CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Luhut Bicara Soal Lockdown: Bisa Saja per Daerah, Besok atau Lusa
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e7b8c2009b5ca26002cade1/luhut-bicara-soal-lockdown-bisa-saja-per-daerah-besok-atau-lusa

Luhut Bicara Soal Lockdown: Bisa Saja per Daerah, Besok atau Lusa

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menerangkan pemerintah Indonesia saat ini masih berkukuh tak mengambil opsi lockdown dalam menanggulangi penyebaran virus corona. Namun demikian, ia memungkinkan opsi karantina dalam lingkup lebih kecil dilakukan oleh daerah.

"Bisa saja per daerah tiba-tiba besok atau lusa, daerah A karantina, di tingkat desa, kecamatan, kota, sampai provinsi," ujar Luhut dalam video yang ia bagikan di media sosial pribadinya, kemarin, 24 Maret 2020.

Luhut menjelaskan, saat ini, sistem perundang-undangan di Indonesia tidak mengenal istilah lockdown. Meski begitu, ia menerangkan pemerintah masih terus mengkaji opsi tersebut sebagai bagian dari penanganan pandemi corona.

Selanjutnya, Luhut meminta masyarakat tetap tenang dan menaati imbauan pemerintah. Sebab, sejauh ini, dia mengklaim pemerintah sudah semakin rapi merancang konsep penanganan wabah.

"Bahwa ini masalah, yes. Tapi kita semua harus dukung pemerintah. Jangan salahkan sana-sini karena enggak mungkin pemerintah careless," ujarnya.

Lockdown adalah istilah untuk mengunci seluruh akses masuk maupun keluar dari suatu daerah maupun negara. Dalam kasus corona, lockdown bertujuannya agar virus tidak menyebar lebih jauh.

Sejumlah pengamat sebelumnya meminta pemerintah mempertimbangkan lockdown. Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance ( Indef), Drajad Wibowo, mengatakan, semestinya seluruh keputusan pemerintah terkait karantina wilayah ini tak menimbang sisi politik dan ekonomi jangka pendek. Menurut dia, lockdown harus didasari keputusan yang dibuat oleh tim medis terkait penyebaran wabah virus corona.

"Begitu suatu daerah menurut ahli dokter atau ahli medis harus di-lockdown, negara harus ambil tindakan," ujar Drajad.

Drajad mengatakan tim ahli akan lebih mendalami seberapa parah sebuah daerah telah terpapar virus corona. Dalam titik tertentu, seumpama tim menyatakan sebuah daerah sebaiknya di-lockdown lantaran tingkat penyebaran virusnya sudah tak terbendung, pemerintah harus segera membuat keputusan politik.

Keputusan ini, menurut dia, penting untuk menyelamatkan ekonomi jangka panjang. Sebab, bila pemerintah terlambat melakukan lockdown, perekonomian justru akan menghadapi ancaman lebih besar.

"Jadi kalau mau menyelamatkan ekonomi ya harus cegah wabahnya. Cara penyelamatan wabah dengan lockdown ini mencegah supaya corona tidak sampai meledak," tuturnya.


https://bisnis.tempo.co/read/1323909...a/full?view=ok


Cepat itu lockdown jabodetabek, biar warganya tidak menyebar ke daerah daerah lain emoticon-Marah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
idkfa dan 6 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 4
Quote:


Gimana cara?
profile-picture
profile-picture
samsol... dan rizaradri memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Monggo mau lock down yg penting yu bisa penuhi kebutuhan pokok rakyat jelatah sesuai uu no 6 tahun 2018 pasal 52 emoticon-army
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bang.didot dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Judess
Lihat 30 balasan
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Lihat 1 balasan
Luhut Bicara Soal Lockdown: Bisa Saja per Daerah, Besok atau Lusa
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aldonistic dan 12 lainnya memberi reputasi
Menkosaurus emoticon-Busa
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ladies.hunter01 dan 2 lainnya memberi reputasi
Quote:


Seperti DKI?

Ok..

Berapa banyak akses yg bisa dilalui dari DKi ke daerah lain? Entah itu tol, entah jalan prov, entah jalan darat lain, entah pelabuhan..

Ketemu jumlahnya?

Lalu selanjutnya...

mau berapa personel yg akan diturunkan untuk menjaga perbatasan akses tersebut?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
adrianfuzagame dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh khayalan
Lihat 1 balasan
dajjal ini kapan musnah ya?
profile-picture
profile-picture
samsol... dan galuhsuda memberi reputasi
Quote:


Ya tinggal di hitung saja, kita punya personil TNI aktif 400 rb an, personel cadangan 400 rb an juga, berdayakan mereka, paling turunkan 20 rb personel sudah cukup buat kepung DKI dan sekitarnya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aldonistic dan 2 lainnya memberi reputasi
Emang dah siap lockdown drun ?
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan Judess memberi reputasi
Lihat 3 balasan
italy ma spanyol korban meninggal nya melampaui china.... dua2 lok daw. Spanyol lagi minta tolong Nato.... italy udah ditolong china russia dan cuba. emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
samsol... dan 4 lainnya memberi reputasi
Quote:


tentara dan polisi indonesia itu kurang banget dibanding jumlah penduduk dan luas indonesia. Gua setuju sama lu. Berat
ditambah pol pp pun belum tentu mampu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 5 lainnya memberi reputasi
Quote:


Realnya...akan sangat lebih banyak dari yg lu tulis di atas...

Untuk DKI doangan...

Ga worthed!

Worthed untuk suatu daerah yg akses jalannya sedikit dan terpencil....

contoh: wuhan

emoticon-shakehand
profile-picture
profile-picture
profile-picture
adrianfuzagame dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
profile-picture
Judess memberi reputasi
Quote:


Intinya demografis si daerah yg kepepetnya lockdown harus memenuhi syarat..
profile-picture
Judess memberi reputasi
Ini yg di khawatir kan,, Ketika membludak akhirnya lockdown padahal fungsi Utama lockdown itu supaya gak nyebar ke daerah lain,, klo sekarang ya telat,,

Serba salah,, jemput bola/drive thru Korea juga sulit karna jumlah penduduk segini banyak bagaimana ngetesnya semua,, padahal tes itu identifikasi awal utk membatasi penyebaran juga,, klo gak masif yg dites kurang efektif kecuali sudah ada data penyebarannya

Mungkin sudah saatnya buka data yg positif,, bukan utk di bully,, klo bisa pembuli boleh di hukum denda/penjara biar jera,,, jadi semua juga bisa aware kalau pernah kontak dan mulai lakukan karantina pribadi,, diinfo via apps buat data
profile-picture
profile-picture
profile-picture
adrianfuzagame dan 4 lainnya memberi reputasi
Ngikut aja dah😁
nah ini ane baru setuja ... lockdown itu mau gak mau harus dilakukan kalo penyebaran sudah tak terbendung lagi
kalo gak mampu skala kota bisa skala kecamatan ato kelurahan yg terbanyak terdapat suspect / positif covid

aparat harus tegas yg di lock sama sekali gak boleh keluyuran kecuali utk kegiatan2 yg diijinkan seperti ambil sembako ato beli keperluan pokok di lingkungannya
itupun sifatnya perwakilan satu kk hanya boleh 1org yg keluar ato bahkan ada team pengantaran ke masing2 rumah warga biar gada warga yg keluyuran sama sekali

wilayah2 laen yg belom di lockdown bisa membantu distribusi bahan pokok & kamtibmas wilayah yg di karantina
jadi gak memberatkan pemda yg wilayahnya kena lock sebagian

setelah lockdown berakhir daerah yg sudah bersih covid tsb wajib menscreening warga yg masuk ke wilayahnya
biar gak terjadi penularan ulang setelah di karantina
dgn pemberlakuan lockdown secara parsial beban ekonomi & keamanan bisa diminimalisasi
mo ngasih makan se kecamatan / kelurahan masih lebih mudah secara ekonomis & logistik daripada sekota dgn penduduk berjuta2
yg mo rusuh2 juga mudah ditangkepin kalo cuman seuprit emoticon-army
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aldonistic dan 2 lainnya memberi reputasi
Nah lhoo..
Opunk Sudah Bersabda..
Lihat 3 balasan
Semua daerah bisa lokdon
Kecuali daerah tempat masuk TKA.
Lihat 1 balasan
semoga perusahaan batubara nya kolaps
amin
profile-picture
profile-picture
mows dan Judess memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Halaman 1 dari 4


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di