CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Pemerintah Batalkan Rencana Ekspor Ratusan Ribu APD ke Korsel
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e7a9fec2525c35e371e57c1/pemerintah-batalkan-rencana-ekspor-ratusan-ribu-apd-ke-korsel

Pemerintah Batalkan Rencana Ekspor Ratusan Ribu APD ke Korsel

Pemerintah Batalkan Rencana Ekspor Ratusan Ribu APD ke Korsel

Pemerintah Batalkan Rencana Ekspor Ratusan Ribu APD ke Korsel

Pemerintah membatalkan rencana ekspor sekitar ratusan ribu alat pelindung diri (APD) ke Korea Selatan. APD tersebut disalurkan untuk kebutuhan para petugas medis dalam negeri untuk menangani pasien virus corona atau Covid-19. Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil, Muhammad Khayam mengkonfirmasi mengenai pembatalan ekspor tersebut. Dia menyebut, APD tersebut diproduksi dan diekspor oleh salah satu perusahaan yang beroperasi di kawasan berikat di Pulau Jawa.

"Benar akan ekspor, tapi batal dan diteruskan ke delam negeri karena lebih membutuhkan," kata Khayam kepada katadata.co.id, Selasa (24/3).

Khayam mengatakan, ekspor tersebut memang sudah direncanakan lama, jauh sebelum permintaan masker dan APD di dalam negeri meningkat signifikan karena pandemi corona. Dia menyatakan, saat ini ada sekitar 25 produsen masker dan 23 produsen APD di Indonesia. Sebelum isu wabah corona membesar, produsen tersebut memang lebih banyak menggantungkan penjualannya ke pasar ekspor lantaran penjualannya di pasar dalam negeri sangat kecil. Ketika isu corona merebak dan permintaan masker dan APD di Indonesia naik drastis, kapasitas produksi pembuat masker tersebut tak siap menampung lonjakan permintaan.

"Oleh karena itu, kami sedang membahas bagaimana pabrik tekstil ikut mengkonversi kapasitasnya untuk memenuhi demand saat ini. Ini sedang kami hitung kebutuhan dan kemampuan industrinya," ujar Khayam. Penghitungan ini menurutnya mencakup sejumlah hal dari sisi bahan baku hingga pembahasan mengenai standar kelayakan kesehatan produk. "Ini yang sedang kita cari alternatif, termasuk mengkaji kemungkinan mengenai relaksasi," kata dia. Kemenperin menyerahkan APD yang batal diekspor itu kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). BNPB lalu mendistribusikan 40 ribu APD ke pemerintah provinsi DKI Jakarta dengan kardus berlogo perusahaan APD merek Korea Selatan namun bertuliskan Made in Indonesia. Kepala BNPB yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengajak Kemenperin untuk mendorong industri dalam negeri memproduksi APD, masker, hand sanitizer dan kebutuhan lain dalam menghadapi pandemi corona.

Doni mengatakan bila industri dikerahkan maka tak perlu ada impor berbagai produk tersebut. "Semua industri yang berpotensi untuk mendukung penanganan Covid-19 ini akan dioptimalkan," kata Doni. Dia memperhitungkan, Indonesia membutuhkan jutaan APD jika pandemi corona berlangsung dalam waktu lama. Untuk itu, pasokan di dalam negeri harus dipastikan cukup. Hingga hari ini, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 telah menyalurkan 105 ribu unit APD yang merupakan produksi dalam negeri. Beberapa produsen rencana mengekspor APD tersebut ke berbagai negara, namun pemerintah mencegahnya dan meminta mereka memprioiritaskan kebutuhan domestik.

Sementara itu, para pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) menyatakan kesanggupan memproduksi masker dan APD. Namun, produksi masker dan APD saat ini terganjal kebijakan safeguard dan bea masuk terhadap bahan baku impor. Wakil Direktur Utama PT Pan Brothers Tbk Anne Patricia Sutanto mengatakan berharap ketentuan safeguard dan bea masuk bahan baku impor tak berlaku untuk produksi masker dan APD. Sehingga produsen tekstil dapat memasok kebutuhan masker dan APD dalam negeri dengan kualitas baik dan harga yang lebih terjangkau.
sumber

********

Clear ya. Jangan cuma baca judulnya. Baca baik-baik beritanya. Setelah itu share berita ini ke semua kenalan agar mereka paham apa yang terjadi.

Untuk pembuatan masker dan APD, ada beberapa bahan utama yang masih harus impor dari luar karena produksi dalam negeri hanya sanggup memasok 10% dari kebutuhan. Itupun masih terganjal regulasi bea masuk khusus. Makanya sekarang tengah dikaji solusi tepat agar produksi masker dan APD di Indonesia bisa segera dikebut tanpa ada halangan dari peraturan impor barang.

Presiden sendiri telah memerintahkan agar seluruh pabrik atau produsen APD dan masker di Indonesia menghentikan dahulu ekspor ke luar negeri mengingat kebutuhan dalam negeri juga meningkat pesat dan butuh pemenuhan dengan segera.

Wajar jika kelangkaan masker dan APD di Indonesia begitu terasa, sebab ketika kebutuhan masker dan APD di Indonesia belum banyak karena Covid-19 belum menyerang Indonesia, semua produksi dalam negeri sudah full kapasitas buat memenuhi permintaan yang melonjak drastis dari luar negeri.

Adapun jika harus memproduksi diatas produksi maksimal harus dapat ijin dari pihak terkait, baik itu dari Memperindag maupun Menkes. Ini yang jadi kendala. Semua saling terkait, tidak bisa asal produksi.

Produsen-produsen bahan kain seperti Sritex juga menyatakan siap atas perintah Presiden untuk segera memproduksi APD dan masker dengan jumlah jutaan untuk pemenuhan kebutuhan dalam negeri yang begitu mendesak, asal bahan utama seperti polymer bisa mudah masuk Indonesia saat ini. Kalau tidak, maka mereka hanya akan memproduksi APD dan masker dibawah standar medis.

Kedepan, seluruh produksi masker dan APD dijadwalkan mulai memproduksi besar-besaran bagi kebutuhan dalam negeri.

Semoga kabar baik ini menjadi penyemangat mereka yang menjadi pejuang utama di garda depan demi menyelamatkan hidup orang lain. Tak ada lagi RS yang mengeluh kekurangan APD. Tak ada lagi perawat yang menangis karena tak mendapat APD yang layak. Tak ada lagi perawat yang memakai kantong plastik untuk menggantikan APD yang langka.

Semoga wabah ini segera cepat berlalu.
Aamiin....

*******
Laporan Pandangan Mata

Baru tadi TS ke Puskesmas Kecamatan di wilayah TS. Ngobrol sama dokter sambil periksa. TS kaget mereka pakai jas hujan Elmon**, padahal Pemerintah pusat udah ngasih jatah Pemprov DKI Jakarta itu 40.000 APD, Rapid Test, dan masker.

Jawaban dokternya :

APD banyak yang belum kebagian katanya. Mungkin dibagiinnya ke RS RS.

Padahal ada RS yang dikelola pemerintah pusat, ada RS Darurat yang dikelola pemerintah pusat, dan itu beda jatahnya dengan RS yang dikelola Pemprov DKI Jakarta. Lantas kemana APD-APD itu?

Masker gak ada sama sekali buat masyarakat Jakarta. Kemana masker-masker jatah masyarakat yang disalurkan ke Pemprov DKI Jakarta?

Ditanya soal Test massal Rapid Test di Jaksel sesuai berita, dokternya juga gak tau sama sekali itu dimana. Soalnya gak dengar kabar sama sekali.
Lantas dimana diadakan Rapid Test massal itu?

Amburadul.
Kalau Rapid Test hanya dilakukan pada ODP atau PDP, lantas bagaimana orang yang kira-kira ada gejala? Bahkan Puskesmas Kecamatan aja gak punya alatnya.


Hei Anies!!!!
Bagaimana ini Boss???????

profile-picture
profile-picture
profile-picture
steven.thereds dan 11 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh i.am.legend.
Halaman 1 dari 3
Langkah yg bagus

Disini masih butuh banyak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
coldblacksnow dan 3 lainnya memberi reputasi
Gila ngapa g dari maren sih? emoticon-Cape d...
profile-picture
profile-picture
extreme78 dan i.am.legend. memberi reputasi
Diubah oleh Judess
Lihat 2 balasan
Kebijakan yang bagus meskipun sangat sangat sangat sangat sangat sangat terlambat....emoticon-Blue Guy Bata (L)emoticon-Najis
profile-picture
profile-picture
profile-picture
checkedusername dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Cukupin dulu dimari kemaren di berita masi ad yg pake jas hujan jemput pasien
profile-picture
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan 3 lainnya memberi reputasi
Itu pabrik berlokasi di kawasan berikat, lokasi yang mendapat kemudahan Import utk melakukan Export.. Kasian bener pabrik nya gagal Export..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
MemoryExpress dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:



Tumben pintar kau.. emoticon-Big Grin

Sebenarnya APD yg rencana akan diekspor bisa dibayar oleh Pemerintah kepada pemesan di Korea beserta pinaltinya karena disini keadaan dan kebutuhan akan APD juga mendesak.. emoticon-Big Grin

Sama genjot juga perusahaan2 produsen APD dalam negeri itu spy memproduksi lebih banyak APD lg utk memenuhi dalam negeri dg anggaran negara.. emoticon-Big Grin

Ini fatal kalau tidak dipenuhi.. emoticon-Big Grin
Jgn membuat kesalahan 2x..emoticon-Big Grin

Pertama membuka pintu virus dg holiday discount.. emoticon-Big Grin
Kedua tidak menyediakan APD utk tenaga medis.. emoticon-Big Grin

Ayo diperbaiki.. emoticon-Big Grin
Dah tambah banyak korbannya tiap hari di berita .. emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
checkedusername dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 6 balasan
"Kemenperin menyerahkan APD yang batal diekspor itu kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)"

btw itu sama pemerintah, dibayar gak emoticon-Bingung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
extreme78 dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh kureno23q
Lihat 2 balasan
Apapun yg kau lakukan wahai pemerintah - meski terlihat ketidaksiapan menghadapi covid ini - patut diapresiasi, kalo sudah dibatalkan segera distribusikan ya, please
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Habibananasuper dan 3 lainnya memberi reputasi

Wajar jika kelangkaan masker dan APD di Indonesia begitu terasa, sebab ketika kebutuhan masker dan APD di Indonesia belum banyak karena Covid-19 belum menyerang Indonesia, semua produksi dalam negeri sudah full kapasitas buat memenuhi permintaan yang melonjak drastis dari luar negeri.



kata kuncinya apa pada: timeline nya

dan ini digoreng oleh nasbung/kadrun sebagai : kurang tanggap, meremehkan dlsbnya.

padahal penerbangan dan impor tertentu dari cinak sudah distop, ruang isolasi di rs juga sudah disiapkan.

sama seperti diskon penerbangan, time linenya adalah saat itu terjadi penurunan yang sangat tajam pada daerah2 destinasi wisata.

pemerintah dalam hal ini hanya bisa memberikan stimulus diskon penerbangan., walau dalam kenyataannya

tetap tidak membantu karena semua menahan bepergian.




profile-picture
profile-picture
profile-picture
steven.thereds dan 5 lainnya memberi reputasi
Lucu sih tp bener jg, temen2 gw dibagian salesman farmasi sering curhat

Curhat salesman farmasi jaman dulu
"Nyelipin masker 1 box aja diomelinnya sampai 1 jam sama outlet"

Curhat salesman farmasi jaman now
"Nyelipin masker 1 box aja diomelinnya sampai 1 jam sama bos"

emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
extreme78 dan i.am.legend. memberi reputasi
Wahh udah d share nehh di fb temen gw beserta sindiran sok bijak ala kadrun....

emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
steven.thereds dan 2 lainnya memberi reputasi
kalo sdh dibatalkan,
segera distribusikan
profile-picture
i.am.legend. memberi reputasi
Lihat 1 balasan
nggilani negara lagi butuh APD malah di ekspor. sekalinya habis ketar ketir jemput APD dari china
profile-picture
i.am.legend. memberi reputasi
Lihat 2 balasan
perusahaan2 otomotif banyak yg bikin line produksi Masker - APD
China - BYD
https://www.gridoto.com/read/2220638...orona?page=all

Jerman - VW
https://www.gridoto.com/read/2220740...medis?page=all

dan berbagai perusahaan otomotif dunia lainnya ikut membuat peralatan medis pendukung melawan Covid-19
https://www.bbc.com/indonesia/dunia-52015158

yang belum kedengeran disini nih, kapan Astra, Indomobil ikutan terjun ramai2 bikin alat medis juga ?
kalau perlu perusahaan ESEMKA daripada line produksi masih pelan, mending turn over jadi bikin masker atau APD, bisa menghasilkan cuan emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
vogstar dan scorpiolama memberi reputasi
Lihat 2 balasan
shared, like n subcrid di channel ts emoticon-Traveller



emoticon-Blue Guy Bata (L)
Gw pikir selama covid19 mewabah di negara lain pemerintah gw sudah bersiap diri dgn memesen apd dan masker dalam jumlah banyak, ternyata dadakan toh
profile-picture
checkedusername memberi reputasi
Lihat 1 balasan
situasi darurat utamakan dulu kepentingan dalam negeri terutama buat nakes
Semoga kebutuhan dalam negri segera terpenuhi.....dengan standart kesehatan juga .
Yah, pesen yg banyak dah. Kasihan itu paramedis bnyk yg gak kebagian APD, pdhl berhadapan langsung dgn virus dan kuman berbahaya.
pentingin stok dalam negeri dulu
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di