CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Hadapi Corona, Wapres Minta MUI Keluarkan Sejumlah Fatwa
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e7d6c7388b3cb67d871690f/hadapi-corona-wapres-minta-mui-keluarkan-sejumlah-fatwa

Hadapi Corona, Wapres Minta MUI Keluarkan Sejumlah Fatwa

 Hadapi Corona, Wapres Minta MUI Keluarkan Sejumlah Fatwa

Jakarta, CNBC Indonesia- Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin meminta Majelis Ulama Indonesia dan Ormas Islam mengeluarkan fatwa untuk dua kondisi. Pertama fatwa jika terjadi kesulitan mengurus jenazah penderita virus corona atau COVID-19, karena kurangnya petugas medis atau situasi lain.
Kesulitan tersebut membuka kemungkinan jenazah tidak dimandikan.

"Ini yang menjadi penting agar semua pihak ikut bersama bergerak sesuai dengan arah dan gerakan yang dilakukan oleh pemerintah baik nasional atau daerah dengan semua tokoh masyarakat," kata Ma'ruf dalam konferensi pers, Senin (23/03/2020).


Baca:
Prabowo: Jokowi Sedang & Akan Kerja Lebih Keras Lawan Corona!

Ma'ruf juga meminta tidak melakukan shalat berjamaah untuk kawasan tertentu, yang fatwanya sudah dikeluarkan oleh MUI. Kondisi lain yang membutuhkan fatwa adalah bagi petugas medis yang mengenakan APD, dan tidak bisa melepasnya hingga 8 jam.


Dia mengatakan kondisi ini membutuhkan fatwa agar bisa melaksanakan shalat tanpa harus wudhu. Hal-hal tersebut menurut Ma'ruf sudah terjadi pada petugas medis, dan harus ada fatwanya.

"Saya mohon ada fatwa, tentang kebolehan shalat tanpa wudhu, ini penting agar petugas menjadi tenang. Hal ini sekarang sudah dihadapi petugas medis, makanya saya minta membuat fatwa untuk dua hal itu," kata Ma'ruf.

Ma'ruf juga mengingatkan pemimpin daerah, ulama dan gugus tugas menaati seruan pemerintah untuk tidak menyelenggarakan pertemuan atau perkumpulan. Wapres juga menekankan menjaga jarak atau social distancing untuk mencegah penyebaran corona semakin luas. Pemerintah Daerah yang wilayahnya belum terjangkit corona pun diharapkan tetap waspada dan melakukan social distancing.

Sebelumnya Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Letnan Jenderal TNI Doni Monardo, Jumat pagi (20/3) menggelar konferensi pers dengan Imam Besar Masjid Istiqlal, KH Nasaruddin Umar.

"Saya selaku ketua gugus tugas bersama Prof Dr KH Nasaruddin Umar, menyampaikan yang sakit karena corona mencapai ratusan ribu orang. Hampir semua negara. Yang meninggal dunia mendekati angka 10 ribu jiwa. Ancaman wabah ini hendaknya bisa dipahami oleh seluruh warga Indonesia," kata Doni.


Baca:
Anies: Pasien Meninggal 59% Orang Tua, Jangan Peluk & Cium

Ia menegaskan kembali bahwa potensi ancaman corona dapat menimbulkan kematian. Sehingga Doni kembali berpesan agar warga sementara waktu menjaga jarak dimanapun berada. Selain itu hindari kerumunan. Semaksimal mungkin semua kegiatan di rumah sehingga mudah-mudahan bisa terhindar dari wabah ini.

"Oleh karena ini apabila kita bisa melaksanakan ini dengan baik, kita bisa menjadi pahlawan kemanusiaan," kataDoni.
(dob/dob)

https://www.cnbcindonesia.com/news/2...sejumlah-fatwa

emoticon-Belgia emoticon-Shakehand2
profile-picture
delia.adel memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
mang ada guna? umat aj kagak dengarin fatwa emoticon-Cape d...
profile-picture
profile-picture
manbrotheking dan lupis.manis memberi reputasi
Emang masih didengerin ta?


emoticon-Cape d...
profile-picture
lupis.manis memberi reputasi
jangan kebanyakan fatwa yai, mending fatwa sholat jum'at boleh di rumah atau sebagainya yang ngurangin orang2 pada ngumpul. bukan maksud nga boleh beribadah dan berjamaah tapi itu juga beresiko, di mana tu lupa ane lafal adzan aja di rubah buat beribadah di rumah. bukan hanya islam doang, agama lain juga gitu harusnya.
apa bisa!? didengerin gak tuh!?
agama paling aneh sejagat alam semesta

umatnya dididik seperti kebo yg dicocok hidungnya
urusan apapun harus di kendalikan ulamanya


agama lain tidak butuh fatwa pemuka agamanya untuk mengendalikan umatnya

cukup ikuti arahan pemeritah


agama yg melahirkan negara dalam negara,
tidak heran dimanapun agama ini ada, pasti ada konflik dgn pemerintahannya
profile-picture
Abc..Z memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Bahkan ulama pun gak mau citranya jelek karen keluarkan fatwa yg tdk populis
India Darurat .. SAVE India Galang DONASI ..

Rohingya Darurat .. Save Rohingya Galang DONASI .. Uighur Darurat .. SAVE Uighur Galang DONASI ..

Indonesia Darurat .. Darurat .. Diem-diem aja .. kemana yaaa Kaum itu?! Kemanusiaan kok pilih-pilih? emoticon-Bingung
profile-picture
profile-picture
Abc..Z dan antomulyo memberi reputasi
Quote:


Mungkin dim karna ga ada biaya adminitrasinya emoticon-Shutup (S)
profile-picture
lupis.manis memberi reputasi
Quote:


Uclim indon setrong
beneran nanya dong... ini emang di agama sono itu ngga diajarkan buat berpikir lebih "logis" yah, sampe apa2 itu harus nunggu ada "aturan" nya?

ato memang diajarin buat jadi "goblok" dan tidak kritis, biar bisa disuruh apa aja?

beribadah ada tata cara nya, betul, setuju kok, cuma klo memang ada hal yang membuat tidak bisa dilakukan, gw yakin Tuhan juga bisa memaklumi nya kok... kok kesan nya tuhan nya itu kaya yakuza sih, lu salah dikid, langsung di kasih azab, ato langsung di buang ke neraka...

makanya buat para pemuka agama, stop nakut2in pemeluk agama nya sama ajaran2 yang dikit2 bilang nanti tuhan marah... Tuhan itu MAHA PENGASIH dan PENYAYANG, bukan PEMARAH.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sacrifice1969 dan 2 lainnya memberi reputasi
untuk pak kyai ma'ruf bisa dilaksanakan sesuai SOP
emoticon-Salaman
Bikin satu saja yaitu dengarin kata pemerintah.
saran yang baik dari wapres di situasi genting
dia udah jadi wapres
uu karantina kesehatan ada


kenapa gak dipake? emoticon-Amazed

ogah "ngasih dana" ke warga?
Virus corona minta fatwa
pilkada minta fatwa
Imunisasi minta fatwa
Ucapan salam minta fatwa
Dll dll yang laen

Sampe oktober 2019 udah ada 130 fatwa
Emangnya pada inget semua ?

Ini organisasi ulama apa pabrik fatwa ?
Diubah oleh suromenggolo
Lihat 1 balasan
the POWER OF patuwa
SHOLAT TANPA WUDLU DAN TANPA TAYAMMUM
Oleh: Saiful Anwar
Saya geram membaca komentar-komentar netizen terkait usulan wapres sekaligus ulama' besar, KH. Ma'ruf Amin yang meminta MUI untuk menerbitkan fatwa bahwa petugas medis yang bertugas melawan Covid-19 yang memakai Hazmat Suit (baju mirip pakaian astronot) boleh sholat tanpa wudlu' dan tanpa tayammum.
Ada netizen yang menyebut Kiai Ma'ruf sesat, menentang ajaran Islam, dan tuduhan-tuduhan buruk lainnya.
Kiai Ma'ruf mengusulkan dikeluarkannya fatwa itu supaya para petugas medis merasa tenang dalam beribadah selama dalam tugas. Sehingga, mereka tidak lagi memikirkan cara berwudhu dan tayammum, cukup fokus menangani pasien Covid-19.
Apakah ada keterangan di dalam kitab-kitab fikih bahwa boleh sholat tanpa wudlu' dan tanpa tayammum?
Bagi kaum santri, tentu hal ini tidaklah asing. Ada istilah Faqidut Thahuroin (Orang yang kehilangan 2 bersesuci) di dalam kitab-kitab fikih.
Tapi, bagi yang belum pernah belajar kitab Fikih, mungkin saja terdengar aneh "Sholat tanpa wudlu' dan tanpa tayammum"
Semestinya, netizen yang belum pernah mempelajari kitab-kitab fikih tidak mudah main tuduh sesat, apalagi yang dituduh adalah seorang ulama' besar, yang bahkan pernah menjabat sebagai ketua MUI (Majlis Ulama' Indonesia)
Saya coba membuka kitab Kifayatul Akhyar halaman 63, ada keterangan bahwa orang yang tidak bisa wudlu' dan tayammum boleh-boleh saja melakukan sholat dalam keadaan tanpa bersesuci. (Yang saya cantumkan halaman nya berbeda dikarenakan cetakan yg beda makanya halamannya tdk sama)
Di dalam kitab-kitab yang lain juga ada keterangan, bahwa ada kondisi dimana seseorang melakukan sholat tanpa wudlu' dan tanpa tayammum. Kondisi ini disebut Faqidut Thahuroin (Orang yang kehilangan 2 bersesuci), tidak bisa melakukan wudlu' dan tidak bisa melakukan tayammum.
Tenaga medis yang harus memakai baju hazmat selama berjam-jam dan tidak boleh membuka baju tersebut termasuk dalam kategori orang yang Faqidut Thahuroin, mereka tidak bisa melakukan wudlu' pun tidak bisa melakukan tayammum.

Apaan sih
Nasib punya wapres hasil preventif politik identitas.
orang goblok yang masih dengar fatwa
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di