CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
DKI Siapkan 2 Tempat Pemakaman Umum untuk Pasien Corona Covid-19
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e7cb1edb41d3030433afb0a/dki-siapkan-2-tempat-pemakaman-umum-untuk-pasien-corona-covid-19

DKI Siapkan 2 Tempat Pemakaman Umum untuk Pasien Corona Covid-19

DKI Siapkan 2 Tempat Pemakaman Umum untuk Pasien Corona Covid-19

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan dua tempat pemakaman umum (TPU) untuk memakamkan pasien terjangkit virus corona (Covid-19) yang meninggal dunia.

Kepala Bidang Pemakaman Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta Siti Hasni menyebutkan, dua lokasi tersebut, yakni di TPU Tegal Alur di Jakarta Barat dan TPU Pondok Ranggon di Jakarta Timur.

"Lokasi tersebut masih cukup bisa banyak menampung, tapi tentunya kita semua berharap tidak ada lagi yang meninggal dan virus ini bisa segera kita atasi," kata Siti di Jakarta, Rabu (25/3/2020) seperti dilansir Antara.

Jenazah yang dapat dimakamkan di sana, yakni yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) dan berstatus positif terjangkit virus corona.

Pemakaman jenazah di dua lokasi tersebut berdasarkan Pasal 3 Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2007 tentang Pemakaman. Dalam perda tersebut dijelaskan bahwa yang berhak dimakamkan di TPU milik Pemprov DKI Jakarta, yakni warga ber-KTP DKI Jakarta, baik yang meninggal di Jakarta maupun di luar Jakarta.

Selain itu, warga luar Jakarta yang meninggal di wilayah Jakarta juga dapat dimakamkan di dua lokasi tersebut.

2 dari 4 halaman

Prosedur Pengurusan Jenazah Korban Covid-19

Pemprov DKI Jakarta telah mengeluarkan prosedur pelaksanaan pemulasaran jenazah terkait virus Corona atau Covid-19. Termasuk untuk pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal, namun belum ada hasil pemeriksaan Covid-19. 

Hal tersebut dituangkan dalam surat edaran nomor 55/SE/Tahun 2020 tentang pelaksanaan pemulasaran jenazah pasien Covid-19 di DKI Jakarta tahun 2020 oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta pada Jumat (20/3/2020). 

Kepala Seksi Data, Informasi dan Pelaporan pada Dinas Kesehatan DKI Jakarta Verry Adrian menyatakan surat tersebut dikeluarkan sebagai panduan. 

"Bukan hanya petugas kesehatan tapi juga untuk melindungi keluarga dan tenaga non kesehatan (petugas kendaraan jenazah misalnya)," kata Verry saat dihubungi, Selasa (24/3/2020). 

Prosedur tersebut harus ditaati petugas pemakaman untuk proses pemulasaran. Jika ada keluarga yang ingin melihat jenazah tetap diizinkan, namun dengan syarat memakai alat pelindung diri lengkap sebelum jenazah masuk ke kantung jenazah. 

Kemudian petugas yang menangani jenazah memakai APD lengkap (pakaian sekali pakai, lengan panjang dan kedap air, sarung tangan non steril satu lapis) yang menutupi manset gaun, pelindung wajah atau kacamata, masker bedah, celemek karet dan sepatu tertutup yg tahan air. 

Tanpa persyaratan itu semua, petugas maupun pihak keluarga dilarang masuk ke ruangan.

Selanjutnya untuk perlakuan terhadap jenazah tidak dilakukan suntik pengawet dan tidak dibalsem. Jenazah dibungkus dengan menggunakan kain kafan kemudian dibungkus dengan bahan dari plastik, setelah itu diikat. 

Kemudian jenazah dimasukan ke dalam kantong jenazah yang tidak mudah tembus dan pastikan tidak ada kebocoran cairan tubuh yang dapat mencemari bagian luar kantong jenazah. Petugas juga harus memastikan kantong jenazah disegel dan tidak boleh dibuka lagi. Setelah itu, bagian luar kantong jenazah disemprot memakai cairan disinfektan.

Selanjutnya, jenazah hendaknya dibawa menggunakan brankar khusus ke ruang pemulasaran jenazah oleh petugas dengan memperhatikan kewaspadaan standar. Bila akan diautpsi hanya dapat dilakukan oleh petugas khusus dan setalah mendapatkan izin dari pihak keluarga dan direktur rumah sakit. 

Pastikan Kantong Jenazah TTersegel

Di ruang pemulasaran atau kamar jenazah, petugas harus memastikan kantong jenazah tetap dalam keadaan tersegel. Dan jenazah dimasukkan ke dalam peti kayu yang telah disiapkan, tutup rapat, dan peti dilapisi plastik yang disemprot memakai cairan disinfektan sebelum dimasukkan ke dalam ambulans.

Jenazah yang sudah dimasukkan ke dalam peti yang ada di ruangan khusus, sebaiknya tidak lebih dari empat jam selama disemayamkan. Petugas harus menyampaikan kepada pihak keluarga proses pemakaman tidak keluar/masuk dari pelabuhan, bandar udara, atau pos lintas batas darat negara.

Setelah semua prosedur pemulasaran jenazah dilaksanakan dengan baik, pihak keluarga dapat turut dalam proses penguburan jenazah tersebut.

Jenazah akan diantar oleh mobil jenazah khusus dari Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta ke tempat pemakaman atau kremasi.  Saat proses penguburan atau kremasi, petugas dilarang membuka peti jenazah. Penguburan dapat dilaksanakan di tempat pemakaman umum


https://www.google.com/amp/s/m.liput...orona-covid-19
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bang.didot dan 3 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
padahal pengennya di san diego hills
profile-picture
omxcabul memberi reputasi
Lihat 1 balasan
DKI Siapkan 2 Tempat Pemakaman Umum untuk Pasien Corona Covid-19
jadi time capsule dong emoticon-EEK!
suatu saat dibongkar orang buat jadi bangunan bakal nyebar lagi emoticon-Takut
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ichachi dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
terus suruh pakdhe yg jadi tukang gali kubur nya biar dia merasakan gimana rasa nya mengubur rakyat nya sendiri karena kebijakan bodoh yg sudah dia buat emoticon-Turut Berduka

Itu pun kalau dia masih punya hati nurani sih emoticon-Cape d...emoticon-Ngacir2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
AULIA.anak.OON dan 7 lainnya memberi reputasi
iya dipisahin ya. supaya ndak di demo warga klo ada yg takut mayitnya malah nyebarin virus.

bener2 ndak ada opsi kremasi?
profile-picture
panjialiansyah memberi reputasi
jenazahnya udah di segel + vacum semoga ga ada kebocoran deh.
Astajim. perlu siapin truk sama eksavator gak

Kan targetnya 6rtus ribu *taikers logic

DKI Siapkan 2 Tempat Pemakaman Umum untuk Pasien Corona Covid-19

profile-picture
satriagujis4 memberi reputasi
Harusnya dikremasikan karena plastik butuh waktu ratusan tahun buat terurai lalu gimana dengan mayatnya apakah bisa kembali jadi tanah??

Kl jumlah korban terus meningkat ? Jgn sampe kayak spanyol sehari ampe 700an ...mabok2 tukang gali kubur.. opsi satu2 nya kesampingkan agama dan kepercayaan yg paling aman itu ya dibakar virus nya gak hidup ikut mati...kemudian abu jenasah baru diserahkan ma keluarga terserah setelah itu mau sikubur... Dibuang kelaut tau buat kopi satu keluarga besar.....,emoticon-Cool mesti dipertimbangkan ketika korban semangkin banyak lahan semangkin sempit blm dengan resiko virus tetap hidup ditubuh korban ... Sampe berapa tahun blm ada penelitian nya ..tu plastik kl sampe jebol alamat nyebarr penyakit lg
Hrsnya dikremasi....
2 tempat kurang. Kira2 yg mati bs seluas jakarta.

Oya nastak bilang jangan sampe mereka gak makan ya... kasi makan mayat orang2 mati biar pada nyadar
Quote:
Buat yg masi ngeyel dapet rumah masa depanemoticon-Ultah
profile-picture
jeffm12 memberi reputasi
Nah bagus, cocok buat yang masih keluyuran di tengah jalan gak ingat diri sendiri apalagi orang lain, dah disediakan rumah masa depan buat tinggal ntar
Kenapa tidak di pulau reklamasi saja yang masih kosong, nanti sekalian dibuatkan monumen emoticon-Imlek
sedih juga ya bre, meninggal krn covid 19, emoticon-Turut Berduka

- gak boleh di tengokin
- gak boleh dimandiin
- gak boleh dikafani, lsg bungkus plastik.
- gak boleh disholati
- gak boleh dilayat
- gak boleh diantar ke kubur

semua sdh diurus negara.

emoticon-Turut Berduka
mati tanpa d dampingi kluarga....

emoticon-Cool
Anies Gubernur Hebat!
Tahu cara memisahkan mayat supaya warga tidak terkena dampaknya!

emoticon-Shakehand2
namanya juga gub ahli mayat emoticon-shakehand:
Quote:


Ente kira umur virus tanpa inang macem jin iprit.. ampe kiamat baru mati emoticon-Ngakakaya aya wae emoticon-Ngakak
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di