CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
PSBB Jakarta Berakhir Besok, Opsi Perpanjangan Menguat
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e9fa9a565b24d78ae4a6371/psbb-jakarta-berakhir-besok-opsi-perpanjangan-menguat

PSBB Jakarta Berakhir Besok, Opsi Perpanjangan Menguat

PSBB Jakarta Berakhir Besok, Opsi Perpanjangan Menguat

PSBB Jakarta Berakhir Besok, Opsi Perpanjangan Menguat

Jakarta, CNN Indonesia -- Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan laju penyebaran virus corona (Covid-19) di DKI Jakarta akan berakhir besok, Kamis (23/4). Opsi perpanjangan masa PSBB di ibu kota menguat.

"Ada rencana perpanjangan (PSBB DKI Jakarta)," kata Ketua II Gugus Tugas Covid-19 DKI Jakarta, Catur Laswanto saat dikonfirmasi, Senin (20/4).

PSBB DKI Jakarta pertama kali diputuskan oleh Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Keputusan itu tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/239/2020.

Dalam surat keputusan itu, PSBB dilaksanakan selama masa inkubasi terpanjang dan dapat diperpanjang jika terbukti masih ada penyebaran virus corona di Jakarta. PSBB Jakarta dimulai pada 10 April dan akan berakhir besok.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya juga mengatakan, PSBB Jakarta hampir dipastikan akan diperpanjang. Hal ini disampaikan Anies dalam rapat virtual bersama Tim Pengawas DPR RI Penanggulangan Covid-19 pada Kamis (16/4).

Menurut Anies, waktu 14 hari tidak akan cukup menghentikan wabah virus corona di ibu kota. Ia pun menyebut, PSBB kali ini merupakan fase pertama.

"Hampir pasti PSBB diperpanjang, oleh sebab itu, ini sebagai satu fase. Ini fase pertama, ini minggu pertama," kata Anies saat itu.

Namun begitu, PSBB di Jakarta nyatanya belum dirasa cukup efektif. Masyarakat masih banyak yang beraktivitas seperti biasa di tengah pandemi corona.

Menurut Pengamat Kebijakan publik Trubus Rahardiansyah, PSBB Jakarta tak efektif lantaran penegakkan hukum yang masih belum tegas. Di sisi lain, aturan-aturan dalam PSBB juga masih saling tumpang tindih.

"PSBB akan efektif apabila dilaksanakan ada penegakkan hukum," kata Trubus saat dihubungi CNNIndonesia.com beberapa waktu lalu.
sumber

*******

Tak terasa, 2 minggu sudah PSBB diterapkan di DKI Jakarta. Tapi nyatanya tak ada hasil yang bisa dijadikan barometer turunnya grafik penyebaran Covid-19. Ini berarti ada yang salah dalam menerapkan PSBB yang sebenarnya berfungsi untuk meredam penyebaran dan peningkatan penderita Corona virus.

Jika kemarin-kemarin ada banyak pihak memperkirakam jika pergerakan masyarakat yang naik transportasi massal jadi biang keladi melonjaknya penyebaran Corona, maka ketika pembatasan transportasi telah dilakukan namun grafik kenaikan penderita masih saja terjadi, artinya pasti ada hal lain yang melatari hal ini.

Mungkin Pemprov DKI Jakarta melihat penerapan PSBB ibarat melihat sebuah telur. Yang terlihat sepi hanya kulit luarnya saja. Padahal didalamnya, masyarakat masih sangat leluasa berkumpul dan beraktifitas tanpa peduli dengan segala macam aturan PSBB.

Lihat saja kalau tidak percaya. Sore hari, begitu banyak anak-anak serta orang dewasa yang bermain layang-layang dipinggir jalan, tanpa masker, tanpa jaga jarak. Atau mereka yang suka memelihara hewan, pasar ikan hias dan pasar burung masih mengeliat ramai.

Ini seharusnya menjadi pertanyaan, apa tolak ukur yang dipakai oleh Pemprov DKI Jakarta? Mau seperti apa penerapan PSBB?

Satpol PP sebagai perangkat penindakan sosial masyarakat yang dimiliki oleh Pemprov DKI Jakarta seakaj lenyap tak terlihat. Entah kemana mereka semua.

Bahkan aparat kepolisian yang mendampingi penerapan PSBB pun seakaj tak punya taji dan tak punya nyali. Mereka hanya berkeliling konvoi dimalam hari melewati jalan-jalan utama tapi tak sekalipun masuk kedalam jalan-jalan perkampungan. Padahal disanalah aktifitas masyarakat yang sering berkumpul terjadi.

Hanya malam hari. Siang? Boro-boro terlihat berkeliling.

Jadi, penerapan PSBB di DKI Jakarta niatnya apa? Sekedar gagah-gagahan? Main-main? Atau memang serius? Kalau mau serius, ya sudah. Terapkan sangsi hukum yang jelas. Himbauan tidak akan laku di masyarakat yang terkenal bebal.

Jangan sampai nanti timbul prasangka buruk, bahwa penerapan PSBB di DKI Jakarta sebenarnya hanya untuk mensiasati anggaran yang katanya diplot triliunan tapi pada kenyataannya berantakan. Tanggal sekian direvisi. Ketemu tanggalnya, direvisi lagi. Yang tak layak menjadi layak. Yang tak berhak menjadi berhak. Yang berhak malah terabaikan begitu saja. Minta laporan dari RT atau RW, tapi giliran RT RW telah menyerahkan KK, tetap saja itu cuma formalitas.

Jangan mensiasati dana bantuan dengan menghitung ongkos kirim dan kardus. Masyarakat tidak makan kardus itu. Masyarakat juga tak peduli dengan alasan ongkos. Ingat saat pembongkaran patung wikwik dan bronjong batu. Dengan gagahnya Pemprov DKI Jakarta bilang bahwa alat dan SDM Pemprov DKI Jakarta itu banyak, jadi tak perlu keluar biaya. Lantas mengapa urusan bantuan sosial yang jelas bertabur uang masyarakat Jakarta tiba-tiba menghitung ongkos bungkus, ongkos kirim, dan harga kardus?

Jadi, sebenarnya Pemprov DKI Jakarta itu cuma omdo. Suka menepuk dada, tapi tak jelas apa yang dibanggakan.

Tapi, bersyukurlah.
Sebab pada akhirnya seluruh rakyat Indonesia bisa menyaksikan sendiri lewat berita, bahwa sebenarnya managemen Pemprov DKI Jakarta itu amburadul. Kelasnya hanya kelas RW. Mau dibantah bagaimana lagi? Kenyataanya sudah terlihat. Urusan bantuan sosial yang barangnya terlihat saja berani dikorupsi, bagaimana dengan urusan belanja barang yang barangnya tak terlihat oleh masyarakat?

Jika opini ini dianggap serangan terhadap personal seseorang, sungguh, alangkah piciknya manusia yang masih berpikir seperti itu. Mau bantah silakan bantah. Mau mendebat silakan mendebat. Asal faktanya untuk mengcounter jelas, ya silakan saja.

Begitu.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
dead.brain dan 301 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 10
Pasti di perpanjang , wong covid-19 belum reda.





emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
profile-picture
risky.jahat dan 38 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh dr.terawan
Lihat 4 balasan
Kantor gue (BUMN) udah perpanjang WFH sampe 12 Mei emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
risky.jahat dan 33 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Gagal ui emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
risky.jahat dan 21 lainnya memberi reputasi
Di semua daerah jg kayaknya bakal ngga efektif deh PSBB
profile-picture
profile-picture
profile-picture
risky.jahat dan 24 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
bangke lah kalo di perpanjang tapi perusahaan gak di kasih kompensasi

jangan hanya segelintir aja
yg terdampak bukan hanya mereka
yg bayar pajak bukan mereka doang

udeh kagak ada penangguhan, pph 25 bayar terus, karyawan gak boleh masuk
terus kitak musti gimana??

mana taon depan kalo selamet, bakal di kejer2 djp
di korek2 deh tuh segala macem biaya
wong beneran rugi
endingnya melas dengan bilang "jangan segini pak, ini buat bantu negara loh"
ngahahahaa
profile-picture
profile-picture
profile-picture
numpangbertanya dan 48 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh chisaa
Lihat 6 balasan
ada kajian gk sih selama psbb d dki, yg terjangkit itu latar belakang pekrjaan, tmpt tinggl, aktivitasny apa?
kalo cuma psbb tanpa tracing y percuma.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
risky.jahat dan 30 lainnya memberi reputasi
Lihat 12 balasan
subannalloh emoticon-Nyepi

Ketua satgas COVID 19 nasional Bpk. H. Mulyana, kampung Rawasentul, rt.01, rw.04. Cikarang Pusat. Siap mengawal emoticon-army
profile-picture
profile-picture
profile-picture
risky.jahat dan 30 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh mahoICEheart
gubenurnya mah tukang ngomong doang berasa pemimpin paling wah...

faktanya wan abud tidak bisa apa2 selain narasi2 dan tipekal kaya gini bkn hanya di miliki wan abud seorang,contoh lain yaaa menkes,menkoinfo:tepar
profile-picture
profile-picture
profile-picture
numpangbertanya dan 35 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Evaluasi dulu..
Pelaksanaannya bocor dimana..
Dampaknya apa terhadap laju pertambahan kasus? Ngaruh pa kaga?
Dampaknya terhadap ekonomi-sosial bagaimana?
Rencana dengan realisasi kena berapa persen?

Jangan "selama belum ngaruh berarti mesti perpanjang".. kek orang masang lotere..

profile-picture
profile-picture
profile-picture
risky.jahat dan 33 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Ne pairus sudah menjangkiti banyak orang ...
Anga yang keluar dan sering kita lihat di tipi tipi itu angka di lapangan yang sudah melalui proses ..

Mengapa cuma dimunculkan data Positif, Meninggal, Sembuh?
bagaimana dengan data PDP, ODP? Berapa jumlahnya?

PDP banyak yang sudah diambil sample untuk di swab, tapi menunggu hasil. Angka muncul di positif itu hasil dari test baik rapid maupun swab. ..

jadi sesungguhnya bisa jadi masih besar warga yang terjangkiti dan belum terakomodir test ini.

Tracing upaya untuk mencari mata rantainya.
PSBB upaya pencegahan ..
bisa jadi sebelum PSBB sudah banyak yang tersebar,
pada saat PSBB mereka kena jatah di test, baru ketahuan kalo positif.

Jadi wajar saja kalo masa PSBB peningkatan angka masih terjadi.
Apalagi PSBB masih banyak yang tidak dipatuhi warga, pasti kurang maksimal.

lha bagaimana, lha wong ga kerja ga makan,

Yang dibutuhkan adalah,
penerapan PSBB secara maksimal, dengan jaminan kebutuhan pokok warga tersedia. Jaminnan bagi pelaku usaha bahwa mereka akan segera bisa beroperasi secepat mungkin.
Perbanyak test massal menyeluruh.

PSBB kalo setengah setengah, tanpa diimbangi dengan kesiapan test masal bagi warga di lingkungan psbb, ya sama saja akan kurang maksimal.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
risky.jahat dan 27 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
lockdown dan kasih intensif ke rakyat aja sih apa susahnya? oya gk ada uang.. uangnya buat bikin ibukota baruemoticon-Kemana TSnya?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
risky.jahat dan 27 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


emang ada ya penangguhan pph 21?
gw gak ada tuh
selama ini bayar aja tiap bulan
pph badan aja udah ada itungannya
gak bisa di tunda
udah tanya konsultan juga, katanya usaha gw gak dapet keringanan n relaksasi
ngahahahhaa
profile-picture
profile-picture
profile-picture
numpangbertanya dan 25 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh chisaa
Lihat 1 balasan
Quote:


Ada tuh temennya temen
Gw gak masuk yg kategori berapa ratus itu

Ini maksutnya pph 21 yg maret yak?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
risky.jahat dan 17 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Ga usah diperpanjang lah... Mending kita mulai dari sekarang mulai hidup berdampingan dengan korona saja

emoticon-Angkat Beer
profile-picture
profile-picture
profile-picture
chocorip dan 24 lainnya memberi reputasi
darurat militer aja 3 minggu + wajib rapid test 2x jarak 7 hari. yang positif PCR & karantina 14 hari. habis itu bisa normal lagi hidup.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nichodoankk dan 23 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Quote:


Dagang bre. Kalo lengkapnya apa, gak usah tau dah
Serem gw sama orang pajak
Entar ada tukang bakso bolak balik bawa ht
Ngahahhaa
profile-picture
profile-picture
profile-picture
risky.jahat dan 18 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh chisaa
Lihat 2 balasan
sebenarnya PSBB di jakarta tidak di perlukan sih
kenapa?
karena di tangan gubernur ini
hanya jadi ajang pecitraan sekaligus untuk merusak, seolah2 PSBB ga guna

semakin dilama lamain
rakyat semakin sengsara
dan pastinya yg di bully bukan gubernurnya
tapi di giring ke pusat

PSBB Jakarta Berakhir Besok, Opsi Perpanjangan Menguat

selama gubernurnya macam ini
mau PSBB sampai 10 tahun ke depan juga sama saja

emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
numpangbertanya dan 30 lainnya memberi reputasi
mau tanya, gubernur ane kemana ya...? emoticon-Bingung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
risky.jahat dan 20 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
PSBB nya ni dagelan, aturan yg dibuat untuk menina bobokkan orng teriak lockdown. Entah di jakarta ato daerah lain pasti penerapan PSBB g maksimal alias setengah setengah..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
risky.jahat dan 23 lainnya memberi reputasi
minggu kedua penerapan psbb aja udah rame lagi jakarta, hmm kayaknya kurang efektif penerapan psbb dijakarta perlu dievaluasi lagi agar berjalan efektif
profile-picture
profile-picture
profile-picture
eriksa dan 27 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Halaman 1 dari 10


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di