CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Mantan Perekrut NII Sebut Isu Pandemi Covid-19 Jadi Iklan Gratis Bagi Teroris
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eabc4b310d29507725c0d92/mantan-perekrut-nii-sebut-isu-pandemi-covid-19-jadi-iklan-gratis-bagi-teroris

Mantan Perekrut NII Sebut Isu Pandemi Covid-19 Jadi Iklan Gratis Bagi Teroris

Mantan Perekrut NII Sebut Isu Pandemi Covid-19 Jadi Iklan Gratis Bagi Teroris

Belum lama ini kabar mengenai penangkapan terduga teroris oleh Tim Densus 88 di sejumlah daerah kembali menyeruak.

Mantan Perekrut Anggota Negara Islam Indonesia (NII) yang kini menjadi Pendiri NII Crisis Center Ken Setiawan menyebut, penangkapan terduga teroris ini disinyalir masih akan berlanjut kendati pihaknya tetap mengapresiasi langkah sigap dari Densus 88 terkait pencegahan terorisme ini.

Ken menyebutkan isu pandemi covid-19 seolah menjadi ladang iklan gratis bagi para pelaku terorisme.

Menurutnya isu pandemi Covid-19 bagi kelompok teroris menjadi celah untuk memberi persepsi kepada masyarakat dan menambah rasa ketidakpercayaan publik terhadap aparat dan pemerintah.

"Kelompok teroris akan membangun opini seolah aparat dan pemerintah gagal dalam memberikan rasa aman terhadap masyarakat," katanya melalui pesan WhatsApp, Selasa (28/4/2020).

"Targetnya negara kacau, konflik, jika perlu terjadi chaos, sehingga punya alasan bahwa untuk menyalahkan negara ini solusinya adalah dengan Negara Islam/Khilafah Islam," bebernya.

Ken menjelaskan lebih lanjut, bagi kelompok teroris, untuk meruntuhkan sebuah negara tidaklah bisa menggunakan ormas yang mengggunakan AD/ART.

Bagi mereka, negara harus di lawan negara, sistem lawan dengan sistem, oleh karenanya mereka memiliki keyakinan bahwa solusi atas semua persoalan di Indonesia adalah Negara Islam atau Khilafah Islam.

"Demokrasi bagi mereka (teroris) haram," sebutnya.

Terlebih di bulan ramadan saat ini, kata Ken, pengawasan agar terus ditingkatkan, pasalnya menurut Ken, saat ramadan aksi terorisme punya potensi meningkat.

Sebab para pelaku teror, kata Ken, memiliki anggapan bahwa amaliah teror dibulan suci akan mendapat pahala yang berlipat ganda.

Ken yang diketahui merupakan mantan petinggi NII ini turut merinci sejumlah daerah yang disinyalir masih rawan dan memiliki benih teroris.

Seperti Jawa Tengah, Jawa Barat, Jabodetabek dan wilayah Sumatera. Kata Ken, daerah tersebut perlu di waspadai, khususnya lagi di wilayah Lampung yang sebagai gerbang Sumatera juga perlu di waspadai.

"Banyak sel radikal aktif yang merupakan muntahan dari jaringan lain misalnya NII khususnya NII KW9," katanya.

"Banyak yang kecewa dengan NII lalu pindah ke kelompok yang lebih radikal dalam hal aksi teror nyata," ujar Ken.

Ken menyebut orang yang sudah radikal, nantinya akan anti Pancasila dan anti pemerintah, kendati baru dari satu kelompok yakni NII saja, tapi kelompok itu sudah berbahaya, mereka, kata Ken, seperti buah yang sudah matang, siap petik, tinggal dipoles sedikit dan jadi teroris.


Oleh karena itu harus diwaspadai.

Kewaspadaan itu, bagi Ken, sangat penting, yang terpenting jangan sampai phobia terhadap agama, sebab kebanyakan pelaku menggunakan simbol agama, bahkan tidak sedikit yang mereka secara tampilah sehari hari adalah orang yang rajin ibadah.

"Bila ada orang mengaku beragama tapi disertai dengan ujaran kebencian, caci maki dan hujatan, maka orang tersebut tidak layak diikuti, dia sepertinya belajar dengan orang yang salah," tutup Ken.

Sumber https://tribunjogjawiki.tribunnews.c...s-bagi-teroris

Komenk:

Bakal seru,

Gorengan Corona dan TKA oleh para teroris menjadi makanan empuk buat masyatakat yang mudah di provokasi untuk benci kepada pemerintah dan aparat.

Apalagi kalangan menengah kebawah yang menjadi korban phk dan tidak bisa pulang kampung/ mudik maka akan semakin benci kpd pemerintah dan aparat.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
crazzyid dan 22 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh auliea
iklan gratis & gayung bersambut gonggongan BuzzerRpDrun
Lihat 1 balasan
"Bila ada orang mengaku beragama tapi disertai dengan ujaran kebencian, caci maki dan hujatan, maka orang tersebut tidak layak diikuti, dia sepertinya belajar dengan orang yang salah," tutup Ken."
profile-picture
profile-picture
profile-picture
akumahapa.atuh dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Mantan Perekrut NII Sebut Isu Pandemi Covid-19 Jadi Iklan Gratis Bagi Teroris


Masih mau kalo bidadarinya kayak begini ?


Mantan Perekrut NII Sebut Isu Pandemi Covid-19 Jadi Iklan Gratis Bagi Teroris


profile-picture
profile-picture
yz13 dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Quote:


Mantan Perekrut NII Sebut Isu Pandemi Covid-19 Jadi Iklan Gratis Bagi Teroris

emoticon-Takut
profile-picture
yz13 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
jadi tentara Allahemoticon-Ngakak
profile-picture
yz13 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


Itu Ayat khusus bagi bangsa Israel sesuai situasi saat itu emoticon-Ngakak (S)

Tuhannya Israel: Melarang perbudakan, mengharamkan kriminalitas seperti pencurian, pencabulan, dll.

Selain Tuhan Israel saat itu: membolehkan perbudakan, membolehkan penyimpangan seksual, membolehkan kriminalitas.

Jaman segitu belum ada PBB, negara sendiri, tentara, apalagi polisi. Jadi semisal ada beberapa bangsa Israel terbujuk selain Tuhan Israel, maka bakal sangat berbahaya bagi bangsa Israel sendiri.

Buat merasakan jaman itu, misalnya sekarang Lu hidup di sebuah wilayah tanpa tentara, tanpa polisi, dan dari kecil dididik sama ortu dan perkumpulan supaya jangan memperbudak, jangan ngesex sembarangan, dan jangan berbuat kriminal.

Nah, ada sodara Lu dapat info dari wilayah lain bahwa ada dewa yang dibuat patungnya sangat gagah perkasa. Dewa tersebut hobi berperang, hobi merampas harta sitaan perang, punya banyak budak, punya banyak selir dan bebas enaena kapan aja kepada siapa saja.

Sodara Lu tergiur dengan ajaran sebelah dan cepat atau lambat pasti akan melakukan penyimpangan karena mentalnya bukan lagi mental yang dibangun dalam komunitas tapi mental wilayah lain.

Sebuah ideologi tidaklah berbahaya. Hal yang berbahaya jika ideologi tersebut sudah merasuk ke pikiran manusia dan membuat manusia menyimpang dari perkumpulannya.

Kalau sudah ada Polisi, sudah ada Tentara sih enak jika terjadi kriminalitas tinggal lapor langsung kelar urusan. Akan tetapi jika tidak ada maka tanggung jawab diserahkan sama Lu. Memilih Lu dan perkumpulan Lu yang cepat atau lambat bakal dibunuh, atau membunuh sodara Lu yang sudah kena ajaran membunuh sesama, memperkosa, merampok, memperbudak.

Akhirnya bener toh, banyak orang orang Israel tergoda dan akhirnya bangsa Israel hidup terlunta lunta dijajah bangsa lain ribuan tahun karena telah berkhianat terhadap aturan kelompok dan prinsip komunitas Israel.
profile-picture
profile-picture
jagotorpedo dan yz13 memberi reputasi
Diubah oleh panchre
Lihat 3 balasan
Setuju sama TS. Apalagi ada ulama dan kelompok islam yg bawa2 penjoliman krn dilarang ibadah di masjid emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jagotorpedo dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Laiki
Lihat 1 balasan
lah? apa hubungannya? 🤣🤣🤣
syukurlah belom ada rumah sakit yang diledakkan
profile-picture
yz13 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
"Bila ada orang mengaku beragama tapi disertai dengan ujaran kebencian, caci maki dan hujatan, maka orang tersebut tidak layak diikuti, dia sepertinya belajar dengan orang yang salah," tutup Ken.


SAVAGE
emoticon-Cool
profile-picture
jagotorpedo memberi reputasi
Belum masalah ruangguru.
Lihat 1 balasan
Untuk TNI/Polri lakukan pemantau.
Diharapkan masyarakat lebih waspada juga
untuk masyarakat Jangan cepat terpancing, selalu gunakan akal yang jernih.
Wabah corona belum selesai, kok ya ada kelompok yang menungganginya untuk kepentingan.
Astaghfirullah....
emoticon-Wow wow wow wow


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di