CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kisah Hijrah Fenita Arie yang Tak Mudah
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eacc08a68cc951b454202a8/kisah-hijrah-fenita-arie-yang-tak-mudah

Kisah Hijrah Fenita Arie yang Tak Mudah

Kisah Hijrah Fenita Arie yang Tak Mudah

Jakarta - Fenita Arie membongkar kisahnya berhijrah hingga bisa seperti sekarang ini. Perjuangan yang tak mudah ini bisa dilalui berkat sosok sang suami, Arie Untung.

Cerita itu diungkapkan Fenita dalam video YouTube The Sungkar Family berjudul 'Cerita Fenita Arie Operasi Plastik. Berikut rangkumannya:

Berawal dari Operasi Plastik

Fenita Arie sempat mengalami musibah tersiram air panas hingga harus menjalani operasi plastik. Hal itu menjadi titik baliknya dalam berhijrah

"Waktu itu aku pas kesiram air panas itu area sensitif banget, ya di daerah paha. Terus di perjalanan aku yang ke rumah sakit, aku emosi aku tuh keluar semua di sana. Pada saat itu, aku kayak ada dua jiwa yang berbeda suatu waktu aku kayak marah banget," kata Fenita.

Saat itu, dia masih bergejolak dan belum mantap berhijab. Fenita lalu merasa mendapat bisikan yang membuatnya merinding.

Tapi di satu sisi kayak ada yang ngebisikin aku, kayak ini masih panasnya air doang loh, belum apa-apanya ntar kalau lo masuk neraka, terus lo dicelup berapa kali, terus hidup lagi hidup lagi dan itu tuh akan lo tanggung terus tiap kali. Dari sana, aku aduh kayak ini apa sih. Sampai aku cuma bisa istighfar doang selama perjalanan (menuju operasi) aku cuma yang ya udah lah aku ngejalanin aja," bebernya.

Pernah Diomongin Netizen

Ucapan netizen ternyata berpengaruh di perjalanan hijrah Fenita Arie. Awalnya ia mendapat komentar bernada kritikan dari follower suaminya.

"Mas Arie kan sering posting di Instagram tiba-tiba ada yang bilang 'Mas Arie sok sokan ngomongin agama mendingan lurusin ajah tuh isterinya yang paling deket. Istrinya ajah masih goyang sana goyang sini' digituin lah gue," kata Fenita.

Padahal, biasanya Fenita termasuk cuek dengan omongan netizen yang tertuju kepadanya. Namun kali ini omongan netizen itu dirasa ada benarnya dan membuatnya kaget.

"Biasanya kalau ada yang ngetag atau apa dia langsung hapus-hapusin tuh jangan sampai aku baca. Aku lagi pegang HP, kebacalah si mention itu. Saat itu gue rasanya kayak kesamber petir," bebernya.

Kisah Hijrah Fenita Arie yang Tak Mudah
Fenita Arie dan Arie Untung saat ditemui di kawasan Mahakam. Foto: Palevi S/detikFoto

Dikirimi Tausiah UAS

Dari situ, Fenita makin mantap mengenakan hijab. Dulu, dia sempat mengira bahwa hijab hanyalah tren berpakaian. Padahal, kenyataannya lebih dari itu.

Kala itu, Arie pernah mengirim tausiah Ustaz Abdul Somad soal hijab. Fenita pun menyimak lagi tausiahnya.

"Saat itu aku ngebuka lagi tuh link link WhatsApp dari mas Arie yang dikirimin ke aku 'hijab tuh hukumnya apa'. Tausiah dari Abdul Somad UAS, Ustaz Adhi, pokoknya yang dari dia dibuka. Gue buka satu persatu," ungkapnya.

sumber

Alhamdulillah Makin Banyak Orang Yang Tersadarkan

Orang Liberal: “Pak Kyai, ada orang baek banget, anti korupsi, bangun mesjid, rajin sedekah sampe hidupnya sendiri dikorbanin buat nolongin orang banyak, terus meninggal tapi dia bukan Muslim, masuk mana?”

Kyai: “Maaf… Neraka…”

Orang Liberal: “Lahh? Kan dia orang baek. Kenapa masuk neraka?”

Kyai: “Karena dia bukan Muslim.”

Orang Liberal: “Tapi dia orang baek Ki. Banyak orang yang kebantu karena dia, bahkan umat Islam juga. Malah Bangun Masjid Raya segala. Jahat bener dah Tuhan kalau orang sebaek itu dimasukin neraka juga.”

Kyai: “Allah tidak jahat, hanya adil.”

Orang Liberal: “Adil dari mane?”

Kyai: “Kamu sekolahnya apa?”

Orang Liberal: “Ane mah Master Sains lulusan Amerika, Kyai. Kenape?”

Kyai: “Kenapa bisa kamu dapat titel Master Sains dari Amerika?”

Orang Liberal: “Karena kemaren ane kuliah di sana, diwisuda di sana.”

Kyai: “Namamu terdaftar di sana? Kamu mendaftar?”

Orang Liberal: “Ya jelas dong Kyai, ini ijazah juga masih basah tintanya.”

Kyai: “Sekiranya waktu itu kamu tidak mendaftar, tapi kamu tetap datang kesana, hadir di perkuliahan, diam-diam ikut ujian, bahkan kamu dapat nilai sempurna, apakah kamu tetap akan dapat ijazah?”

Orang Liberal: “Jelas enggak Kyai, itu namanya mahasiswa ilegal. Sekalipun dia pintar, dia nggak terdaftar sebagai mahasiswa, kampus ane mah ketat soal aturan gituan.”

Kyai: “Berarti kampusmu jahat dong, ada orang sepintar itu tak dikasih ijazah hanya karena tidak mendaftar?”

Orang Liberal: *terdiam*

Kyai: “Gimana?”

Liberal: “Ya nggak jahat sih, itu kan aturan, salah si mahasiswa kenapa nggak mendaftar, konsekuensinya ya nggak dapat ijazah dan titel resmi dari kampus.”

Kyai: “Nah, kalau kampusmu saja ada aturan, apalagi dunia dan akhirat. Kalau surga diibaratkan ijazah, dunia adalah bangku kuliah, maka syahadat (mengakui tidak ada Tuhan selain Allah dan nabi Muhammad adalah utusan Allah) adalah pendaftaran awalnya. Tanpa pendaftaran awal, mustahil kita diakui dan dapat ijazah, sekalipun kita ikut kuliah dan mampu melaluinya dengan gemilang. Itu adalah aturan, menerapkannya bukanlah kejahatan, melainkan keadilan.”

profile-picture
profile-picture
profile-picture
4iinch dan 14 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Kisah Hijrah Fenita Arie yang Tak Mudah

yang terpenting jangan lupa jadi manusia !! emoticon-Belgia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pitaksemprul dan 8 lainnya memberi reputasi
Orang liberal gak peduli lo mo abu2, hitam ato putih. Yg paling peduli sm hal2 privasi kaya gitu mah cm kadrun doang yg imannya setipis kulit bawang,...

Lg puasa liat warung makan buka aja triak2 katanya mengganggu ibadah mereka

emoticon-Wakakaemoticon-Wakakaemoticon-Wakaka
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pitaksemprul dan 9 lainnya memberi reputasi
kalo udah koit, apanya yg rasakan sakit? sakit kan karena ada saraf, kadang orang tdk berpikir ke sana asal percaya aja emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
ridonculous dan serapionleo memberi reputasi
Kisah Hijrah Fenita Arie yang Tak MudahKisah Hijrah Fenita Arie yang Tak Mudah

Kisah Hijrah Fenita Arie yang Tak Mudah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
getthebug dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh mahoICEheart
Thread bosok

emoticon-Blue Guy Bata (L)
Make baju ala Arab mesti kali di dramatisasi sebagai hijrah. Norak banget cara beragamamu.
Itulah manusia-manusia dungu.
Memuja simbol dan bungkus, tapi mengabaikan akal hingga tak memperoleh makna.
Gak perlu di contoh dan jangan sampai kemakan manusia beragama cara ginian.


Take emoticon-Angkat Beer
profile-picture
profile-picture
profile-picture
popoupop dan 6 lainnya memberi reputasi
Post ini telah dihapus oleh KS06
Jd hijrah krna kena air panas?
profile-picture
entop memberi reputasi
Kisah Hijrah Fenita Arie yang Tak Mudah


Kisah Hijrah Fenita Arie yang Tak Mudah

emoticon-Salaman emoticon-Entahlah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
getthebug dan 2 lainnya memberi reputasi
Disiksa mati... Hidup lagi
Disiksa lagi.... Hidup lagi....begitu seterusnya.
emoticon-Salah Kamar
kalau mudah itu mbikin mie instan, atau mie kremes
Orang Liberal: “Tapi dia orang baek Ki. Banyak orang yang kebantu karena dia, bahkan umat Islam juga. Malah Bangun Masjid Raya segala. Jahat bener dah Tuhan kalau orang sebaek itu dimasukin neraka juga.”

Kyai: “Allah tidak jahat, hanya adil.”


Kisah Hijrah Fenita Arie yang Tak Mudah

sungguh maha adil emoticon-Wakaka

pengarang sudah memutuskan nasib tokoh dalam bukunya tapi masih ngaku adil
profile-picture
qavir memberi reputasi
wanita dgn 72 bidadari ngapain aja ? @yeytothesouz

gimana cara pestanya ?
profile-picture
qavir memberi reputasi
Trus kalo udah punya label "hijrah" otomatis jadi orang suci?? Hebat giru? Keren? emoticon-Wakaka
emang sifat manusia paling gak suka kalau diingatkan emoticon-Embarrassment
cepat merasa tersungging emoticon-Embarrassment
Kalo dibikin sinetron akan ada tulisan

Cerita ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian ataupun cerita, itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan.

emoticon-Wkwkwk
Post ini telah dihapus oleh KS06
Kyai: “Nah, kalau kampusmu saja ada aturan, apalagi dunia dan akhirat. Kalau surga diibaratkan ijazah, dunia adalah bangku kuliah, maka syahadat (mengakui tidak ada Tuhan selain Allah dan nabi Muhammad adalah utusan Allah) adalah pendaftaran awalnya. Tanpa pendaftaran awal, mustahil kita diakui dan dapat ijazah, sekalipun kita ikut kuliah dan mampu melaluinya dengan gemilang. Itu adalah aturan, menerapkannya bukanlah kejahatan, melainkan keadilan.”

kalau yg dianalogikan agama dengan kampus, yang jadi perbedaan utama adalah berdirinya kampus yg benar sudah ada pondasi legal nya dan jelas aturannya... sedangkan kalau berbicara agama, itu kan klaim sepihak bahwa agamanya paling benar.. untuk pembuktiannya, mati dulu baru bisa tau ternyata agama mana yg benar... bingung menghakimi orang lain dengan dalil agamanya sendiri padahal belum tentu agamanya yg bener..wkwkwkkw.. kalau agamanya ternyata salah gimana???
surga ibarat ijazah
dunia ibarat bangku kuliah

kalau pemerintah buka kejar paket a, b, c, d, e, f, dst
yang setingkat dengan sd, smp, smu, atau mungkin suatu saat sederajat universitas padahal gak sekolah di sana gimana?

terus kisah psk yang masuk surga karena beri air minum ke anjing gimana?


Diubah oleh cacarakan
Kalo gitu kita jadi jahat aja yak, ngerampok, bunuh orang, merkosa, judi, dll.
Ntar begitu mau mati baru hijrah, auto surga.
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di