CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Fatwa MUI: Paramedis Tangani COVID-19 boleh Shalat Tanpa Wudhu
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e7d7febc342bb5c6353bea1/fatwa-mui-paramedis-tangani-covid-19-boleh-shalat-tanpa-wudhu

Fatwa MUI: Paramedis Tangani COVID-19 boleh Shalat Tanpa Wudhu

Fatwa MUI: Paramedis Tangani COVID-19 boleh Shalat Tanpa Wudhu

Majelis Ulama Indonesia mengeluarkan fatwa soal tenaga medis dengan alat pengaman diri (APD) yang mengurusi pasien COVID-19 boleh tidak wudhu karena itu dalam keadaan mendesak.

"Dalam kondisi hadas dan tidak mungkin bersuci (wudhu atau tayamum), maka ia melaksanakan shalat boleh dalam kondisi tidak suci dan tidak perlu mengulangi (i’adah)," demikian bunyi Fatwa MUI Nomor 17 Tahun 2020 yang disahkan Ketua Komisi Fatwa MUI Hasanuddin AF dan Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh di Jakarta, Kamis. (26/3).

Hasanuddin mengatakan fatwa tersebut agar menjadi pedoman shalat bagi tenaga kesehatan yang memakai APD saat menangani pasien COVID-19.

Salah satu poin penting fatwa, kata dia, tenaga kesehatan Muslim yang merawat pasien COVID-19 dengan APD tetap wajib melaksanakan shalat fardhu dengan berbagai kondisinya diikuti sejumlah keringanan.

Pada kondisi tenaga medis berada dalam rentang waktu shalat dan memiliki wudlu, kata dia, maka boleh melaksanakan shalat dalam waktu yang ditentukan meski dengan tetap memakai APD yang ada.

Sementara dalam kondisi sulit berwudlu maka dia bertayamum kemudian melaksanakan shalat, kata dia.

Saat kondisi APD yang dipakai terkena najis dan tidak memungkinkan untuk dilepas atau disucikan, kata Hasanuddin, maka yang bersangkutan melaksanakan shalat boleh dalam kondisi tidak suci dan mengulangi shalat (i’adah) usai bertugas.

Dia mengatakan ketika kondisi jam kerja tenaga medis sudah selesai atau sebelum mulai kerja masih mendapati waktu shalat maka wajib shalat fardhu sebagaimana mestinya.

Kemudian, kata dia, dalam kondisi tenaga medis bertugas mulai sebelum masuk waktu zhuhur atau maghrib dan berakhir masih berada di waktu shalat ashar atau isya maka boleh melaksanakan shalat dengan jamak ta'khir.

Sementara dalam kondisi bertugas mulai saat waktu zhuhur atau maghrib dan diperkirakan tidak dapat melaksanakan shalat ashar atau isya, lanjut dia, maka yang bersangkutan boleh melaksanakan shalat dengan jamak taqdim.

"Dalam kondisi ketika jam kerjanya berada dalam rentang waktu dua shalat yang bisa dijamak (zhuhur dan ashar serta maghrib dan isya’), maka ia boleh melaksanakan shalat dengan jamak," kata dia, seperti dilansir antara.

Hasanuddin mengatakan bagi penanggung jawab bidang kesehatan wajib mengatur shift bagi tenaga kesehatan Muslim yang bertugas dengan mempertimbangkan waktu shalat agar dapat menjalankan kewajiban ibadah dan menjaga keselamatan diri.

"Tenaga kesehatan menjadikan fatwa ini sebagai pedoman untuk melaksanakan shalat dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan diri," katanya, seperti dilansir antara.



hari ini tembus 1k, seleksi alam sedang berlangsung
urusan internal

bukan urusan saya
Bukannya wudhu bisa mencegah corona? emoticon-Bingung (S)

Harusnya kan fatwa dokter harus perbanyak wudhu, ini malah kebalik emoticon-Hammer


















































emoticon-Bingung
profile-picture
profile-picture
andrimardi dan satriagujis4 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
urusan internal, nyimak aja
profile-picture
dutamahen memberi reputasi
syarat dan ketentuan berlaku.
Quote:


Emang bisa.... Malah sudah di saranin pemerintah.... Dalam wudhu itu ada cuci tangan, pemerintah saranin cuci tangan kan ? ... Mungkin dalam hal ini mui kwatir kalau lepas APD di tempat virus akan membahayakan petugas medis emoticon-Shakehand2
Lihat 1 balasan
Atur aja sono di internal ente
Quote:


Inti nya cuci tangan mu sampai bersih..... Karena nama nya ibadah harus bersih....
Kalo kecipirit. Tetep gapapa???
Di china itu paramedis kencing + ee aja di celana pakai popok kok. Apalagi wudhu yang harus 5x sehari. Allah juga pasti mengerti kok
astajim emoticon-Kagets
APD mahal n terbatas ajiiig... Dasar kafir, semua situasi tetap aja kafir. Gw mau nyumpahin kelian kena corona tadinya, tp nga sampe hati
Diubah oleh kutangkancut
udah bener kan?
biar gak ganti APD.. sholat jalan terus..
buat yg bukan petugas ya tetap wudhu, pas cuci tangannya pakai sabun..
hal simple gini kok masih ada orang tolol yg permasalahin
begitu rupanya emoticon-Cool
udah lama baru kelaur fatma emoticon-Hammer2
baru bangund
Cebonk mending diem aja gak paham ginian🤣


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di