CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Berita Luar Negeri /
Xi Jinping Kian Menggila, Jurnalis Divonis 15 Tahun
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eacc0a165b24d33852f7eb0/xi-jinping-kian-menggila-jurnalis-divonis-15-tahun

Xi Jinping Kian Menggila, Jurnalis Divonis 15 Tahun

Xi Jinping Kian Menggila, Jurnalis Divonis 15 Tahun
BEIJING – Menandai Hari Buruh Internasional, Chen Jieren seorang jurnalis di Tiongkok divonis 15 tahun setelah dituduh menyerang Partai Komunis. Partai yang berkuasa di negeri tirai bambu itu, kemarin (1/5).

Hukuman yang diterima Chen Jieren merupakan hukuman paling keras terhadap kebebasan berbicara oleh pemerintah Tiongkok di bawah Presiden Xi Jinping.

Jinping sendiri dikenal dengan sosok yang paling doyan memberangus pers dan memerintahkan media Cina untuk melayani kepentingan Partai Komunis yang berkuasa.

Sikap otoriternya ini memang kejam. Kekejamannya muncul sejak wabah Virus Corona. Ia tutupi segala kebobrokan dan menghadang pengawasan internasional atas penanganan pandemi coronavirus.

Jangankan Chen Jieren, yang menulis berlembar-lembar fakta dalam jurnalnya. Sosok Dr Ai Fen, dokter asal Wuhan, orang pertama melaporkan penemuan pasien terinfeksi virus corona Covid-19 diketahui menghilang.

Sebelum dinyatakan menghilang, Dr Ai Fen sempat membeberkan informasi pasien pertama berlabel virus corona SARS. Publik berspekulasi bahwa sang dokter ditahan oleh aparat.

Dr Ai Fen sebelumnya memberikan wawancara kepada sebuah media di Cina terkait pasien corona. Ai Fen mengungkap banyak data dan foto soal pasien Covid-19 yang ketika itu masih ditutup-tutupi pemerintah Tiongkok.

Ia mengatakan bahwa tujuanya melaporkan keberadaan virus jenis baru ini hanya ingin agar masyarakat dan pemerintah berhati-hati. Namun wawancara dengan media itu langsung dicabut tidak beberapa lama setelah dirilis.

Setelah itu, Dr Ai bersama delapan rekannya diinterogasi polisi. Sang dokter dipaksa menandatangani dokumen yang menyatakan bahwa informasi yang dilontarkannya adalah palsu.

Belum lagi jika bicara hilangnya Chen Qiushi yang hilang sejak Kamis (6/2/2020) atau Fang Bin diduga menghilang sejak Minggu (9/2/2020). Atau Hua Yong, seorang seniman Tiongkok dan aktivis hak asasi manusia, yang juga ditangkap. Karena kritis.

Untuk diketahui Chen, seorang mantan jurnalis corong komunis People’s Daily, Ia dihukum mengungkapkan adanya masalah pemerasan, operasi bisnis ilegal dan penyuapan di provinsi Hunan yang diposting lewat media online.

Tuduhan mamantik pertengkaran dan memprovokasi masalah menjadi kesimpulan oleh pengadilan setempat. Karena dinilai mengkritik rezim.

Pernyataan pengadilan menyebut Chen telah memposting berita palsu dan negatif dengan kedok memberikan nasihat hukum.

Pengawas Hak Asasi Manusia Tiongkok mengatakan Chen dihukum karena pidato politiknya tentang WeChat dan platform media sosial lainnya.

Ini terjadi setelah Chen telah dipecat dari outlet media pemerintah termasuk China Youth Daily, Beijing Daily, dan People’s Daily. Sejak itu ia telah menerbitkan komentar online dan laporan investigasi di media sosial.

Cina sendiri sejak bulan Februari telah mengusir 13 jurnalis AS dengan New York Times, Washington Post dan Wall Street Journal yang bekerja melaporkan wabah Virus Corona yang terdampak di Wuhan dan kawasan sekitarnya.

Beijing mengatakan langkah itu sebagai pembalasan atas pembatasan baru pada jumlah warga negara Cina yang dapat bekerja untuk outlet propaganda yang dikelola pemerintah di tanah AS.

Tetapi pengusiran tersebut telah memicu peringatan, dengan organisasi media dan ketiga surat kabar itu memperingatkan bahwa tindakan itu membahayakan akses ke informasi penting tentang pandemi.

Kebebasan berekspresi Tiongkok selalu dikontrol ketat oleh Partai Komunis, tetapi cengkeraman itu menjadi mencekik di bawah Xi.

Pengadilan Tiongkok tahun lalu memvonis pembangkang dunia maya Huang Qi, yang situs webnya berisi tentang topik sensitif termasuk hak asasi manusia. Ia divonis 12 tahun penjara karena dituding telah membocorkan rahasia negara.

Ruang untuk diskusi independen telah menyusut di Tiongkok. Pemerintah Xi telah berusaha untuk menyalahkan virus, yang diyakini para ilmuwan muncul dari pasar hewan liar di Wuhan.

Kondisi serupa dialami Ren Zhiqiang. Seorang kritikus Partai Komunis China yang lantang dan taipan properti jutawan, ditahan setelah ia menulis esai yang sangat kritis terhadap respons Xi terhadap wabah tersebut.

Sementara beberapa aktivis pun menghilang dan diyakini ditahan oleh polisi karena mengarsipkan berita berita coronavirus yang telah disensor secara online. (ful)

https://fin.co.id/2020/05/02/xi-jinp...onis-15-tahun/

mengleng wannabe silahken kelonjotan dan bela Si Njing Pink

Xi Jinping Kian Menggila, Jurnalis Divonis 15 Tahun
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bossrahman dan 25 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh LordFaries3.0
winnie the fluemoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ANUStertusuk dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
reita96 dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Akong.Jiugui
Lihat 1 balasan
Komunis itu kalau masih kecil,
- memperjuangkan wong cilik
- memperjuangkan transparansi
- memperjuangkan penggunaan sumber daya alam
- egaliter
contohnya partai-partai komunis di Palestina, Israel, India, Nepal dan negara-negara demokrasi lainnya.

tapi kalau sudah menguasai gitu ya emoticon-Cape deeehh emoticon-Cape deeehh emoticon-Cape deeehh
profile-picture
profile-picture
profile-picture
imogenist dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Di Mana Bumi Dipijak, Di Situ Langit Dijunjung
kalau tak suka aturan negara ...silakan saja angkat kaki keluar


t]
Quote:


kumpulan pemuja bule barat terkena propaganda bule barat
Panda itu identik dengan China

sedangkan winnie the pooh itu identik dgn kartun bule barat

org tolol mau sangkut pautkan winnie the pooh kartun bule barat pada org chinese

itu jelas kerjan bule barat yg sewot pada kemajuan kehebatan china ( asia)

Panda jauh lebih mantap daripada winnie the pooh
Xi Jinping Kian Menggila, Jurnalis Divonis 15 Tahun Xi Jinping Kian Menggila, Jurnalis Divonis 15 Tahun

percuma pemuja bule barat itu menghina
kenyatannya presiden xi jingping yg di hinanya itu saja jadi org paling powerful nomor satu di dunia
https://www.kaskus.co.id/thread/5b70...-satu-di-dunia[
profile-picture
profile-picture
yosiyahu dan jeffm12 memberi reputasi
Diubah oleh Akong.Jiugui
Lihat 1 balasan
Drunktod kelojotan emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka
profile-picture
profile-picture
profile-picture
luxun34 dan 4 lainnya memberi reputasi
cina ini udah rakus.. gak mau dikritik.. bebal..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bossrahman dan 3 lainnya memberi reputasi
gw protes kenapa xi jinping disamakan dengan winnie the pooh ? kata gw tampangnya lebih mirip kawan si winnie yang si piglet emoticon-babiemoticon-Imlekemoticon-Imlek
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sav.grezza dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh jeffm12
Lihat 3 balasan
namanya jg xi an jing 🤣🤣
profile-picture
profile-picture
bossrahman dan luxun34 memberi reputasi
ngakak aja liat si Arie Tampubolon Ahyan kejang-kejang, tiap orang yang ngejelekin xi jinping langsung dicap sinophobia atau pemuja trump sama si Arie Tampubolon Dongok Ahyan emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S) emoticon-Najis (S)

emang parah ya cuci otaknya PKC sampe si Ahyan yang bukan orang mainland mau jilatin pantatnya xi jinping

emoticon-Najis
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bossrahman dan 3 lainnya memberi reputasi
Jadi inget masa pak Harto ...
emoticon-Ngakak

Tanyain sama yang sambat harga beras ...
profile-picture
bossrahman memberi reputasi
Masih ringan hukumannya. Dari pada di ka shu ghi???
profile-picture
bossrahman memberi reputasi
profile-picture
bossrahman memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ANUStertusuk dan 2 lainnya memberi reputasi
ngga dihukum mati udah bagus, china ngga tegas mana bisa seperti sekarang
Negara setan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yanxil dan 2 lainnya memberi reputasi


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di