CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Penjual Rawon yang Baik Hati
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eaea5c3facb9575f40787d4/penjual-rawon-yang-baik-hati

Penjual Rawon yang Baik Hati


Penjual Rawon yang Baik Hati

Halo gan sis. Bagaimana puasanya, masih penuh atau sudah ada yang bolong - bolong? Semoga tetap lancar ya. Di bulan puasa ini, banyak kebaikan tersebar dimana - mana. Salah satu contohnya adalah apa yang ane alami kemarin.

Thread ini bukan bercerita tentang ane melakukan kebaikan, tapi justru sebaliknya orang lain yang memberi kebaikan kepada ane. Dan ane pikir, walau itu tampak sepele, tapi nyatanya bisa memberikan dampak besar bagi ane.

Jadi ceritanya kemarin - kemarin ane pergi ke warung buat beli nasi. Ane beli nasi, sama lauk - pauknya sekalian. Total belanjaan ane dua puluh ribu, jadi ane memberi selembar uang dua puluh ribu kepada si ibu penjual. Mestinya sudah selesai sampai disitu kan ya.

Begitu ane mau balik, tiba - tiba si ibu itu memanggil ane sambil melambaikan tangannya. "Mas, mas, tunggu sebentar."

Lalu ibu itu menghampiri ane dengan agak tergopoh - gopoh. Beliau lalu mengeluarkan uang sepuluh ribu dan memberikannya kepada ane. Beliau bilang, "Ini kembaliannya".

Melihat itu, ane jadi bingung. Bukannya tadi ane belanja uangnya sudah pas? Lah ini kok dikasih kembalian.

Setelah ane tanya, ibu itu bilang dulu ane pernah belanja disitu tapi belum dikasih uang kembalian. Jadi uang itu adalah uang kembalian dari belanja ane yang dulu. Waktu itu, menurut beliau, ane beli rawon sepuluh ribu. Uang ane dua puluh ribu, mestinya kembali sepuluh ribu kan.

Penjual Rawon yang Baik Hati
Sumber: https://i2.cdn.turner.com/money/dam/...s-1024x576.jpg

Tapi karena warung baru buka dan belum ada uang kembalian, ibu itu meminta ane untuk kembali ke warungnya nanti buat ambil kembalian. Ane yang waktu itu sedang terburu - buru mikir, ya sudahlah enggak apa - apa, besok aja kesini lagi. Tapi setelah itu ane lupa dan enggak kesana dalam waktu lama. Baru kali ini ane kesana lagi. Dan yang bikin ane tidak menyangka adalah si ibu ini masih ingat.

Sebenarnya yang ane perhatikan bukan masalah uangnya sih. Ane cuma heran, kenapa ibu itu masih ingat. Padahal kalau dingat - ingat lagi, kejadian itu sudah lama banget, mungkin sudah setahun lebih.
Karena ane kagum dan tersentuh dengan sikap beliau, ane ambil uang kembalian itu, lalu ane pakai uang itu buat beli rawon lagi.

Si ibu mulanya tampak agak kaget juga sih, tapi dia lantas tersenyum dan menerima uang tadi, lalu membungkus rawon pesanan ane. Setelah itu, baru ane pulang ke rumah. Kejadian itu menurut ane sepele, tapi bisa memberikan dampak kepada ane. Kenapa? Berikut alasannya.

1. Si ibu penjual mengajarkan ane untuk komitmen dalam pekerjaan
Menjalani pekerjaan apapun kalau disertai komitmen akan baik. Seperti si ibu tadi, setahun lalu dia bilang akan mengembalikan uang kalau sudah ada. Pas ane ke warungnya, dia benar - benar melakukan itu. Dengan komitmen dalam pekerjaan yang dilakukan seseorang, tidak hanya akan memuaskan hasrat dirinya saja tapi juga bisa memberi manfaat kepada sekitar.

2. Si ibu penjual mengajarkan ane untuk berinisiatif dalam kebaikan walau tanpa diminta
Sebenarnya, kalau ane jadi ibu penjual tadi, ane bisa saja pura - pura tidak ingat dan tidak mengembalikan uang kepada pembeli. Tapi nyatanya ibu itu tidak begitu. Walau ane sudah lupa sama sekali sehingga ane tidak meminta kembalian, justru si ibu itu malah berinisiatif mengingatkan dan mengembalikan uang ane.

3. Si ibu penjual mengajarkan ane cara berjual beli dan berdagang yang fair
Dalam bisnis atau dagang, semua mencari keuntungan. Ane kadang menemui penjual yang terlalu fokus mengejar keuntungan semata dan mengabaikan transaksi yang win - win solution. Contohnya adalah beberapa hari lalu ane beli pulsa di konter, biasanya harganya dua puluh satu ribu. Tapi kebetulan waktu itu yang menjual orangnya beda dari biasanya. Dia kasih harga dua puluh dua ribu. Ane rasa ini kurang fair dan tak pantas ditiru. Beda dengan si ibu penjual rawon tadi. Beliau tetap mengembalikan uang ane walau sudah setahun tidak ane ambil. Ane rasa fair yang macam begini yang dapat membuat pembeli senang.

4. Si ibu penjual mengajarkan ane cara membangun kepercayaan konsumen
Dalam dunia usaha juga perlu brand atau ciri khas. Ciri khas ini yang dapat membantu konsumen agar dia mau berhubungan dengan penjual dan akan kembali berbisnis dengannya. Seperti ibu penjual tadi, karena dia telah menunjukkan itikad baiknya dalam bentuk mengembalikan uang ane, maka lebih mudah bagi ane untuk berbelanja disana lagi.

Jadi itulah gan sis, kebaikan kecil yang pernah ane terima. Berkat kejadian itu, ane merasa malu untuk tidak mencontoh perbuatan si ibu penjual tadi. Dan ane juga sadar, walau masalah ada dimana - mana tapi kebaikan juga selalu bisa mengimbanginya. Jadi mari berbuat kebaikan semampunya, dan perhatikan kalau kebaikan kecil itu akan berdampak besar kepada sekitar. Semoga terinspirasi and keep ngaskus.

Spoiler
SS Cendol
Penjual Rawon yang Baik Hati
Penjual Rawon yang Baik Hati
Penjual Rawon yang Baik Hati


profile-picture
profile-picture
profile-picture
infinitesoul dan 9 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh telah.ditipu
Amankan pertamax
Quote:


keduax


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di