CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Tech / Computer Stuff /
Transformasi Digital, Respon Menghadapi Peluang dan Tantangan
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eaceeef4601cf5576448e84/transformasi-digital-respon-menghadapi-peluang-dan-tantangan

Transformasi Digital, Respon Menghadapi Peluang dan Tantangan

Transformasi Digital, Respon Menghadapi Peluang dan Tantangan.


Digitalisasi Bisnismenjadi topik hangat akhir-akhir ini, hal ini tak lepas dari faktor kemajuan teknologi digital & meningkatnya pengguna internet di Indonesia. Seperti yang kita tahu bahwa dalam kurun waktu 10 tahun terakhir seolah menjadi titik dimulainya era baru yaitu Era Digital. Bahkan perubahan tersebut diiringi dengan sejumlah narasi perubahan seperti Revolusi Industri 4.0 hingga pada isu transformasi digital.

Perkembangan teknologi digital sangat berkembang pesat, bahkan setiap tahunnya banyak pengembang teknologi merilis teknologi barunya. Dalam dunia gadget saja, satu produsen smartphone bisa merilis 3 produk barunya bahkan lebih, tentu dengan sematan teknologi terbaru yang mereka punya. Selain itu, kini muncul berbagai ‘fenomena’ di dunia digital, dimana banyak bermunculan startup yang mengusung konsep-konsep brilian mengenai teknologi digital. Bermunculan aplikasi-aplikasi dengan fungsi dan manfaat yang cukup membantu dan beberapa memiliki keunikannya masing-masing.

[img]https://cdn-images-1.medium.com/max/1200/1*M7BxRh69WJmspgjsArP08A.jpeg[/img]


Trend ini dianggap positif bagi beberapa kalangan, sebab aplikasi-aplikasi yang dihasilkan oleh startup dapat membantu memudahkan aktifitas manusia. Dan jika kita melihat tren ini dari perspektif pengembang aplikasi, tentu ini adalah sebuah peluang yang menggiurkan. Setiap pengguna aplikasi adalah market yang bisa menghasilkan pendapatan bagi mereka. Sebagai contoh adalah aplikasi Zoom, siapa yang bakal mengira di tengah krisis seperti ini, Zoom mampu menghasilkan pendapatannya hingga 66 Triliun. Fenomena ini seolah melawan ‘Hukum Nalar’, disaat ekonomi dunia sedang terpuruk, beberapa bisnis dibidan digital justru meraup untung. Lantas bagaimanakah teknologi digital dilihat dari perspektif pelaku usaha konvensional ?

Apa itu Digitalisasi Bisnis ?

Dari beberapa ulasan tentang fenomena digital sebelumnya, sudah cukup menggambarkan betapa meriahnya euforia dunia terhadap dunia digital. Namun bagaimanakah pengaruh perkembangan teknologi digital bagi pelaku usaha ? Digitalisasi bisnis merupakan suatu istilah yang digunakan untuk melakukan perubahan komunikasi, interaksi dan fungsi bisnis menjadi digital. Dalam Penerapan tersebut, digitalisasi menjalanan transformasi pada proses bisnis, model, dan juga bisnis yang diaplikasikan pada teknologi digital. Dalam pembahasan yang lebih sederhana, digitalisasi bisnis adalah perubahan proses bisnis dari proses konvensional ke proses virtual. Transformasi digital tersebut tersebut meliputi penerapan sistem pada perusahaa hinggi pada proses transaksi.


Transformasi Digital : Peluang dan tantangannya

Kehadiran Teknologi Digital lambat laun telah mengambil sebagian perannya di berbagai sektor kehidupan, mulai dari sektor kesehatan, militer, hingga bisnis. Peranan tersebut membuat beberapa pergeseran pola prilaku masyarakat, termasuk dalam pola transaksi. Momentum ini kemudian dimanfaatkan oleh beberapa marketplacedalam meraup pendapatan. Terlebih pengguna internet yang terus meningkat, tentu itu adalah sinyal positif bagi pelaku usaha. Melihat pasar yang luas dengan jumlah jutaan, merupakan suatu peluang yang menggiurkan. Sebagai contoh, startup yang beberapa waktu lalu di nobatkan sebagai unicorn bahkan sudah menyandang status sebagai start up dekacorn dalam kurun waktu kurang dari 10 tahun. ini merupakan fenomena fantastis yang menggambarkan peluang yang masih terbuka lebar.

Peluang ini juga harus dapat dimanfaatkan oleh pelaku Usaha kecil menengah, digitalisasi bisnis menjadi sangat diperlukan sebab peluang penjualan produk yang tidak mengenal batasan wilayah. UMKM bisa memasarkan produk unggulannya keberbagai wilayah di Indonesia bahkan hingga mancanegara. Namun digitalisasi bisnis tidaklah tentang peluang saja, tentu ada berbagai macam tantangan yang harus dihadapi para pelaku usaha, seperti wawasan digital dan juga infrastruktur yang harus dipersiapkan. Terkait pembiayaan atau modal untuk membangun sistem digital, kamu bisa melakukannya secara bertahap. Dimulai dari membangun sistem digital yang paling urgent terlebih dahulu. Menurut penulis, sistem digital merupakan sistem yang cukup efektif dan efisien juga dikelola dengan baik, maka sistem digital yang kamu bangun akan mencapai target yang kamu inginkan dengan budget yang normal (Tidak terlalu besar/boros). Kuncinya adalah perbanyak wawasan digital kamu, sebab semakin banyak kamu tahu tentang teknologi digital, kamu akan semakin tahu juga apa yang terbaik untuk bisnis kamu.


Transformasi Digital : Apa yang perlu dipersiapkan ?

Digitalisasi bisnismenjadi sangat penting, sebab telah terjadi peralihan pola prilaku manusia yang lebih banyak melibatkan teknologi dalam setiap aktifitasnya. Sinyal ini perlu ditanggapi para pelaku bisnis sebagai salah satu perubahan positif yang perlu dipersiapkan kebutuhannya dalam berbisnis.

Bagi kamu yang memang tertarik dengan dunia digital ini dan memiliki kemampuan IT serta memiliki konsep bisnis yang relevan, kamu patut mempersiapkannya secara matang. Sebab, selain beberapa kemampuan yang harus kamu miliki, kamu juga perlu punya rencana tentang pembiayaan atau modal untuk berkecimpung di dunia ini. Dunia digital, selain memiliki peluang yang sangat menggiurkan, juga memiliki tantangan yang cukup berat. Sebab, kamu akan dihadapkan oleh persaingan yang ketat. Modal yang cukup besar juga harus kamu siapkan, konon ada beberapa startup hingga saat ini belum mengambil keuntungan dari aplikasi yang dibuat. Tentu sudah bisa dibayangkan bukan ?

Sedangkan bagi kamu pelaku bisnis konvensional yang berhijrah menuju sistem digital, ada beberapa yang perlu kamu persiapkan sebelum kamu akhirnya bertransformasi. Beberapa hal tersebut adalah mematangkan konsep dari bisnis kamu agar transformasi digital bisa dilakukan tanpa mengubah jati diri dari bisnis atau brand kamu. Hal tersebut dinilai penting, sebab digitalisasi tidak hanya tentang eksistensi bisnis kamu dalam bentuk digital tapi juga tentang ingin eksis yang seperti apakah bisnis kamu ? Carilah pembeda antara bisnis kamu dengan bisnis yang lainnya.

Point berikutnya yang harus kamu siapkan adalah tentang pilihan sistem informasi digital yang mau kamu gunakan. ada beberapa yang tersedia dan sering digunakan, misalnya website dan aplikasi berbasis android. Media sosia juga cukup berperan penting di era bisnis digital untuk membangun perhatian publik melalui media sosial. Selanjutnya kamu perlu menyusun rencana dan strategi bisnis kamu yang tentu dengan mengintegrasikan sistem digital yang kamu pakai. Kamu akan menemui berbagai macam istilah yang digunakan di dunia digital, seperti Digital marketing, digital campaign, SEO, SEM, dan istilah-istilah lainnya yang harus kamu pelajari agar strategi yang kamu rancang sesuai target bisnis kamu.

Dan yang terakhir yang perlu kamu persiapkan untuk melakukan transformasi digital adalah menyiapkan sumber daya manusia. Kamu tidak bisa melakukan transformasi digital dalam bisnis kamu sendirian. Kamu butuh tim untuk mensukseskan hal tersebut. sebab kebutuhan yang harus kamu penuhi untuk membangun sistem digital dalam bisnis kamu sangat banyak. Dalam satu sektor digital saja, sebutlah media sosial, kamu perlu tim untuk menyiapkan konten yang menarik disertai dengan penyajian yang menarik dengan sentuhan desain grafis. di sektor digital lainnya adalah website, kamu butuh tim untuk membuat tampilan website yang menarik dengan performa yang optimal baik dari segi kemudahan pengaksesan hingga performa website pada mesin pencarian.


Transformasi Digital terkendala modal ?

Salah satu hal penting yang perlu kamu persiapkan untuk melakukan transformasi digital pada bisnis kamu adalah Pembiayaan atau Modal. Namun muncul pertanyaan, bagamanakah jika kita tidak memiliki cukup banyak modal untuk melakukan itu

Kamu tidak perlu bingung, pertama yang harus kamu lakukan adalah menentukan skala prioritas. Menentukan mana yang urgent atau benar-benar dibutuhkan dalam bisnis dan mana yang sifatnya penunjang saja. Contoh misalnya, dalam bisnis kamu, kamu memerlukan sebuah sistem pemesanan produk yang terintegrasi dengan database stok baran. namun kamu juga merasa pengelolaan media sosial bisnis kamu perlu dilakukan untuk membuat calon konsumen tertarik. Maka menurut penulis, hal yang perlu kamu priotitaskan terlebih dahulu adalah kebutuhan bisnis kamu terkait sistem pemesanan yang terintegrasi dengan database stok barang. Sebab hal itu termasuk ke dalam infrastruktur digital yang menjadi pilar utama dalam bisnis kamu, jika sistem pemesanan produk masih belum siap maka kamu akan kesulitan dalam melakukan transaksi penjualan produk kamu. Edukasi diri dengan wawasan tentang teknologi digital menjadi sangat penting untuk menentukan point diatas, ini merupakan hal yang harus kamu perhatikan sebelum memulai.

Digital Agency Sebagai Alternatif.

Selanjutnya terkait dengan sumber daya manusia. Bagaimana jika kita tidak cukup banyak modal untuk membangun tim digitalisasi ? lagi-lagi jangan dulu bingung, sebab masih ada beberapa opsi yang bisa kamu lakukan untuk membangun tim digitalisasi untuk bisnis kamu. Opsi pertama adalah dengan menggunakan layanan dari digital agency. Digital agencymerupakan agency yang memiliki layanan digital seperti pembuatan website, sosial media menagement, dan keperluan-keperluan digital lainnya. kamu bisa menggunakan layanan mereka dengan penyesuaian kebutuhan bisnis kamu. Biaya yang kamu butuhkan bisa terpangkas lebih kecil, sebab sistem kerja dari agency adalah pengerjaan per proyek. misal kamu menggunakan layanan pembuatan website, maka kamu hanya mengeluarkan biaya untuk pembuatan website tersebut. Kamu tidak direpotkan dengan gaji seperti halnya kamu membangun tim digital sendiri.

Opsi yang kedua adalah penggunakan tenaga kerja lepas atau freelancer. Sama halnya dengan agency dengan sistem kerja per proyek, namun yang jadi pembeda adalah freelancer ini perorangan. Kamu bisa menggunakan jasa mereka untuk membangun sistem digital bisnis kamu. Tentu sama halnya dengan agency, Freelancer juga memberikan layanannya sesuai dengan kebutuhan bisnis anda. Brainstroming menjadi kunci keberhasilan dalam menggunakan layanan mereka baik agency atau freelancer, agar layanan yang mereka berikan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan bisnis kamu.

Nah, itulah beberapa yang bisa kamu siasati untuk melakukan transformasi digital namun dengan pembiayaan yang efektif. Yang perlu digaris bawahi adalah dalam pembangunan infrastruktur digital lebih baik dilakukan secara bertahap, hal ini bertujuan agar sistem yang bangun lebih fleksibel dan benar-benar mampu menunjang kebutuhan bisnis kamu. Sebab perubahan teknologi dan terobosan-terobosan bahkan tren baru terus berubah seiring perkembangan teknologi digital.

Itulah ulasan penulis dalam artikel ini tentang digitalisasi bisnis. Dapat disimpulkan bahwa digitalisasi bisnis sangat diperlukan agar bisnis tetap menunjukan eksistensinya dan tidak kehilangan relevansinya pada perubahan zaman. Peluang dan tantang menjadi satu hal yang perlu dihadapi di berbagai zaman, sekarang tinggalah kita mampu atau tidak untuk bermanuver menyesuaikan diri dengan perubahan. Sebab bukanlah hal yang mustahil jika ada teknologi yang lebih canggih dari teknologi digital maka teknologi digital pun akan ditinggalkan. Stay Hungry, Stay Foolish itu kata Steve Jobs yang memiliki makna bahwa kita harus menjadi pembelajar sepanjang hayat untuk bisa survive ditengah perubahan. itu kuncinya. See You !

Quote:


profile-picture
FahmiAm memberi reputasi


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di