CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Cerita Pernikahan di Minahasa, Duduk Berjarak hingga Wajib Gunakan Masker
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eb02d0ffacb955c0e01755c/cerita-pernikahan-di-minahasa-duduk-berjarak-hingga-wajib-gunakan-masker

Cerita Pernikahan di Minahasa, Duduk Berjarak hingga Wajib Gunakan Masker

Cerita Pernikahan di Minahasa, Duduk Berjarak hingga Wajib Gunakan Masker

Masker tak pernah lepas dari wajah dari Prayer dan Monic, dua sejoli yang melangsungkan pernikahan mereka di saat pandemi virus corona berlangsung. Tak hanya kedua mempelai, keluarga mempelai maupun pendeta yang memberkati ikatan suci di hadapan Tuhan, juga ikut menggunakan masker selama prosesi berlangsung.

Minggu (4/5), bertempat di gedung Gereja Masehi Injil di Minahasa (GMIM) Baitani, Kelurahan Taler, Kecamatan Tondano Timur, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, mempelai Prayer dan Monic, pasangan muda ini, tetap memutuskan menggelar pernikahan di tengah pandemi corona.

Apalagi, rencana pernikahan yang sudah mereka rancang sejak sebelum adanya virus corona ini, sudah mengalami penundaan beberapa kali. Namun, setelah berkonsultasi dengan banyak pihak, akhirnya pernikahan tersebut dilangsungkan, dengan mematuhi protokol kesehatan Coronavirus Disease 2019 (COVID-19).

Cerita Pernikahan di Minahasa, Duduk Berjarak hingga Wajib Gunakan Masker

Masker adalah hal yang paling utama harus digunakan oleh seluruh orang yang hadir dalam pemberkatan nikah. Selain itu, posisi duduk juga mengacu pada social distancing, dimana ada jarak 1,5 meter satu dengan yang lainnya.

"Khusus untuk di gereja, kami minta agar duduknya berjarak. Semua keluarga yang hadir dalam pemberkatan juga diharuskan pakai masker," kata Prayer, mempelai pria.

Dalam kesempatan itu, terlihat hanya ada 16 orang saja di dalam gedung gereja. Dari 16 orang itu, juga sudah termasuk pendeta dan petugas dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Minahasa.

Cerita Pernikahan di Minahasa, Duduk Berjarak hingga Wajib Gunakan Masker

Sementara itu, acara resepsi pernikahan ini juga tetap dilaksanakan di rumah mempelai wanita. Namun, lagi-lagi instruksi pemerintah untuk tidak mengumpulkan massa dalam jumlah yang besar dipatuhi oleh kedua mempelai muda ini.

"Hanya ada 25 orang saja yang kami persilahkan datang. Itupun tetap harus jaga jarak dan dilakukan bergantian. Kami patuhi semua petunjuk yang diberikan kepada kami," kata Prayer.

Prayer mengatakan dirinya tetap bahagia walaupun pernikahannya tak dihadiri oleh banyak orang. Menurutnya, sudah bisa melangsungkan pernikahan dengan istrinya, sudah sangat bahagia, karena memang rencana tersebut sudah ada sejak sebelum Pandemi Corona berlangsung.

"Saya sangat berharap agar wabah virus corona ini bisa secepatnya berakhir dan bisa beraktifitas seperti biasanya. Tadi juga kita berdoa bersama agar wabah virus corona ini cepat berakhir,” ujar Prayer kembali.

sumber berita

Pernikahan ditengah corona, semoga diberi keselamatan oleh tuhan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
balnus2019 dan 9 lainnya memberi reputasi
Contoh manusia yg punya otak. Melakukan kegiatan dengan tetap memperhatikan prosedur pencegahan covid19


Beda dengan kaum yg masih maksa beribadah rame rame disaat pandemi seperti ini
profile-picture
profile-picture
profile-picture
balnus2019 dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Nikahan pake SOP covid 19 emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
balnus2019 dan aloha.duarr memberi reputasi
sebenernya yg konyol itu aturannya. satu keluarga (inti) ngapain pake bikin jarak. dateng satu mobil, pulang ngumpul satu rumah

apa boleh buat, daripada acaranya batal
Diubah oleh kureno23q
Lihat 1 balasan
Bagus, ikuti saja himbauan Pemerintah maka anda akan selamat.
ane jumat lalu masih jamaah di masjid kaga napa-napa kok emoticon-Traveller
Munanjing

Cerita Pernikahan di Minahasa, Duduk Berjarak hingga Wajib Gunakan Masker
Lihat 23 balasan
Oalah baru tau emoticon-Bingung
Selamat berbahagia buat pasangan yg merid

profile-picture
apidazenko memberi reputasi


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di