CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Dia yang Menangisi Pernikahanku
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eaf04c4c82084188c5ff976/dia-yang-menangisi-pernikahanku

Dia yang Menangisi Pernikahanku

Dia yang Menangisi Pernikahanku

Sc: Pinterest
Edited by TS


Pernikahan
****

Napas bahagia menyeruak di dada. Berlomba dengan detak jantung untuk menggema. Sapuan make-up serupa sentuhan bidadari yang menenangkan. Bibir tak lepas senyum kala menatap pantulan diri. Gaun putih susu, jilbab syar'i, dan pernak pernik lainnya membuat sempurna. Ya, aku akan menikah. Melepas masa lajang yang selama menjadi dilema dan bahan candaan.

Siapa yang menyangka jika aku akan menikah secepat ini. Proses yang cepat dengan keharuan yang singkat.

Dia duduk di sana, tersenyum menatapku yang tersipu di depan cermin. Ah, apakah benar ini aku? Apakah aku cantik? Sepertinya iya. Buktinya dia tak lepas tersenyum.

Menunggu acara sakral itu, detakku tak jua melambat. Semakin berpacu dengan genderang bahagia. Aku akan menikah. Ya, sebentar lagi aku akan menjadi bagian dari hidup orang lain.

Mataku semakin buram kala kakak dari ayahku mengucap kalimat surga itu. Dengan mantap dijawab lelaki yang seminggu lalu melamarku. Dadaku sesak. Antara buncah bahagia yang akan meledak dan benih kesedihan yang dengan cepat tumbuh membesar. Ya, harusnya ayah yang ada di sana. Menjabat tangan lelaki yang memintaku baik-baik pada ibu.

Tangisku pecah. Air mata itu nyatanya tak mampu lagi bertahan. Meluncur begitu saja setelah aku resmi menjadi seorang istri. Harusnya ayah menyaksikan ini.

Semua berlalu begitu saja. Hingga mataku menangkap sebuah luka. Dia berdiri di sana, sendirian. Setelah menerima ucapan selamat dari orang-orang. Wajahnya sendu dengan mata berkaca-kaca.

"Rasanya baru kemarin aku memarahimu karena tidak mau memasak, tapi kini kamu sudah menikah. Kamu sudah besar."

Mungkin begitu kalimat yang akan dikatakan olehnya andai aku menghampiri dan memeluknya. Namun ... ah, aku terlalu lemah. Aku tak ingin meruntuhkan pertahanannya yang sudah rapuh. Aku tak ingin dia semakin menangis di depan banyak orang.

Semua acara berlalu. Biasa saja. Namun, dia tetap tidak biasa. Sendunya tak hilang. Tak banyak bicara hanya sesekali menatapku sekilas.

Tiba saatnya aku pulang. Bukan ke rumahnya, tapi ke rumah keluarga baru. Menjadi bagian dari orang baru. Dia semakin sendu. Apakah sesedih itu?

Tak ada yang istimewa hingga acara aku diserahkan selesai. Namun, aku memergoki kerapuhannya ketika dia hendak pulang. Gejolak kesedihan yang ditahan sejak kemarin, akhirnya terungkap. Dia memelukku erat. Menciumiku berkali-kali.

"Sering-sering pulang, ya. Jenguk mamak!"

Tuhan! Hatiku patah. Bukan! Hatiku remuk mendengarnya. Apakah dia sangat kehilangan aku?

Baturaja, 04032020
Catatan akad 21042020

Baca cerita lainnya
Cinderella Ngojek

Covid 19 Masuk Desa
profile-picture
profile-picture
profile-picture
abellacitra dan 39 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh amyjk02
saat hari bahagia, kita sering abai pada sosoknya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Yunie87 dan 5 lainnya memberi reputasi
yang kita lihat hanya senyum bahagianya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Yunie87 dan 5 lainnya memberi reputasi
padahal dia sedang patah hati. akan kehilangan kita;anaknya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Yunie87 dan 5 lainnya memberi reputasi
emoticon-Mewek terharu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Yunie87 dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
belah duren
Dia yang Menangisi Pernikahanku
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Yunie87 dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
pas malam pertamanya gmn itu yak emoticon-Bingung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Yunie87 dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Dia yang Menangisi Pernikahanku emoticon-Frown
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Yunie87 dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Sebuah kisah yang membuat haru itu gan, tapi memang itulah dinamika dunia ini. Sehingga tetap bersyukur saja dengan baik dan tengoklah simbokmu itu dengan baik dan seringkali.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Yunie87 dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Jangan lupa bersyukur, sist
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Yunie87 dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Begitulah hidup, ketika memasuki pernikahan, kita harus siap memasuki keluarga baru.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Yunie87 dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Pernikahan memang gerbang awal membina rumah tangga dan kehidupan yang baru, Sista.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Yunie87 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
semoga sakinah mawadah warahmah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Yunie87 dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Pernikahan yang bahagia adalah idaman setiap pasangan, menjadi Samawa adalah cita-cita
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Yunie87 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
selamat hari Ibu 10 Mei 2020
Love you all Mama
profile-picture
profile-picture
Yunie87 dan amyjk02 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
pernikahan adalah sakral. semoga membawa keberkahan dalam menjalani kehidupan selanjutnya...
profile-picture
profile-picture
Yunie87 dan amyjk02 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
semoga pernikahannya membawa kebahagiaan
profile-picture
Yunie87 memberi reputasi
haduuh rasa yang ingin kurasakan, tapi mungkin jika saatnya tiba aku akan sama nervous.nya hehe
profile-picture
Yunie87 memberi reputasi


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di