tidak heran, namanya juga hafidz quran, tentu otaknya licik emoticon-thumbsup
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Jalan Cinta dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh terong.besar
Biar Hafidz quran masih ngejar duniawi juga ya emoticon-Big Grin
kirain udah ga ngejar duniawi emoticon-Big Grin
profile-picture
helmisu memberi reputasi
Diubah oleh lustyrose
wah ribet juga nih masalah.. belum jelas juga mana yang bener dan salah, masih teguh di pendirian masing-masing emoticon-Bingung
Diubah oleh blitzkriegsport
Dibuktiin aja di pengadilan. Masalah siapa yg bener siapa yg salah Kan Kita ga Tau. Bisa jadi minjem duit doang, bgitu lagunya viral, diaku2 akunnya dijual sama yg minjemin, begitu juga sebaliknya.

Masalah hafidz Quran, belum tentu yg hafidz hidupnya bener, Klo cuma ngapalin ga ngerti arti & ga ngamalin isinya.
Diubah oleh Jalan Cinta


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di