CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e7ca9a9f4ae2f790b4c3934/renita

Renita

Renita

Quote:



***

Renita menangis tersedu. Sesak di dada menusuk hingga ke palung terdalam batinnya. Akankah ia menyalahkan garis nasib, atau tertatih menapaki bait lara yang diciptakan oleh orang tuanya? Tragis.

"Sudah, jangan menangis terus, ibumu pergi hanya sebentar. Nanti malam pasti kembali." Nenek Renita masih membujuk dengan penuh iba. Wanita senja itu tahu, ikatan kuat ibu-anak takkan mudah dilerai. Hanya waktu, sang pemulih tersabar.

"Renita mau tunggu Mama, Nek! Dia sakit. Setiap hari, aku yang dorong kursinya ke mana-mana. Kenapa sekarang Mama pergi mendadak? Kalau jatuh di jalan, siapa yang bantu, Nek." Linangan air menderas dari sepasang pelupuk netra beningnya. Gabungan resah akan keselamatan mamanya dan gulana ditinggal tak tampak punggung.

Malam pun tiba. Nyanyian jangkrik ditingkahi kodok, menjadi pengiring hati pilu seorang anak. Setia menanti  mamanya pulang. Kantuk yang merayu, pamit dengan penuh iba. Seolah mengerti, ada luka penuh haru dalam harap bocah lugu itu.

Sang nenek sudah di peraduannya. Tak sanggup jika harus menambah dusta pada cucu tersayang. Terngiang percakapan tadi siang.

"Bu, titip Renita, ya. Saya pamit, pulang ke kampung saja. Jika nanti tak ada umur lanjut di dunia, biarlah anak Saya tetap ikut Ibu saja," ujar wanita yang melahirkan Renita. 

Kanker hati sudah tak mampu terelakkan. Vonis dokter menguatkannya, stadium IV. Tinggal menunggu waktu, tak sampai setahun. Begitulah.

Di ruang tamu, termangu sang cucu mengingat percakapan saat pagi. 

"Sayangnya Mama. Sini Nak, mau dengar cerita, ngga?" panggil Mayang, sang ibu. 

"Mau Ma, tapi sambil dipeluk, ya?" rajuk Renita.

Sembari menahan nyeri, mengalirlah rangkaian petuah terakhir pada sang anak, tanpa disadari oleh pemilik wajah lugu dengan kerlip mata cerdasnya.

"Nanti, kalau Mama ngga sama kamu lagi, tolong ingat baik-baik, ya. Belajarlah yang rajin. Bantu nenek saat dirimu tak lelah. Berdoa sama Tuhan, semoga kemudahan dan kebaikan selalu mengiringi langkah." 

"Iya, Ma. Memangnya mau kemana, sih? Kan Mama masih sakit. Jalan saja, ngga kuat jauh." 

"Diingat saja pesan Mama, ya Nak." geragap haru sudah tak bisa tertahan lagi olehnya.

Seketika, Renita tersadar. Itulah jawabannya atas nelangsa yang menghampiri diri. Akhirnya, dengan memaksa sekaligus menghibur diri, beranjak ia menuju kamar.

Selepas salat, anak usia 9 tahun itupun memanjatkan doa. Untaian pinta yang teranyam dalam tangkupan jemari mungil berhiaskan genangan air mata.

"Wahai Tuhan, Pemilik Nyawa. Jagalah Mamaku. Lindungilah Ia. Meski tak ingin sendiri, ikhlaskan diri atas apa yang terjadi. Aku lupa, di antara sederetan nama yang selalu dipaksa tuk berprasangka_baik. Ada nama-Mu, tempat terbaik menaruh segala prasangka."

Bulan pun telah tinggi. Malam semakin kelam. Sama pekatnya dengan hati seorang anak manusia. Renita.

(bersambung)

Foto: dari sini
profile-picture
profile-picture
profile-picture
TaraAnggara dan 9 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh makola
Halaman 1 dari 2
renita kecil
profile-picture
profile-picture
miniadila dan trifatoyah memberi reputasi
selamat datang
profile-picture
profile-picture
miniadila dan trifatoyah memberi reputasi
harap komen no oot
profile-picture
profile-picture
miniadila dan trifatoyah memberi reputasi
indeks link
profile-picture
profile-picture
miniadila dan trifatoyah memberi reputasi
sudah ada kelanjutannya?
profile-picture
profile-picture
trifatoyah dan makola memberi reputasi
sabarkan hatimu renita emoticon-Matabelo
Semoga kamu menjadi salah satu hamba-Nya yg di beri kesempatan untuk menyaksikan kebesaran Allah emoticon-Sorry
profile-picture
profile-picture
trifatoyah dan makola memberi reputasi
Ya Allah jadi brebes mili lagi apalagi ceritanya tentang ibu,

Renita semoga kamu cepat dewasa dan suatu saat tahu alasan ibumu meninggalkanmu. 😢
profile-picture
profile-picture
trifatoyah dan makola memberi reputasi
Aku sayang mamah
profile-picture
profile-picture
trifatoyah dan makola memberi reputasi
Ayo siapa yang ngupas bawanh di sini, kok air mataku jatuh ...emoticon-Turut Berduka
profile-picture
profile-picture
trifatoyah dan makola memberi reputasi
Quote:


Belum Gan. Minggu depan, semoga.emoticon-Jempol
profile-picture
trifatoyah memberi reputasi
Quote:


Aammiinn..renita baik² saja. Sekarang sudah punya anakemoticon-Malu
profile-picture
trifatoyah memberi reputasi
Quote:


Aàmmiin.


Nanti ada dilanjutan cerita. Tungguin yaaemoticon-Kissemoticon-Kiss
profile-picture
trifatoyah memberi reputasi
Quote:


Terima kasih. Doa terbaik untuk setiap mamah.emoticon-Malu
profile-picture
Reiatsuuu memberi reputasi
Quote:


Nggak banyak kok, dikit aja. emoticon-Malu
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
kasian renita... ane nunggu dia sampe gedenya, sis
Quote:


Sudah punya anak berapa Renitanya
Kalo udah bercerita tentang Ibu gini ane jadi syedih. Tabah, ya, Renita.
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di