CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Polisi Surabaya Bongkar Kasus Masker Ilegal Asal China Beromzet hingga Rp 90 Juta
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eab76087414f50fa75d1a75/polisi-surabaya-bongkar-kasus-masker-ilegal-asal-china-beromzet-hingga-rp-90-juta

Polisi Surabaya Bongkar Kasus Masker Ilegal Asal China Beromzet hingga Rp 90 Juta

Polisi Surabaya Bongkar Kasus Masker Ilegal Asal China Beromzet hingga Rp 90 Juta
Liputan6.com, Surabaya - Satreskrim Polrestabes Surabaya membongkar kasus masker kesehatan tak berizin alias ilegal yang dijual melalui online dengan omzet Rp 80 juta-Rp 90 juta.

Pelaku yang juga suami istri ini memasarkan produk asal China. Polisi pun mengamankan ribuan masker ilegal. Kepala Unit Pidana Ekonomi, Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Teguh Setiawan menuturkan, kedua pasutri tersebut yakni SB (40) dan LLK (39).

"Selain meringkus kedua tersangka, petugas juga mengamankan satu tersangka lain yakni BHK (29) warga Sidoaro. Pasutri ini mendapatkan barang berupa masker dari Cina," tutur Teguh, Kamis (30/4/2020).

"Mereka mengimpor produk masker seharga Rp 190.000 per box isi 50 pic masker. Namun mereka kemas ulang dan jual kembali seharga Rp 215 ribu per box," ia menambahkan.

Atas perbuatan tersebut, polisi menjerat para tersangka ini dengan pasal pasal 196, pasal 98 pasal 106 UU Kesehatan nomor 36 tahun 2009 permenkes 1189 tahun 2010 ijin produksi alat kesehatan dan PKRT dengan ancaman hukuman 10-15 tahun.

https://m.liputan6.com/surabaya/read...gga-rp-90-juta

Mantab Pak Polisi emoticon-2 Jempol


Mengleng wannabe silahken kelonjotan yang rapi dibawah
Polisi Surabaya Bongkar Kasus Masker Ilegal Asal China Beromzet hingga Rp 90 Juta

Quote:
profile-picture
profile-picture
profile-picture
crazzyid dan 34 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh LordFaries3.0
Halaman 1 dari 2
Profit cuma Rp.25ribu per box. Koq berasa nggak worth it ya...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
hhendryz dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
hmm... kok bisa kelolosan... kurang kenceng nihh saldonya..
profile-picture
profile-picture
langitnyabiru dan apollion memberi reputasi
polisi surabaya anti kebasukian
profile-picture
apollion memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Dari cina
Bersama cina
Untuk cina
emoticon-Selamat









Indonesia cukup makan nasi kucing dan nasi anjing
emoticon-Ultah
profile-picture
profile-picture
Zedcool dan apollion memberi reputasi
Ini masalahnya di masker ilegal ya
profile-picture
profile-picture
loms dan apollion memberi reputasi
agak aneh ya emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
kingoftki dan apollion memberi reputasi
lumayan t nurunin harga masker sensi di online.
profile-picture
apollion memberi reputasi
Ilegal itu karena apa? Situasi gini yo dibantu
profile-picture
apollion memberi reputasi
Lihat 12 balasan
Lihat 1 balasan
receh
soal beginian emank cina jagonya
profile-picture
kingoftki memberi reputasi
emoticon-Hansip
bukannya nasi kucing cukup mencegah corona ?
mengapa yah kalau barang ilegal atau barang bajakan dari cina, banyak yang lantang berteriak

padahal lndo sendiri dalam soal barang ilegal dan bajakan misal film dan lagu, sepatu, celana jeans, dsb juga kagak kalah dengan cina
Lihat 3 balasan
lho, imporkan kena bea masuk, apalagi sgitu byk emoticon-Bingung
lu jajan aja dialiex, pasti kena
dilazada juga klo tiongkok pasti kena
gue yakin para pelaku aktif di kaskus en selalu mbela tiongkok
ah elah orang jualan diresein, itu yg merk lokalan sensi se box 500rb kok nggak di grebek
profile-picture
free_use memberi reputasi
Mahal bener harga pokoknya.
buat yg non medis, Udah beli masker kain aja.... klo ada yg nawarin masker Std medis tawar aja harga serendah rendahnyaemoticon-Traveller
profile-picture
free_use memberi reputasi
Quote:


Gak profit kalau cuma main sekardus dua kardus...untungnya 90jt dengan margin 25/box itung sendiri brp banyak boxnya....
profile-picture
Zekrom26 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di