CARI
KATEGORI
KATEGORI
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e82bcd5c8393a471f450535/aku-masih-cinta-dia

[CERBUNG] AKU MASIH CINTA DIA

Tampilkan isi Thread
Halaman 3 dari 7
Quote:


Kan walau empang tapi kalau dah juragan punya anak buah tuh emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
profile-picture
adediana memberi reputasi
Quote:


Buah-buahan sist emoticon-Ngakak
profile-picture
laylasyah memberi reputasi
Quote:


Buah nangka buah duren.
Lanjuut
profile-picture
adediana memberi reputasi
Quote:


Buah strobery
Buah jambu
Itu adalah nama buah-buahan emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
profile-picture
laylasyah memberi reputasi
Quote:


Gak nyangka ada juragan keren.
Lanjut buahnya buat pantun emoticon-Rate 5 Star
profile-picture
adediana memberi reputasi
Quote:


Buah semangka
Buah nangka
Semaangat kakaaa
#maksa emoticon-Ngakak
profile-picture
laylasyah memberi reputasi
Quote:


Boleh jugaemoticon-temptedemoticon-sad
profile-picture
adediana memberi reputasi
Quote:


Udah aku post part2 tapi belum diungkapin masa lalu
profile-picture
profile-picture
monkeydfarly dan lenitan memberi reputasi
assalamu'alaikum temanku yang Sholihah 😘
profile-picture
laylasyah memberi reputasi
Quote:


Wa'alaikum salam teman sholehahku jugaemoticon-Big Kissemoticon-Peluk
profile-picture
lenitan memberi reputasi
Quote:


Wa'alaikumsalam
profile-picture
profile-picture
lenitan dan laylasyah memberi reputasi
Quote:


Wa'alaikumsalam ganemoticon-Shakehand2
profile-picture
lenitan memberi reputasi
sabar Sinta😢
profile-picture
profile-picture
lenitan dan laylasyah memberi reputasi
Quote:


Sabar ...😓😢
profile-picture
profile-picture
lenitan dan muyasy memberi reputasi
Part3


Setelah seminggu sejak lamaran itu. Semua keluarga menentukan jika pernikahan kami akan dilakukan saat akhir bulan ini. Aku tersenyum getir aku harus ikhlas demi orang tua. Tak mungkin menyakiti hati mereka.

Tibalah saat resepsi pernikahan. Semua badan terasa sakit tapi bukan itu yang membuatku lesu, lemas dan tak berdaya. Pikiran yang kacau membuatku ngedrop hilang arah. Hingga tiba-tiba aku pusing, mata seakan berkunang-kunang dan akhirnya gelap.


Aku mendengar suara demi suara di sekitarku, seperti orang panik. Membuka mata perlahan dan kulihat Rudi berada di sampingku sambil menggenggam tanganku. Reflek tangan segera kutarik dari genggamannya. Aku melihat sekeliling semua orang berkumpul dalam kamarku dan bau minyak kayu putih menyengat.

"Alhamdulillah kamu sudah sadar, Sinta," ucap Rudi. Aku hanya tersenyum.

"Alhamdulillah ya Allah, Sinta kamu bikin Ibu dan semua orang jadi panik."

Semua orang akhirnya keluar satu persatu melihat aku sudah sadar dari pingsanku. Hanya Rudi dan ibu saja yang masih di dalam kamar. Tiba-tiba mbak evi bawa nasi juga segelas air yang diberikan pada ibu.

"Rudi, bantu Sinta makan dulu ya, ini nasinya,"

Ibu menyodorkan sepiring nasi beserta lauk juga segelas air putih ke arah Rudi, dia hanya mengangguk dan ibu pun keluar dari kamar. Menutup pintunya. Aku hanya diam.

"Ayo minum dulu, Sin," tuturnya sambil menyodorkan segelas air ke arahku. Aku mengambil dan langsung meminumnya separuh.

"Makan ya, kamu tadi pingsan karena tadi pagi tak sempat sarapan. Kata dokter mag kamu kambuh."

"Aku makan sendiri," ketusku. Rudi hanya diam tak membantah. Lalu aku memakan nasi itu hingga tandas tapi tiba-tiba perutku sakit dan aku tak tahan langsung memuntahkan apa yang barusan aku makan di kamar mandi.

Setelah aku memuntahkan semua makanan rasanya kepalaku sedikit mendingan. Lalu Rudi mengangsurkan air juga obat agar aku segera meminumnya. Aku menggeleng. Segera menyelimuti tubuh dengan selimut dan memejamkan mata. Tak seperti cerita teman-teman jika malam pertama adalah momen yang di tunggu pasangan yang sudah menikah tapi tidak untukku sakit kepala dan perutku ini tak seberapa dibanding sakit hatiku.

Tak mendengar, Rudi menggangguku saat tidur, mungkin dia sudah paham jika masih belum siap dengan semua ini. Terdengar dia juga tidur di sebelahku dan tak ada suara lagi. Aku menarik napas dan menghembuskannya dengan keeas berusaha membuang beban ini.

Satu ranjang dengan seorang lelaki yang sudah sah menjadi suamiku membuatku takut jika dia nekat bangun dan melampiaskan amarahnya karena aku acuh selama ini. Perlahan mataku berat dan mulai terpejam.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Jomes747 dan 2 lainnya memberi reputasi
wah keren
ditunggu part 4 nya ya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lenitan dan 2 lainnya memberi reputasi
Quote:


Makasih mbak emoticon-Big Kiss
profile-picture
evihan92 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
lanjutan part4
profile-picture
rohannarambe memberi reputasi
lanjutan part5
ayo semangat TS, jangan berhenti tengah jalan...
lanjutkan terus sampai tamatemoticon-Toast
profile-picture
laylasyah memberi reputasi
Halaman 3 dari 7


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di