CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Pasien Klaster Ijtima Kembali Berulah, Pukuli Perawat, Direktur RS: Untung Pakai APD
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eb0acd509b5ca0ada5a7aa0/pasien-klaster-ijtima-kembali-berulah-pukuli-perawat-direktur-rs-untung-pakai-apd

Pasien Klaster Ijtima Kembali Berulah, Pukuli Perawat, Direktur RS: Untung Pakai APD

Judul Asli : Pasien Corona Klaster Ijtima Ulama Kembali Berulah, Pukuli Perawat, Direktur RS: Untung Pakai APD

Pasien Klaster Ijtima Kembali Berulah, Pukuli Perawat, Direktur RS: Untung Pakai APD

Pasien positif Virus Corona atau Covid-19 dari Klaster Ijtima Ulama Gowa yang dirawat di RSUD Inche Abdoel Moeis, Samarinda kembali berulah.

Bukannya kooperatif terhadap petugas medis yang ingin selamatkan nyawanya, ia malah memukul perawat yang hendak merawatnya pada Minggu (3/5/2020).

Tak hanya menganiaya, perbuatan pasien tersebut pun bisa berpotensi menularkan Virus Corona yang menginfeksinya ke perawat tersebut.

Pasien laki-laki berinisial N itu memukul perawat karena permintaannya tak dipenuhi pihak rumah sakit.

Pasien berusia 52 itu meminta pulang.

“Dia sempat pukul (kontak fisik) dengan perawat kami tadi pagi. Saya tidak mau detail cara pemukulan, tapi kondisi perawat kami tidak apa-apa,” ungkap Direktur RSUD IA Moeis, Syarifah Rahimah, saat dihubungi Kompas.com, Minggu.

Syarifah mengatakan, beruntung alat pelindung diri yang digunakan perawat tak sobek akibat pukulan tersebut.

Menurutnya, pasien itu telah berulang kali meminta pulang.

Tapi, rumah sakit tak bisa mengabulkan permintaan pasien positif Covid-19 itu.


"Tapi kan enggak bisa, yang bersangkutan belum sembuh," kata Syarifah.

Setelah pemukulan itu, RSUD IA Moeis menghubungi Dinas Kesehatan Samarinda.

Pasien itu akhirnya dipindahkan ke RS Karantina di Gedung Bapelkes Kaltim, Jalan Wolter Mongonsidi, Samarinda.

"Hand over pasien N sudah selesai dari RS IA Moeis ke RS Karantina pukul 11.00 WITA tadi, sudah dipindah ke karantina," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Samarinda, Ismid Kosasih.

Dinas Kesehatan juga memasang terali di jendela kamar yang ditempati pasien N. Pintu kamar pasien N yang ada di RS Karantina pun digembok.

Kamar itu, kata Ismid, telah disiapkan khusus untuk pasien yang tak kooperatif selama menjalani perawatan.

“Ada tenaga psikolog di karantina. Kalau perlu, psikiater nanti kita siapkan,” ungkap Ismid.


Dalam catatan Kompas.com, pasien N telah berulang kali berulah saat menjalani perawatan dengan prosedur pasien Covid-19.

Pada Jumat (11/4/2020), pasien N mengamuk di RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS).

Saat itu, pasien tersebut berstatus pasien dalam pengawasan (PDP).

Ia memecahkan kaca jendela, mendobrak pintu, dan mengancam perawat menggunakan pecahan beling.

Pasien N meminta pulang. Pasien itu dipulangkan ke rumahnya di Jalan Pemuda Dua, Samarinda.

Keesokan harinya, pasien yang tertular dari klaster Ijtima Ulama Gowa, Sulawesi Selatan, dibujuk untuk diisolasi kembali.

Ia pun dibawa ke ruang isolasi RSUD IA Moeis di Jalan HM Rifadin, Samarinda.

Pada Sabtu (18/4/2020), pasien itu mengamuk dan meminta izin pulang ke kampung halamannya, Banjarmasin.

Ia beralasan sang ibu sedang sakit. Pasien itu sempat meninggalkan kamar isolasi menuju pintu gerbang RSUD Inche Abdoel Moeis Samarinda.

Tapi, tim medis berhasil membujuk pasien itu setelah memanggil seseorang yang dianggap guru atau senior untuk menasihatinya.

Pada Selasa (21/4/2020), pasien N dinyatakan positif Covid-19. Hasil tes swab pasien PCR pasien itu dikeluarkan Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya.

Sumber

Cluster Ulama Tapi Ga Diturutin Main Pukul
emoticon-Leh Uga emoticon-Ngakak emoticon-Leh Uga emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ceuhetty dan 105 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 9
Ga dituruti mukul emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
AbdChaniago dan 16 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh unicorn.phenex
Lihat 1 balasan

Untung cuma dipukul bukan digorok

Pasien Klaster Ijtima Kembali Berulah, Pukuli Perawat, Direktur RS: Untung Pakai APDPasien Klaster Ijtima Kembali Berulah, Pukuli Perawat, Direktur RS: Untung Pakai APD
profile-picture
profile-picture
profile-picture
farhan.faf dan 21 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Pasien Klaster Ijtima Kembali Berulah, Pukuli Perawat, Direktur RS: Untung Pakai APD
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kontholl dan 21 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Pasien Klaster Ijtima Kembali Berulah, Pukuli Perawat, Direktur RS: Untung Pakai APD

emoticon-Belgia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
farhan.faf dan 18 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
bajindul, wkwkwk sangarrrrr sekali
profile-picture
profile-picture
profile-picture
the 4th dan 14 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh pakulidi
Kalo kelakuan nya begitu di mendingan di pasung ajaemoticon-Marah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
AbdChaniago dan 11 lainnya memberi reputasi
Masih satu golongan sama orang2 yang pergi ke india pas lagi wabah, sama orang2 yang suka keliling nginep di masjid2 sambil bawa perkakas.,
Bagi mereka khuruj itu sesuatu yang wajib..
Mementingkan khuruj dibanding ilmu...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
AbdChaniago dan 16 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Ga tau diri, dirumah sakit paling ga siagakan TNI untuk jaga2 kondisi kayak gini, yang berulah tinggal dipakein baju untuk orang gila yang lengannya terkunci kebelakang, habis itu suntik penenang atau suntik mati sekalian
profile-picture
profile-picture
profile-picture
AbdChaniago dan 11 lainnya memberi reputasi
Biarin aja dia pulang, ntar kan tetangganya pada menjauh,,
disanalah hukuman moral berjalan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan 13 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Pulangkan saja ke Sang Pencipta itu orang... Oon emang gak ada obatnya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gigbuupz dan 15 lainnya memberi reputasi
disuntik aja
suntik mati
profile-picture
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan 14 lainnya memberi reputasi
ugameh damai emoticon-angel
efek perut perih nahan laper emosi sulit di kontrol emoticon-Marah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
farhan.faf dan 9 lainnya memberi reputasi
Kirim ke North Korea aja yang kyk begini.
emoticon-army
profile-picture
profile-picture
profile-picture
oejank2nd dan 11 lainnya memberi reputasi
wkwkwk... lepasin di hutan saja
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gigbuupz dan 8 lainnya memberi reputasi
entah apa yang merasuki hingga berani sekali memukul emoticon-Hammer2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan 9 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Orang tau agama tapi setengah2 ya gini gans, bukannya menyelesaikan masalah malah menambah masalah. Belajar itu gak hanya cara beribadah tapi juga cara bermuamalah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
AbdChaniago dan 13 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Di masa pandemi seperti ini manusia lebih menunjukkan sifat aslinya.
Yang baik akan lebih kelihatan yang egois akan kelihatan,
dan yang kotoran unta dikasih nafas juga walaupun selama ini berlindung di balik topeng agama, akan kelihatan sifat aslinya pada akhirnya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
AbdChaniago dan 19 lainnya memberi reputasi
Habis dah ini orang
Alamat rumahnya tau
Udah disebarluaskan
Tinggak tunggu persekusi massal aja wkwk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
karepmoe.dewe dan 8 lainnya memberi reputasi
Dibanding disembuhin, mending suapin aja 1 sendok nasi tuh virus ke mulutnya biar cepat berpulang ke Hadirat-Nya. emoticon-Big Grin

profile-picture
profile-picture
profile-picture
odang007 dan 14 lainnya memberi reputasi
gembok dl.
bukan main ini jenggot jenglot
profile-picture
profile-picture
profile-picture
odang007 dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Halaman 1 dari 9


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di