CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Tarawih Bisa Pidana? HOAKS / FAKTA?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ea90ca3c820845c7c00f472/tarawih-bisa-pidana-hoaks---fakta

Tarawih Bisa Pidana? HOAKS / FAKTA?

Tarawih Bisa Pidana? HOAKS / FAKTA?

MerahPutih.com - Pernyataan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD saat menggelar konferensi pers secara virtual di Graha BNPB, Minggu (26/4) menjadi polemik. Saat itu Mahfud membahas soal salat Tarawih berjamaah di masjid dan mudik apakah bisa dianggap melanggar hukum atau tidak.
 
Sebenarnya penjelasan yang disampaikan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu cukup jelas. Namun begitu sampai ke media sosial, misinformasi terjadi. Bahkan ada sengaja menjadikannya sebuah disinformasi. Seperti unggahan akun Facebook Abdullah Khoirul Azzam.

Tarawih Bisa Pidana? HOAKS / FAKTA?
 
Ia mengunggah meme bergambar Mahfud MD. Di meme itu ada beberapa teks bertuliskan “Mahfud MD: Salat Tarawih Berjamaah Di Masjid Bisa Terkena Pidana” dan “Tarawih Dipidana? Sebenarnya Ini Negeri Apa Sih?”. Benarkah Mahfud menyatakan demikian?
 
Fakta:
 
Penjelasan Mahfud itu sebenarnya dicuplik utuh oleh akun-akun YouTube media mainstream. Merahputih.com mendapatkan rekaman utuhnya dari akun YouTube resmi milik Kantor Berita Antara: (Youtube.com/watch?v=EwFebyQIo0E)
Di sana Mahfud sebenarnya sejak awal menjelaskan bahwa salat tarawih bersama dan mudik bersama itu bukan pelanggaran hukum. Dan tidak bisa dihukum.
 
Namun kata dia, di dalam KUHP dan UU lainnya, ada aturan yang menyebutkan seseorang yang melawan keputusan pemerintah dalam melaksanakan tugasnya itu bisa dijatuhi hukuman pidana. Jika merujuk KUHP, aturan itu ada di pasal 214 dan 216 KUHP.

“Misalnya begini ada orang kerumunan lalu polisi datang dan menyuruh bubar, polisi di situ bisa menangkap yang bersangkutan karena melawan tugas negara,” kata Mahfud.
 
Namun Mahfud tidak ingin aparat terlalu keras menyikapi kebijakan ini. Sebaliknya, ia memohon ke tokoh-tokoh agama, urah, hingga camat memberi pengertian agar tarawih bersama ditiadakan dulu.
 
Menurut Mahfud, tarawih itu sifatnya sunnah. Sedangkan menghindari penyakit yang menjadi pandemi itu sifatnya wajib. “Jadi haram kalau kita melawan penyakit yang jelas-jelas cara bekerjanya seperti itu. Penyakitnya seperti itu kok masih didatangi hanya karena keperluan yang sunah,” ujar Mahfud.
 
Kesimpulan:
 
Informasi tersebut termasuk missinformasi. Mahfud MD tak menyebut orang yang tarawih bersama harus dipidana meskipun ada aturan dalam KUHP tentang pidana terhadap orang-orang yang melawan keputusan pemerintah. Bahkan, Mahfud meminta aparat tidak terlalu keras menyikapi kebijakan ini.

Sumber: Link
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sebelahblog dan 9 lainnya memberi reputasi
kalo di arab atau iran bisa dipidana
Diubah oleh daroi


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di