CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Daun Sungkai, Tanaman Asli Indonesia Jadi Penangkal Virus Corona
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eacbe3e97751366da30f0ab/daun-sungkai-tanaman-asli-indonesia-jadi-penangkal-virus-corona

Daun Sungkai, Tanaman Asli Indonesia Jadi Penangkal Virus Corona

Solopos.com, SOLO -- Daun sungkai menjadi perhatian saat Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Letjen Doni Monardo menyebut nama tanaman itu dalam rapat perkembangan penanganan Covid-19 dengan para gubernur se-Indonesia.

Ketika itu Doni mendapat informasi ada sebuah tanaman di Indonesia yang berkhasiat digunakan untuk melawan virus. Obat ini kerap digunakan nenek moyang untuk mengobati demam.

Tumbuhan itu namanya sungkai (Peronema canescens Jack). Daun sungkai, katanya, biasa digunakan untuk menangkis serangan virus.

"Tanaman ini menurut informasi banyak tumbuh di Provinsi Jambi. Apa hasilnya, tolong sampaikan ke kami secepatnya. Terima kasih Pak Gubernur," kata Doni Monardo, seperti ditirukan Gubernur Jambi Fachrori Umar.

Fachrori Umar langsung memerintahkan Dinas Kehutanan untuk segera berkoordinasi dengan BPOM, Labkesda, dan Dinas Kesehatan Provinsi Jambi untuk meneliti manfaat daun tersebut.

Mengutip mhomecare.co.id, sungkai merupakan salah satu tumbuhan asli Kalimantan. Meski asli Kalimantan, tanaman ini juga bisa dijumpai di daerah Sumatra Barat, Bengkulu, Jambi, Sumatra Selatan, dan Jawa Barat.

Sungkai banyak tumbuh di hutan sekunder pada berbagai jenis tanah. Tapi biasanya, sungkai tumbuh pada tanah yang cukup mengandung air, seperti di tepi sungai dan secara bermusiman tergenang air tawar.

Tanaman itu merupakan jenis kayu-kayuan yang bisa mencapai tinggi 20-30 meter, dengan diameter batang mencapai 60 cm atau lebih. Tinggi batang bebas cabang bisa mencapai 15 meter.

Daun muda tanaman sungkai sering digunakan sebagai obat saat anak-anak demam dan sakit kepala serta sakit gigi, asma, bahkan penyakit kulit seperti panu.

Rebusan daun mudanya juga dipercaya berkhasiat untuk memperlancar haid pada perempuan dan membantu tingkat kesuburan rahim wanita.

Ariefa Primair Yani dkk. dalam penelitiannya berjudul Uji Potensi Daun Muda Sungkai (Peronema canescens) untuk Kesehatan (Imunitas) pada Mencit (Mus.muculus) mengatakan sungkai sering juga disebut sebagai jati sabrang, ki sabrang, kurus sungkai, atau sekai.

Pagar Hidup
Di Bengkulu, tumbuhan ini bisa dijumpai di hutan, kebun, maupun halaman. Tanaman ini bisanya digunakan sebagai pagar hidup di belakang rumah.

Tumbuhan ini oleh suku Dayak Kalimantan sampai saat ini masih kerap digunakan untuk pengobatan maupun perawatan kesehatan. Mereka bisanya menggunakan daun muda sungkai untuk obat pilek, demam, cacingan (ringworms).

Kadang daun muda tumbuhan ini juga dijadikan untuk memandikan wanita selepas bersalin. Selain itu, daun muda sungkai biasanya juga digunakan untuk obat kumur pencegah sakit gigi.

Di wilayah Sumatra Selatan dan Lampung, daun sungkai biasanya digunakan sebagai antiplasmodium dan obat demam.

Suku Serawai Bengkulu, bisanya menggunakan daun sungkai untuk obat memas. Sedangkan suku Lembak Bengkulu biasanya menggunakan daun muda sungkai untuk penurun panas, malaria, dan menjaga kesehatan.

Kandungan dalam daun tumbuhan ini, menurut Ariefa, punya khasiat meningkatkan sistem imun tubuh. Menurut dia, untuk menurunkan panas, biasanya masyarakat menggunakannya segenggam tangan orang dewasa dengan sekali konsumsi.

Menurut Ariefa, dari hasil uji coba ke mencit menunjukkan sel darah putih (leukosit) mencit meningkat. Meningkatnya sel darah putih, kata dia, bisa digunakan tubuh untuk melawan berbagai penyakit infeksi.

Sejumlah peneliti juga sudah melakukan riset terhadap khasiat daun sungkai itu. Bahkan daun ini juga sudah dijual di beberapa toko online.

https://m.solopos.com/daun-sungkai-t...na-1059014/amp
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fatqurr dan 25 lainnya memberi reputasi
Jangan ikutan bikin statement yg gak bergunaemoticon-Cape d... (S)
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Dibikin ekstrak dalam bentuk kapsul dan dijual ke luar negeri, kalau manjur jadi terobosan medis tuh... indonesia save the world from covid 19
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
Post ini telah dihapus oleh KS06
Lihat 3 balasan
cepet minum teodan bleh
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
ehhh...subhanalloh, lebih efektif mana dari jamu mbak ningsih tinampi? emoticon-EEK!
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi

Wah, bisa2 jadi the new bajakah nih. Yg dulu ramai dikatakan sebagai obat kanker emoticon-Ultah
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
kalau cuman claim tanpa bukti, gue juga bisa bilang singkong anti corona

Daun Sungkai, Tanaman Asli Indonesia Jadi Penangkal Virus Corona


profile-picture
profile-picture
profile-picture
Siinaga dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh pgcililitan
Lihat 1 balasan
.






profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
Diubah oleh hatalomba
minum air putih yg banyak aja..
dari bawang
jahe
pil kina
dll
dll

semua di klaim bisa tangkal corona...

yang bisa tangkal corona hanya Thanos emoticon-Big Grin
profile-picture
dariusss memberi reputasi
abis ada berita ini, langsung langka di toko deh emoticon-Wakaka

Daun Sungkai, Tanaman Asli Indonesia Jadi Penangkal Virus Corona
Semoga bener dah!
Corak kayunya juga bagus, ternyata daunnya juga berfungsi ... emoticon-2 Jempol
Semua berusaha, siapa cepat dia kaya dan terkenal.
wkwkkkwkkwkk 🀣🀣🀣
kalo cuman nurunin demam parasetamol juga bisa.
hebat bener ni daun bisa bunuh virus
Segera diteliti aja siapa tau emang beneran bisa menyembuhkan
Segera diteliti dan semoga hasilnya memuaskan πŸ™ agar cepat membaik kondisi saat ini πŸ™
please deh, kalo mau mengklaim sesuatu langsung aja beberin secara jelas. zat aktif apa yang da di daun itu, apa efeknya? percuma kalo bikin statement "dipercaya mampu bla..bla..bla.." dalam dunia sains statement kaya gini ga ada harganya


GDP Network
Beritagar β€’ Bolalob β€’ Garasi β€’ Historia β€’ IESPL β€’ Kincir β€’ Kurio β€’ Opini β€’ Womantalk
Β© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di