CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Pandemi Corona Diprediksi Dongkrak Angka Kehamilan
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ea93f48f4ae2f1a691838bf/pandemi-corona-diprediksi-dongkrak-angka-kehamilan

Pandemi Corona Diprediksi Dongkrak Angka Kehamilan

Pandemi Corona Diprediksi Dongkrak Angka Kehamilan

Sragen - Pandemi virus Corona atau COVID-19 berdampak pada turunnya angka akseptor Keluarga Berencana (KB) di Kabupaten Sragen. Imbasnya, angka kehamilan diperkirakan mengalami kenaikan hingga 10 persen.

"Kenaikan angka kehamilan kami prediksi di kisaran 10 persen. Ini kan kita banyak di rumah, banyak PUS (pasangan usia subur) yang terkendala untuk keluar rumah. Pelayanan pemasangan alat KB juga terbatas," ujar Ketua Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Sragen, Suwanto, dihubungi detikcom, Selasa (28/4/2020).

Suwanti menjelaskan, kebijakan social dan physical distancing menjadi faktor utama penyumbang potensi naiknya angka kehamilan. Ditambah dengan terkendalanya sosialisasi para penyuluh KB karena pertemuan-pertemuan yang bersifat mengumpulkan banyak orang, saat ini tidak bisa dilakukan.

"Di puskesmas, klinik dan rumah sakit, pelayanan pemasangan alat KB juga terbatas, paling-paling hanya maksimal 10 pasien per hari. Dan masyarakat kan juga sedang membatasi aktivitas keluar rumah," terangnya.

Berbagai faktor ini, lanjut Suwanto, membuat jumlah akseptor KB mengalami penurunan hingga 45 persen. Para penyuluh, kini harus memutar otak untuk menekan angka kehamilan serta mengatur jarak kehamilan.

"Prediksi kenaikan angka kehamilan ini menggunakan logika psikologi dalam menganalisa masyarakat. Mereka kesulitan ber-KB karena memang terbatas keluar. Kenaikan ini nanti akan kelihatan kalo sudah berjalan tujuh hingga sembilan bulan," imbuh dia.

Suwanto bersama 52 penyuluh KB di Kabupaten Sragen, kini menggencarkan sosialisasi door to door, dengan tetap mengedepankan imbauan pemerintah untuk jaga jarak. Selain itu, warga juga diberi imbauan untuk menggunakan cara kontrasepsi yang lebih terjangkau aksesnya, seperti kondom dan pil.

"Dulu sosialisasi kita kumpulkan ibu-ibu di posyandu. Tapi dengan keadaan seperti ini tidak bisa. Sekarang kita cari data dulu desa A jumlah PUS-nya berapa, kita datangi. Kita juga menambah suplai alat kontrasepsi seperti kondom dan pil ke bidan desa, agar warga bisa memperolehnya secara gratis," kata Suwanto.

Dihubungi terpisah, Plt Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Sragen, Joko Puryanto membenarkan penurunan jumlah akseptor KB di wilayahnya. Berdasarkan data DP2KBP3A, perbandingan jumlah akseptor KB triwulan pertama di tahun 2019 dan 2020 terjadi selisih 435 akseptor.

"Memang menurun. Di tahun 2019, sampai akhir Maret jumlah akseptor ada 2.145. Pada periode yang sama tahun ini, jumlahnya hanya 1.710 akseptor. Itu data akseptor fasilitas kesehatan pemerintah," terang Joko.

Sementara untuk akseptor di fasilitas swasta, juga terjadi penurunan, yakni dari 1.276 akseptor di triwulan pertama 2019, turun menjadi 1.181 di tahun ini. Pihaknya kini berupaya mengalihkan akseptor KB untuk sementara menggunakan kontrasepsi suntik, pil dan kondom. Upaya ini diimbangi dengan perluasan droping alat kontrasepsi yang dulunya hanya dilakukan di faskes BPJS, diperluas ke semua faskes yang terdaftar di kantor KB.

"Kita juga sedang upayakan bidan desa untuk bisa melakukan pemasangan impan atau IUD dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Intinya upaya-upaya sudah dilakukan untuk tetap mengontrol angka kehamilan," tegas Joko.

sumber
profile-picture
profile-picture
profile-picture
darmawati040 dan 12 lainnya memberi reputasi
Ada yg meninggal ada yg lahir
Waah..diperbanyak penggunaan alat kontrasepsi ya..jadi agak nganu
Buzztod gak usah cemas, kalian kan pecinta sejenis, tapi alangkah baiknya menggunakan kondom karena penyakit seks menular tren nya sedang meningkat di kalangan homo
Diubah oleh tonidookie
Quote:


jadi dengan jaga jarak bisa hamil
emoticon-Cool
konon banyak anak banyak rezekiemoticon-Bingung
kerjaan sapa tuh yg hobinya nghentot





oh iya.kan d manual book sudah diajarkan cara nghentot 🙏🙏🙏
Duid ga punya, cukup buat makan Aja. keluar rumah ga bisa. Masa lokdon Akan dikenang selalu Oleh generasi milenial, masa2 Indah yg disertai crit crot tiara henti. Sungguh beruntung kalian.
Pandemi Corona Diprediksi Dongkrak Angka Kehamilan
profile-picture
eggnostick memberi reputasi
ouw bgitu toh, mungkin aja sih

TP BINI ANE LG PAMPERS`AN NIH emoticon-Ngamuk
Mati satu tumbuh seribuemoticon-Leh Uga
Corona negatif..
Binik positif..

Buat kartu keluarga baru.

emoticon-Cendol Gan
tahan emosi gan, bini bunting sih Alhamdulillah... cuma waktu kontrol ke rs atau kliniknya itu yg kudu hati2.. kesian ibu sama calon baby nya itu.. jgn ada konspirasi wahyudi diantara kita emoticon-Cool
Diubah oleh sangkelentut
kalau menurut saya yaa sangat wajarlah soalnya waktu banyak yang tersisa dan istirahat juga cukup dan 1 lg yang jadi pemicunya yaitu perasaan bingung dirumah mau ngapain karena pekerjaan juga sudah selesai..yaa mungkin diisi waktu bermanjaan sama pasangan..


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di