CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Oknum RT di Tangerang yang Minta Jatah dari Bansos Diproses Polisi
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eae1e02f4ae2f28903b849e/oknum-rt-di-tangerang-yang-minta-jatah-dari-bansos-diproses-polisi

Oknum RT di Tangerang yang Minta Jatah dari Bansos Diproses Polisi

Oknum RT di Tangerang yang Minta Jatah dari Bansos Diproses Polisi

Bupati Tangerang, A Zaki Iskandar mengatakan oknum RT yang memotong bantuan di Desa Telok telah diproses oleh pihak kepolisian. Zaki juga telah mengarahkan jajarannya agar tidak melakukan hal serupa.

“Udah dilaporin ke Polsek sudah dikasih imbauan semuanya,” kata Zaki saat dihubungi, Sabtu (2/5/2020).

Zaki meminta tegas kepada seluruh jajarannya untuk tidak mengambil keuntungan dari bantuan sosial saat pandemi Corona. Jika masih ditemukan adanya pungutan, Zaki akan melaporkan langsung dan menyerahkan ke pihak kepolisian.

“Semua dilewat camat dikasih RT/RW seluruh kecamatan jangan ada lagi pungutan, kalau ada pungutan langsung aja diproses polisi sekarang,” ujarnya.

Sebelumnya Kapolsek Kresek AKP Suryana menjelaskan, begitu informasi ada oknum RT yang memotong bantuan warga pada Jumat (1/5) kemarin, kepala desa langsung memanggil seluruh RT. Ternyata, ada satu RT di Desa Telok yang meminta jatah dari bansos pemerintah.

AKP Suryana mengatakan bahwa si RT ini meminta jatah dengan bahasa minta uang rokok karena ketua RT ini melakukan pendataan ke warga penerima bansos. Ketua RT ini minta jatah Rp 50 sampai Rp 100 ribu.

“Uangnya sudah dikembalikan, jumlahnya ada yang Rp 50 ribu, ada yang Rp 100 ribu. Cuma sudah dipulangin semua,” kata AKP Suryana, Sabtu (2/5/2020).

Masalah ini sendiri menurut Camat Kresek HA Zaenudin diselesaikan secara musyawarah, tidak dibawa ke jalur hukum. Uang yang diambil ketua RT Kampung Pulo itu dikembalikan ke warga penerima bansos.

“Intinya sudah kekeluargaan, musyawarah tidak jalur hukum. Kemarin dari polres juga sudah datang,” ujar Zaenudin dihubungi terpisah.



sumber: http://www.wartaregional.com/2020/05...proses-polisi/
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nurulnadlifa dan 18 lainnya memberi reputasi
LAKI!! pinter cari rejeki!!LAKI!emoticon-Leh Uga
profile-picture
extreme78 memberi reputasi
Kalo masih selesai dengan kekeluargaan ya susah..
Disuruh kerja sosial kek di puskesmas, rs, wisma atlet..
profile-picture
profile-picture
Kepala.Jenggot dan extreme78 memberi reputasi
Pungli ya ???

Sudah mendarah daging kayanya

Apalagi diselesaikan cuma dgn kekeluargaan doang
profile-picture
extreme78 memberi reputasi
The power of materai Rp. 6.000,00
salah sendiri preman kang palak dijadiin RT
emoticon-Ngakak
preman keciduk
Uang jemput, modus biasa itu.
Mending dihapus aja semua produk hukum termasuk korps bronis dibubarkan, apapun masalahnya semua bisa diselesaikan dgn "KEKELUARGAAN"
Diubah oleh entecavir
seperti biasa selesai dengan materai 6 rebu emoticon-Nohope
belajar dlu te sama milenial yg dapet trilyunan
gebugin ajalah!
Setiap masalah cukup diselesaikan dengan 1 kata "MAAF". Ajibb bener emoticon-Wow
Enak yah hidup di indonesia....

Abis maling tinggal minta maap balikin duitnya kelar


Minimal ludahin mukanya dulu lah
Lihat 1 balasan
koq secara musyawarah, secara hukum donk biar hukuman mati. .
Lihat 1 balasan
Ingat, kita baru kesusahan. Jangan mengambil keuntungan.
Astaghfirullah, masa sih masih ada yang mengambil kesempatan dalam kesempitan???
Quote:


kalau ada mohon ditindak tegas ya pak


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di