CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Peneliti Inggris: Ratusan Ribu Kasus Corona RI Tak Terdeteksi
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e7d92b38d9b175ff353b300/peneliti-inggris-ratusan-ribu-kasus-corona-ri-tak-terdeteksi

Peneliti Inggris: Ratusan Ribu Kasus Corona RI Tak Terdeteksi

Peneliti Inggris menyatakan jumlah kasus Covid-19 yang tidak terdeteksi di Indonesia sebenarnya bisa mencapai puluhan ribu hingga ratusan ribu kasus. Namun, kasus-kasus infeksi virus corona SARS-COV-2 ini tidak terdeteksi karena rendahnya tingkat pengetesan oleh pemerintah.

Hal ini diungkap peneliti Pusat Pemodelan Matematika Penyakit Menular (CMMID) London, Inggris. Mereka yang mengembangkan pemodelan matematika untuk memprediksi secara kasar kemungkinan jumlah kasus penyebaran Covid-19 di suatu negara berdasarkan jumlah kematian.

Menurut pemodelan tersebut, satu kematian yang dikonfirmasi di suatu negara seperti Indonesia, sebenarnya bisa digunakan untuk menghitung beban kasus yang sebenarnya.

Pemodelan ini mempermasalahkan soal tingginya persentase tingkat kematian Covid-19 di Indonesia. Mereka memperkirakan tingginya angka kematian ini disebabkan pemerintah kurang agresif melakukan pengetesan para terduga Covid-19.

Berdasarkan data, angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia merupakan yang tertinggi di dunia dengan persentase mencapai 11,4 persen atau 78 kematian dari 893 kasus per Kamis (26/3). Namun, angka pengetesan Covid-19 di Indonesia termasuk yang terendah di dunia.

Pekan lalu, Indonesia baru melaksanakan 1.727 tes. Jika dibandingkan dengan total penduduk, baru satu orang di tes dari 156 ribu orang. Dengan demikian, diperkirakan masih banyak penderita Covid-19 yang belum teridentifikasi. Pembelian 150 ribu alat tes dari China diharapkan bisa mempercepat identifikasi mereka yang terduga terinfeksi virus corona.


Prediksi pemodelan CMMID tergantung pada dua variabel kunci, yakni tingkat kematian dan tingkat penularan, serta mengukur berapa banyak orang yang kemungkinan akan terinfeksi oleh satu orang

Mereka lalu membandingkan tingkat kematian di Indonesia ini dengan data kematian Covid-19 WHO sebesar 3 persen (3 kematian per 100 kasus). Meski demikian, para ahli virologi dan epidemologi percaya tingkat kematian virus ini di bawah 1 persen.


Tingkat penularan Covid-19 juga diperkirakan ada di angka 2 dan 3, yang artinya tiap pasien positif, menularkan kepada dua atau tiga orang lain.

Kombinasi dua data ini, digabungkan dengan angka kematian di Indonesia, maka para ahli memperkirakan sebenarnya tingkat infeksi Covid-19 di RI sudah lebih besar.

Perkiraan konservatif, menurut pemodelan CMMID dengan tingkat kematian Covid-19 sebesar 1 persen dan tingkat penularan kepada 2 orang memprediksi telah ada 70.848 kasus virus corona baru di Indonesia.

Sementara jika angka tingkat infeksi ditingkatkan ke angka 3, maka kemungkinan terdapat 251.424 kasus di Indonesia. Di mana satu kematian Covid-19 akan menunjukkan ada 5.238 kasus di masyarakat. Nilai sebenarnya kemungkinan berada di antara keduanya.


Angka ini didapat berdasarkan data kematian Covid-19 pada Senin (23/3). Saat itu, data kematian di Indonesia masih di angka 48 orang.

Associate CMMID profesor Stefan Flasche mengatakan bahwa jumlah kasus virus corona baru akan meningkat dua kali lipat setiap tujuh hari.

"Orang akan berharap bahwa kira-kira enam kematian yang dilaporkan per hari yang Anda lihat saat ini [di Indonesia] akan meningkat menjadi 12 kematian per hari minggu depan dan 24 kematian per hari setelahnya. [Itu akan berhenti] kecuali ada upaya besar yang bertujuan untuk menghentikan penyebaran melalui misalnya, social distancing," katanya, seperti dikutip ABC.


Ketika ditanya kemungkinan ada 1 juta kasus di Indonesia pada akhir April, menurutnya hal itu mungkin terjadi. Kemungkinan ini berkaca dari tingginya populasi di Indonesia dengan 270 juta penduduk.

"Mungkin membuat semi-masuk akal, sebagai skenario terburuk," tuturnya.

Profesor Niall Ferguson dari Imperial College di London, Inggris, juga mendukung perhitungan ini. Menurutnya, satu kematian menunjukkan setidaknya seribu kasus di masyarakat dengan asumsi tingkat kematian 1 persen.

"Kami kira epidemi tanpa adanya pengukuran...mungkin akan naik dua kali lipat tiap lima hari...dan hanya satu dari 100 orang yang terinfeksi akan meninggal," tuturnya.

"Jika penderita sudah menunjukkan gejala, butuh 20 hari atau lebih hingga mereka meninggal. Sehingga angka kematian hari ini menunjukkan epidemi yang terjadi 20 hari lalu."
Pemerintah dianggap kurang agresif lakukan pengetesan virus corona. (ANTARA FOTO /Aswaddy Hamid)

"Epidemi saat itu (20 hari lalu) pasti 10 kali lebih kecil. Jika dikalikan dengan angka 100 angka kematian, maka didapat faktor pengali 1.000 kasus."

Sebelumnya, Menteri Kesehatan memprediksi kemungkinan 700 ribu kasus di Indonesia. Namun, tidak menjelaskan kapan Indonesia akan mencapai angka ini.

Melansir News, mantan perdana menteri Australia Kevin Rudd memperingatkan bahwa situasi yang ada di Indonesia dapat memiliki konsekuensi serius bagi Australia.

"Teman dan tetangga kita Indonesia, populasi 275 juta, sekarang berada di puncak bencana virus corona yang tinggi. Ini memiliki implikasi keamanan nasional yang besar bagi Jakarta dan Canberra. Ini akan membutuhkan solidaritas dan diplomasi yang sangat terampil di masa depan," kata Rudd

https://m.cnnindonesia.com/teknologi...tak-terdeteksi

intinya ya jaga diri masing2 saja lah..stok paracetamol dirumah..

ga usah berharap sama pemerintah yg ga berdaya meski harusnya desember-januari lalu sdh melalukan persiapan disaat virus corona merebak di cina sana..

terutama bagi yg tinggal di pulau non jawa..loe kalau ngerasa kena corona 100% ngandalin diri sendiri

ambil contoh dipalembang,ODP nya tewas duluan baru ketahuan 2 hari kemudian positif corona.krn ga ada alat tes corona disumsel sehingga sample nya perlu dikirim dulu ke jakartaemoticon-Cape deeehh
profile-picture
profile-picture
profile-picture
berry.white dan 3 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
repost emoticon-Ngacir2
double trit kadrun emoticon-No Hope
profile-picture
profile-picture
profile-picture
olga69 dan 2 lainnya memberi reputasi
Jangan 2 sudah ada orang yg positif dikiranya sakit flu, karena daya tahan tubuhnya bagus, sekarang dia sudah sembuh, tanpa tahu pernah positif covid 19
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bigbuncit dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Peneliti yg tidak laku dinegaranya, tetapi laku di indonesia ... emoticon-Gila
Sudahlah,bule stress ga usah di urusin,sok sokan ngomentarin indonesia tapi istana buckingham jebol juga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
l4uts3latan dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Tanggung bener bilang ratusan ribu. Bilang aja jutaan sekalian.
Urusin aja itu pangeran dia yg udah kena corona
profile-picture
areszzjay memberi reputasi
Alat2 medis di daerah saja pada dikorup dan masker pada dicolong oleh pns2 bajingan. Penanganan orang sakit di indon memang tidak ada harapan emoticon-Imlek
profile-picture
bigbuncit memberi reputasi
tapi gimana ya, warganya sendiri gak merasa terancam kok. Faktanya dikampung gue lapo tuak masih rame emoticon-Cape deeehh

daripada berharap ke pemerintah mending ngurusin diri sendirilah emoticon-Angkat Beer
profile-picture
profile-picture
cuplisbego dan Abc..Z memberi reputasi
buzeerrrrrrrr assemble.....
Quote:


Ntar dikira niru2 perhitungan ormas sini gan emoticon-Hammer2
jadi ginu duit pajak gw habi utk bayarin buzzer pro jokowi di kaskus?emoticon-Cape deeehh
Mungkin kadrun dianggap virus juga
Quote:


Tanya kenapa?
Peneliti Inggris: Ratusan Ribu Kasus Corona RI Tak Terdeteksi


Stereophonic di Manchester, 13 Maret 2020
kalo orangnya panikan mending jauh2 dari berita dan sosmed full corona..

tetangga ane perempuan stres jadi asam lambung gak enak makan gegara panik corona.. padahal di rumah doang jadi ibu rumah tangga. nah kalo gitu kan imunnya malah jadi drop..

waspada jangan panik..
jangan juga terlena dengan jurus2 aneh anti corona..
profile-picture
manbrotheking memberi reputasi
mustahil lah kalau sampai ratusan ribu ga terdeteksi, china yg ketat diawasin aja bisa lolos video2 org pada batuk2 dan meninggal

loe kira ga bakal divideoin ama org indonesia kalau ada yg tewas karena corona di jalan?
loe kira ga bakal rame di medsos ama org indonesia kalau ada yg tewas karena corona di jalan?
Lihat 2 balasan
80% false positive testing kit, limited pula
Pemerintah sangat lemah terhadap penanganan Virus corona
Lihat 1 balasan
Data ngawuurr.. Sebut kematian paling tinggi d dunia 11,4%, 893 kasus meninggal 78, itu gak sampe 10.%..
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di