CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Surat Terbuka Pasien COVID-19 untuk Presiden Jokowi dan Menkes
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e7da06c4601cf1496556371/surat-terbuka-pasien-covid-19-untuk-presiden-jokowi-dan-menkes

Surat Terbuka Pasien COVID-19 untuk Presiden Jokowi dan Menkes


Pasien COVID-19 di Indonesia terus bertambah, hingga Kamis (26/2) pasien positif mencapai 893 orang. Dari jumlah itu, korban meninggal mencapai 78 orang dan sembuh 35 orang. Hal ini membuat sejumlah pihak khawatir terkait penanganan pasien COVID-19 di Indonesia.

Seperti yang diungkapkan oleh Riki Rachman Permana (29), seorang pasien positif COVID-19 asal Cirebon, Jawa Barat. Ia menulis surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo dan Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto. kumparan sudah meminta izin untuk mengutip surat terbuka yang dibuat Riki.

Dalam surat terbuka yang di unggah di Instagram pribadinya, ia menuliskan keluhan selama menjalani perawatan di ruang isolasi di Rumah Sakit Daerah Cirebon. Diantaranya mengenai lamanya hasil swab keluar dan tim dokter yang direpotkan dengan urusan birokrasi.


“Saat pengambilan specimen COVID-19 dari pengalaman kami di Cirebon, hasil swab 1 orang saja saat ini bisa memakan waktu minimal 7 hari untuk memastikan apakah seseorang dinyatakan benar positif atau negatif. 7 hari adalah waktu yang cukup lama untuk mengidentifikasi seseorang terinfeksi COVID-19. Dalam masa tunggu 7 hari tersebut, pasien dalam kondisi cemas menunggu kepastian. Hingga hari ini pun (26/3) saya dan pasien lain belum mengetahui bagaimana hasil swab terakhir yang dilakukan oleh Dinkes pada 18 Maret 2020, sudah delapan hari kami pasien dan rumah sakit menunggu hasil swab tanpa ada kejelasan. Khusus bagi saya pasien positif, swab ketiga dilakukan tanggal 14 Maret 2020 pun belum diketahui hasil resminya, belum ada surat yag diterima oleh pihak rumah sakit hingga hari ini (26/3), sudah lebih dari 12 hari ,” tulis Riki dalam surat terbuka.


Riki juga mengatakan soal lamanya proses birokrasi pengiriman surat keterangan setelah hasil swab keluar. Hasil swab keluar dari Balitbangkes, harus melalui level provinsi kemudian dinas kesehatan kota/kabupaten dan akhirnya baru ke tempat pasien rumah sakit dirawat.


“Luar biasa! Sebuah alur birokrasi yang amat sangat panjang! Dalam situasi genting seperti ini apakah tidak dapat disederhanakan birokrasinya? Ini baru contoh di Cirebon, Pak, bisa dibayangkan jika spesimen swab berasal dari kota yang jauh lokasinya dengan Balai Besar Teknologi kesehatan (BBTKL) di DKI Jakarta, Yogyakarta, Surabaya dan Kota Banjar Baru Kalimantan selatan atau berjauhan dengan Balai Teknologi Kesehatan Lingkungan di Batam, Medan, Palembang, Makassar, Manado dan Ambon”, sambung Riki dalam suratnya.


Riki pun memberikan sejumlah masukan untuk memangkas jalur birokrasi pelaporan surat hasil swab di dalam kondisi genting seperti ini.


Pria yang bekerja sebagai petugas Imigrasi di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten menuturkan harapannya agar surat terbukanya ini dapat dibaca oleh Presiden dan Menteri Kesehatan.


“Semoga masukan ini bisa sampai kepada para pemangku kebijakan. Jika berkenan dengan segala kerendahan hati, saya mohon bantuan teman-teman di Instagram agar surat ini bisa sampai kepada Bapak Presiden dan Bapak Menkes,” tulisnya.

https://m.kumparan.com/kumparannews/...es-1t6dQZuzeMp

Lagi Lagi Birokrasi masih sebuah PR disaat keadaan sudah darurat, hmmm smoga tidak ada lagi perang politisi dan tim horenya. karn ini emergency... !!!!!

Surat Terbuka Pasien COVID-19 untuk Presiden Jokowi dan Menkes
profile-picture
profile-picture
profile-picture
FucKaskus dan 21 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh GodID
Halaman 1 dari 10
Surat Terbuka Pasien COVID-19 untuk Presiden Jokowi dan Menkes
profile-picture
profile-picture
profile-picture
akazu11 dan 21 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
prosesnya lama ya, indon getoh lohemoticon-Ngakak

BATA!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
666lucifer89 dan 24 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
singapoh aja yg negara canggih alat tes cepatnya baru di bikin tgl 9, itu juga belum ada sertifikat dari badan kesehatan mereka

amrik yg lebih canggih lagi baru mengadakan tes uji peralatan tgl 22 maret 2020, baru uji diagnostik, cuma buat ngetes, fda belum menyetuhui secara penuh

apalagi yaman emoticon-Matabelo

skg tgl 27 maret 2020 trus apa yg lo harepin?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Aparatkaskus dan 18 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh sudarmadji-oye
Lihat 4 balasan
Quote:


nih salah satu pekerja yg nganggur dan dirumahkan karena terdampak corona, minggu depan udah rencana mudik, pulang kampung ke Indramayu dari pada di kosan ga ada kerjaan emoticon-Sorry


{thread_title}
profile-picture
profile-picture
profile-picture
CoCoBo dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Petugas imigrasi soeta tangerang ada di rs di cirebon positif covid? Alur ceritanya gimana nih si bpk? Kok keluyuran? Sdh pasti biaya ditanggung pemerintah dan dia sdh ditanganin kan? Sabar aja pak😡
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kuminitsu dan 4 lainnya memberi reputasi
bukan urusan saya emoticon-Najisemoticon-DP
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Syauqiramadhan dan 6 lainnya memberi reputasi
Post ini telah dihapus oleh KS06
Lihat 6 balasan
kudunye dimarih jgn dikasih pirus
didiemin aja jg bakal abis bentrok2an virokrasiemoticon-Takut
kebayang kalau BPJS ngantrinya lama banget dah hahaha
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sunyimembara dan 3 lainnya memberi reputasi
Indonesia
kalau bisa dipersulit kenapa harus dipermudah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Aparatkaskus dan 14 lainnya memberi reputasi
kritikan yang bagus, semoga lekas sembuh
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Aparatkaskus dan 2 lainnya memberi reputasi
emang susah kalo bahas pemerintah ini.
diskon pariwisata dan buzzer 72M itu ga bisa di toleransi.
apbn udah defisit tapi sok2an mau bilang perekonomian meroket, ngeheek
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaldi.sarpin dan 15 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
ya itu sebelum adanya rapid test
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
Belajar algoritma deh
Lagipula buat apa cepat kalo kapasitas rumah sakit gak ada, akhirnya tau sendiri donk diminta self isolation...

Jadi, anggap saja kita semua sudah positif!
Do what you should do when you got this shit
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kaiharis dan 11 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
birokrasinya cepet harusnya

karena cuma notice saja,

yang lama test swab yg skrg diganti ke rapid test
profile-picture
sunyimembara memberi reputasi
semoga cepat berlalu emoticon-Traveller
Quote:


Quote:


Surat Terbuka Pasien COVID-19 untuk Presiden Jokowi dan Menkes
profile-picture
profile-picture
666lucifer89 dan rgenpeninsula memberi reputasi
Banyak pikiran dan stres sebenarnya menjadi hal berbahaya terutama buat pasien, dapat membuat pasien tambah drop kondisinya


Quote:


emang rapid test buat umum sdh di mulai gan? bukannya tim medis dl, udh kelar ya yg medis trs pejabat dll?
Lihat 1 balasan
Kan dah dikasih tau yg bisa check itu lab dgn lvl 2 dan 3. Ngantri sepertinya untuk check sampelnya..
Halaman 1 dari 10


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di