CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Berita Luar Negeri /
Kerap Ditargetkan Amerika, Ini 6 Alasan Laboratorium Wuhan Bukan Sumber Virus Corona
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eaece66337f93496b38d121/kerap-ditargetkan-amerika--ini-6-alasan-laboratorium-wuhan-bukan-sumber-virus-corona

Kerap Ditargetkan Amerika, Ini 6 Alasan Laboratorium Wuhan Bukan Sumber Virus Corona

Kerap Ditargetkan Amerika, Ini 6 Alasan Laboratorium Wuhan Bukan Sumber Virus Corona
]Sejak Wuhan menjadi episentrum awal wabah COVID-19Institut Virologi Wuhan (WIV) memang acap kali dijadikan target empuk bagi para pembuat teori konspirasi dunia. Bahkan, karena saking suramnya pengetahuan tentang bagaimana virus corona baru, SARS-CoV-2, bisa muncul, AS, hingga badan intelijen global 'Lima Mata', kompak ingin membuktikan bahwa wabah COVID-19 bercokol di WIV.

Sementara itu, berbagai pernyataan hingga klaim pada dasarnya mengarah pada bagaimana prosedur keamanan WIV dinilai tidak aman hingga akhirnya menyebabkan kebocoran virus. Namun, di tengah gencarnya tudingan dari para politisi, intelijen, hingga ahli konspirasi dunia, para ilmuwan juga mempunyai pendapat sendiri.

Berbeda dari spekulasi yang tengah  berkembang, para ilmuwan justru menyebutkan berbagai alasan mengapa WIV bukan sumber SARS-CoV-2 dan laboratorium ini hanyalah menjadi 'korban permainan politik' belaka.

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO pada Minggu (3/5) merangkum 5 alasan dari para ilmuwan global yang mengklaim bahwa virus SARS-CoV-2 tidak berasal dari WIV.

1. Sampel laboratorium tidak cocok dengan virus corona baru

WIV memang diketahui sibuk mempelajari virus corona kelelawar, khususnya yang terkait dengan keluarga virus penyebab Sindrom Pernapasan Akut Parah (SARS). Pun, para peneliti WIV sempat menerbitkan penelitian terkait dengan virus corona SARS pertama (2003) dan virus corona kelelawar lain, sembari mengingatkan dunia bahwa wabah virus corona SARS atau MERS di masa mendatang akan berasal dari kelelawar.

Karena inilah, meski belum ada bukti konkret, ahli teori konspirasi hingga AS getol meyakini bahwa entah bagaimana, virus corona baru penyebab COVID-19 ini telah bocor dari laboratorium Wuhan. Sementara, selain SARS-1, salah satu jenis virus yang gencar diselidiki WIV adalah RaTG13, virus yang ditemukan di sebuah gua di Yunnan pada 2013 lalu.

RaTG13 sendiri memang memiliki 96 persen kesamaan genom dengan SARS-CoV-2, dan inilah mengapa ia dinilai menjadi kerabat terdekat yang diketahui para ilmuwan. Meski begitu, para ahli virologi menyebutkan bahwa sangat tidak mungkin SARS-CoV-2 adalah pengembangan dari RaTG13 lantaran 4 persen genom saja memiliki perbedaan puluhan tahun dalam dunia evolusi. 

"Tingkat perbedaan urutan genom antara SARS-CoV-2 dan RaTG13 setara dengan rata-rata 50 tahun (dan sedikitnya 20 tahun) perubahan evolusi. Karena itu, SARS-CoV-2 tidak berasal dari RaTG13," kata Edward Holmes, seorang profesor di University Of Sydney yang pada tahun ini telah menerbitkan enam makalah akademik tentang genom dan asal-usul SARS-CoV-2, dalam sebuah pernyataan.

2. Kemungkinan transmisi hewan ke manusia di luar jauh lebih tinggi daripada virus yang menginfeksi manusia di dalam laboratorium

Ahli ekologi penyakit AS sekaligus Presiden EcoHealth AlliancePeter Daszak, optimis bahwa SARS-CoV-2 berasal dari kelelawar dan melompat ke orang-orang di suatu tempat (kemungkinan di China). Dalam penjelasannya, Daszak lantas mengungkapkan bagaimana peluang transmisi virus dari ratusan juta kelelawar di Asia Tenggara jauh lebih besar daripada penularan yang dinilai mungkin bisa terjadi di dalam sebuah laboratorium virologi.

Pasalnya, setelah belasan tahun meneliti virus berbahaya yang bersembunyi di satwa liar, Daszak menemukan fakta bagaimana seluruh sampel warga Yunnan, yang memiliki antibodi terhadap virus-virus corona kelelawar hanyalah 3 persen saja. Alhasil, menurut analisis, 1-7 juta orang bisa terinfeksi virus kelelawar hanya dalam satu tahun saja.

"Bandingkan itu. Jika Anda melihat laboratorium di Asia Tenggara yang memiliki virus corona, mungkin hanya ada dua atau tiga (jenis) dan mereka pun (dijaga) dengan keamanan tinggi. Institut Virologi Wuhan memang memiliki sejumlah kecil virus corona kelelawar. Namun, mereka bukan (virus corona baru), SARS-CoV-2. Mungkin ada setengah lusin orang yang bekerja di laboratorium itu. Jadi mari kita bandingkan 1 juta hingga 7 juta orang setahun dengan setengah lusin orang. Itu tidak logis," terang Daszak.

3. Absennya diskusi global tentang virus baru sebelum wabah COVID-19 muncul


Sudah bukan rahasia lagi bahwa, seperti warga lainnya, para ilmuwan juga gemar bergosip tentang jenis virus baru. Namun hingga kini, belum ada laporan terkait adanya desas-desus, gosip, atau bahkan obrolan tentang virus baru sebelum COVID-19 muncul.

"Alasan mengapa saya tidak terlalu menekankan (teori kebocoran laboratorium) adalah tidak adanya obrolan sebelum munculnya virus ini (SARS-CoV-2)... Dan jika tidak ada yang lain, komunitas ilmiah cenderung sangat suka bergosip," ucap Dennis Carroll, mantan Direktur Badan Pembangunan Internasional AS (USAID) sekaligus Kepala Global Virome Project.

"Jika ada yang baru, virus yang berpotensi berbahaya yang telah diidentifikasi, beredar di alam, dan dibawa ke laboratorium, (pasti) sudah ada obrolan tentang itu. Dan ketika Anda melihat ke belakang secara retrospektif, tidak ada obrolan apa pun tentang penemuan virus baru. Orang-orang akan kembali dan mengatakan China adalah China, mereka akan menekan informasi itu. Tetapi para ilmuwan China, saya pikir, sama-sama suka berteman dengan ilmuwan lain," tambahnya.

4. Biosafety Level dari WIV ada di tingkatan tertinggi


Pada dasarnya semua laboratorium yang mempelajari virus dan bakteri wajib mengikuti sistem yang dikenal sebagai standar Biosafety Level (BSL). Kemudian, empat tingkatan, yang tergantung pada jenis agen biologis yang dipelajari dan tindakan pencegahan penahanan yang diperlukan untuk mengisolasi mereka.

Sementara, WIV sendiri diketahui adalah laboratorium dengan Biosafety Level 4 (BSL-4), level tertinggi dan dicadangkan untuk laboratorium yang berurusan dengan patogen paling berbahaya. Dengan prosedur keselamatan yang superketat, fasilitas hingga alat perlindungan para ilmuwan WIV pun disebutkan sangat aman.

"Di lapangan, mereka (ilmuwan WIV) mengenakan alat pelindung diri yang ekstrem, termasuk beberapa lapis sarung tangan, pelindung mata, setelan seluruh tubuh, dan masker. Sampel yang dikumpulkan dari kelelawar, segera terbagi antara beberapa vial yang mengandung bahan kimia yang menonaktifkan virus, dan wadah lain yang membuat virus tetap hidup. Ketika sampel dipelajari, para peneliti kemudian hanya menggunakan yang tidak aktif dan tidak menular," ucap ahli epidemiologi di Universitas California, Jonna Mazet.

5. Ilmuwan WIV dinilai sangat kompeten

Selain dicap memiliki standar keamanan level tinggi, para peneliti WIV, khususnya virologi kelelawar Shi Zhengli juga dinilai sangat kompeten oleh ilmuwan dunia. Selain Daszak, beberapa ilmuwan lain yang pernah bekerja dengan para peneliti WIV juga mengaku bagaimana para peneliti WIV tidak hanya ahli, tetapi juga sangat pekerja keras.

"Saya telah bekerja di laboratorium ini pada berbagai kesempatan selama 2 tahun terakhir ini. Saya secara pribadi dapat membuktikan kontrol yang ketat dan tindakan pengendalian yang diterapkan saat bekerja di sana. Staf di WIV sangat kompeten, pekerja keras, dan ilmuwan yang sangat baik dengan rekam jejak yang luar biasa," tulis Danielle Anderson, Direktur Ilmiah Laboratorium Duke-NUS Medical School ABSL3.

"Laboratorium Wuhan canggih dalam hal sistem dan protokol keselamatan dan keamanan, dan karena (Laboratorium Nasional Galveston di AS) telah membantu melatih banyak dari mereka (peneliti) dan memiliki beberapa program kolaborasi. Saya yakin mereka sangat profesional, yang membuat kemungkinan kecelakaan (kebocoran) jauh," tambah Gerald Keusch, seorang profesor kedokteran dan kesehatan internasional dan direktor asosiasi dari Laboratorium Penyakit Menular Nasional Universitas Boston.

6. Virus COVID-19 dinilai hasil alam alias bukan senjata kimia

Sebelum teori kebocoran laboratorium muncul, tidak sedikit pihak yang juga menyebutkan kemungkinan bahwa virus SARS-CoV-2 adalah hasil rekayasa manusia alias senjata kimia yang mungkin dibuat oleh China. Namun, teori ini terus dibantah oleh berbagai ilmuwan dunia dengan alasan bahwa virus baru ini bukanlah sesuatu yang bisa dirancang oleh manusia.

"Tidak ada (alasan) apa pun terkait dengan gagasan bahwa virus berasal dari laboratorium sebagai percobaan bioweapon (senjata biologi)," ucap Paul Friedrichs yang kini menjabat sebagai ahli bedah Staf Gabungan AS.

"Semua bukti sejauh ini menunjuk pada fakta bahwa virus COVID-19 secara alami berasal dari bukan buatan manusia. Jika Anda mau mendesainnya (virus) di laboratorium, perubahan urutan tidak masuk akal karena semua bukti sebelumnya akan memberitahu Anda bahwa cara tersebut akan membuat virus lebih buruk. Tidak ada sistem di laboratorium (manapun) yang bisa (digunakan) untuk membuat beberapa perubahan (urutan genom)," tambah ahli imunologi Nigel McMillan dari Menzies Health Institute Queensland.

"Ini memiliki terlalu banyak fitur berbeda, beberapa di antaranya berlawanan dengan intuisi," dukung Robert Garry, seorang ahli virus dari Universitas Tulane di New Orleans.

"Berdasarkan genom dan sifat virus, tidak ada indikasi sama sekali bahwa itu adalah virus hasil rekayasa," imbuh Richard Ebright, seorang profesor biologi kimia dari Rutgers University, New Jersey, AS.


https://akurat.co/news/id-1104556-re...-virus-corona
profile-picture
profile-picture
profile-picture
4iinch dan 23 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Akong.Jiugui
Halaman 1 dari 2
kenyataannya
turis china itu paling banyak travel ke negara-negara asia lainnya
daripada travel ke eropa amerika

jadi kenapa negara-negara asia jauh lebih sedikit positif corona
daripada kasus positif corona di negara barat macam eropa,amerika
corona terparah di dunia adalah amerika ,diikuti eropa
https://www.worldometers.info/coronavirus/

amerika & sekutunya sibuk mau cari ribut
negara barat macam amerika & eropa itu memang memalukan
sendiri tak becus lelet tangani corona
cuma bisa jadikan china sbg kambing hitam utk disalahkan
saking miskinnya amerika & eropa sampai mau peras duit tuntut china atas pandemi corona

waktu pandemi flu 1918 asal eropa
Pandemi 1918 menyebabkan sekitar 50 juta orang tewas di seluruh dunia
apa ada negara2 asia yg salahkan serta mau tuntut duit pada eropa ?

semoga pandemi corona tetap berpusat serang amerika & eropa
semoga asia tetap tidak separah amerika & eropa
persetan sama anak asia pemuja barat di kaskus ini !!!!

profile-picture
profile-picture
profile-picture
diamondchest dan 3 lainnya memberi reputasi
]paus(pope) saja bilang bahwa pandemi itu adalah respon/reaksi alam
cuma orang paok miskin saja yang mau tuntut minta duit atas pandemi ( wabah)

Tuhan geleng-geleng kepala & tersenyum
melihat kebodohan bule barat keturunan eropa
yg saking tololnya sampai mau tuntut minta duit atas pandemi corona
jangan lupa trump si bule paok presiden amerika itu juga keturunan erropa

Kerap Ditargetkan Amerika, Ini 6 Alasan Laboratorium Wuhan Bukan Sumber Virus Corona[[
profile-picture
profile-picture
profile-picture
diamondchest dan 3 lainnya memberi reputasi
kenapa tak sekalian saja klaim pandemi flu 1918 juga dari laboratorium
emoticon-No Hope :
profile-picture
profile-picture
profile-picture
diamondchest dan 2 lainnya memberi reputasi
Hati hati propaganda sinophobia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
diamondchest dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
pandemi covid-2019 & pandemi flu 1918
sama-sama berasal dari alam bukan buatan manusia

negara2 bule barat macam as & eropa memang selalu menderita parah akibat pandemi
sekarang yg terparah kena pandemi corona adalah negara2 barat ( amerika & eropa)
dulu waktu pandemi flu 1918 ..
negara barat macam amerika & eropa juga menderita parah

Kerap Ditargetkan Amerika, Ini 6 Alasan Laboratorium Wuhan Bukan Sumber Virus Corona
profile-picture
profile-picture
juraganind0 dan Akong.Jiugui memberi reputasi
Diubah oleh ex.pasienRSJ
ts nya bajingan epileptic paok westernphobia pemuja pkc mengleng emoticon-Najis emoticon-Betty

emoticon-Om Telolet Om! digilas mati aja orang ahyan itu !!!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
cicimilano dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh TheTrueMayhem
ignore dulu ID yg oot di thread
persetan sama anak asia pemuja barat di bpln i

profile-picture
profile-picture
cicimilano dan juraganind0 memberi reputasi
profile-picture
profile-picture
cicimilano dan juraganind0 memberi reputasi
ini thread isinya klonengan-klonengan Arie Tampubolon Ahyan lagi monolog emoticon-Najis (S) emoticon-Najis (S) emoticon-Betty (S)

hati-hati sama propaganda 50 cent Army Westernphobia emoticon-Betty (S) emoticon-Betty (S) emoticon-Betty (S)
profile-picture
kingoftki memberi reputasi
emoticon-Sundul Up emoticon-Sundul
fiive eyes ( lima mata ) apanya !!!
kalian itu hanyalah satu gang kumpulan bule paok keturunan eropa !!!

emoticon-Najis emoticon-Wkwkwk

Diubah oleh ex.pasienRSJ
Sudah minum kencing babi blm gan emoticon-Toast
profile-picture
cicimilano memberi reputasi
amerika memang sudah biasa sembarangan main tuding .
cuma sekutu amerika saja yg mau termakan propaganda amerika
ikutan tolol
lihat aja tuduhan amerika pada irak mengenai senjata pemusnah massal
sekutu amerika juga ikutan tolol


profile-picture
profile-picture
cicimilano dan ex.pasienRSJ memberi reputasi
sampai sekarang Lab Wuhan masih buka
sedangkan Lab Fort Detrick sudah ditutup tahun 2019
Kenapa Laboratorium Fort Detrick amerika itu ditutup tahun 2019 ?
kemungkinan besar ,bisa jadi virus corona berasal dari amerika
pantas jumlah org terjangkit corona di amerika itu terbanyak no 1 di dunia
china cuma dijadikan kambing hitam oleh amerika
profile-picture
ex.pasienRSJ memberi reputasi
Diubah oleh Akong.Jiugui
lab wuhan sampai skrg masih buka

sedangkan lab fort detrick amerika sudah itutup thn 2019
profile-picture
cicimilano memberi reputasi
Lihat 1 balasan
emoticon-No Hope amerika memang sudah terkenal suka memfitnah
sumber virus corona itu dari alam ..
seperti halnya dengan virus flu 1918 itu
suruh bule paok keturunan eropa itu stop tunjukkan ketololan di dunia ini lagi dgn fitnah ini itu
profile-picture
Akong.Jiugui memberi reputasi
bule keturunan eropa itu klaim punya bukti china yg buat virus corona
kok sampai skrg bule keturunan eropa tak berani pergi langsung serang negara china
dulu waktu kalian bule keturunan eropa klaim bilang punya bukti irak ada senjata pemusnah massal
langsung kalian gerombolan bule keturunan eropa pergi keroyok serang negara irak sampai hancur

sudah pasti itu hanya fitnahan hoax belaka dari bule keturunan eropa
profile-picture
profile-picture
dirumah.saja dan Akong.Jiugui memberi reputasi
Diubah oleh ex.pasienRSJ
emoticon-fuck bajingan itu yang suka salahkan orang atas pandemi
pandemi itu berasal dari alam bukan buatan manusia
profile-picture
dirumah.saja memberi reputasi
emoticon-No Hope kenapa amerika itu suka sekali cari keributan di dunia
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di