CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
7 Poin Protokol Pengurusan Jenazah Pasien Corona beragama Katolik
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e7ccb52c9518b51cb47ce22/7-poin-protokol-pengurusan-jenazah-pasien-corona-beragama-katolik

7 Poin Protokol Pengurusan Jenazah Pasien Corona beragama Katolik

7 Poin Protokol Pengurusan Jenazah Pasien Corona beragama Katolik


JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Bimas Katolik Kementerian Agama menerbitkan protokol pengurusan jenazah pasien Covid-19 yang beragama Katolik.

Plt Dirjen Bimas Katolik Aloma Sarumaha mengatakan protokol diterbitkan sebagai panduan bersama jika ada umat Katolik yang meninggal dengan status pasien Covid-19.

"Protokol ini kami susun setelah berkoordinasi dengan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI)," ujar Aloma dalam keterangan tertulis, Kamis (26/3/2020).

Menurut dia, pengurusan jenazah dilakukan oleh petugas kesehatan pihak rumah sakit.

"Prinsipnya, pengurusan jenazah pasien Covid-19 beragama Katolik dilakukan oleh petugas kesehatan pihak Rumah Sakit yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan," lanjut Aloma.

Secara rinci, Aloma menuturkan 7 poin protokol pengurusan jenazah yang dimaksud.

Pertama, pengurusan jenazah pasien Covid-19 dilakukan oleh petugas kesehatan pihak Rumah Sakit yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan.

Kedua, jenazah pasien COVID-19 dipakaikan pakaian sepantasnya lalu dimasukkan ke dalam kantung jenazah yang berbahan plastik (tidak dapat tembus air) dan kemudian dimasukkan ke dalam peti jenazah.

Ketiga, jenazah yang sudah dimasukkan ke dalam peti tidak boleh dibuka lagi kecuali dalam keadaan mendesak seperti autopsi dan hanya dapat dilakukan oleh petugas berwenang.

"Keempat, jenazah disemayamkan tidak lebih dari 4 jam," ungkap Aloma.

Kelima, khusus mengenai penghantaran jenazah ke pemakaman mengikuti prosedur yang diatur oleh Pemerintah, dalam hal ini Dinas Kesehatan, sehingga petugas Gereja Katolik untuk urusan ibadah pemakaman harus mengikuti prosedur tersebut.

"Keenam, ibadah pemakaman diatur oleh petugas Gereja Katolik sesuai dengan prosedur ibadah pemakaman biasa dengan hanya mengikutsertakan perwakilan keluarga yang jumlahnya disesuaikan berdasarkan saran atau petunjuk petugas kesehatan," jelas Aloma.

Ketujuh, selama ibadah pemakaman, seluruh petugas Gereja Katolik dan perwakilan keluarga harus mengikuti prosedur kesehatan menyangkut sanitasi, physical distancing, dan hal-hal lainnya yang diatur dalam pencegahan infeksi Covid-19.

Sementara itu, berdasarkan update data terbaru perkembangan kasus penularan hingga 26 Maret, jumlah total pasien positif tertular virus corona atau terjangkit Covid-19 mencapai 893 orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 78 orang meninggal dunia dan 35 pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19.

https://www.google.com/amp/s/amp.kom...-covid-19-yang

Maaf judul disunat krn lbh dari 85 character
profile-picture
chisaa memberi reputasi
intinya sama aja kaya yang lain, yang positif COVID-19 harus ngikutin & ngutamain protokol kesehatan dibanding protokol agama
MUI jangan plonga plongo saja
7 Poin Protokol Pengurusan Jenazah Pasien Corona beragama Katolik
nice info
dah bagus tuh SOP nya , semoga bisa berjalan lancar
hoi bungsu kapan ikutan?
jangan malah dibawa pulang trus dimandiin rame2

Quote:


Guoblok yg Mandiin!
Sekarang se RT pada Demam !

emoticon-Blue Guy Bata (L)emoticon-Blue Guy Bata (L)emoticon-Blue Guy Bata (L)


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di