CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Lockdown Bisa Selamatkan Rupiah dari Keterpurukan
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e7a1bfa7e3a7231ac1c5803/lockdown-bisa-selamatkan-rupiah-dari-keterpurukan

Lockdown Bisa Selamatkan Rupiah dari Keterpurukan

Lockdown Bisa Selamatkan Rupiah dari Keterpurukan

Liputan6.com, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) terus bergerak melemah selama masa pandemi virus Corona Covid-19. Pada penutupan perdagangan Senin kemarin, rupiah ditutup 16.575 per dolar AS dari 15.975 per dolar AS pada sesi pembukaan.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menilai, bukan tak mungkin rupiah dalam waktu dekat bisa menyentuh angka 17.000 per dolar AS. Menangkal potensi buruk tersebut, ia menyarankan pemerintah melakukan lockdown di sejumlah wilayah yang merah akibat virus Corona.

"Mengisolasi wilayah yang benar-benar terjangkit wabah virus Corona. Ada kerjasama antara pemerintah pusat dan daerah, stimulus untuk kesehatan digelontorkan," imbuh dia melalui pesan tertulis, Selasa (24/3/2020).

Ibrahim menganggap, keterpurukan rupiah ini salah satunya disebabkan oleh sikap pemerintah yang telat dalam mengantisipasi penyebaran virus Corona Covid-19.
Oleh karenanya, lockdown dirasanya merupakan langkah terbaik untuk menyelamatkan perekonomian Indonesia secara jangka panjang.

"Perlu (lockdown). Secara jangka pendek memang menghancurkan ekonomi, tapi secara jangka panjang bagus untuk ekonomi," seru dia.

Dia pun tak mengelak jika pasar keuangan termasuk rupiah akan kaget melihat sikap pemerintah yang menutup diri secara tiba-tiba. Namun, situasi itu disebutnya hanya sementara saja.
"Kalau panik pasti ada saat lockdown, tapi seterusnya akan biasa saja," ujar Ibrahim.


sumur
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aortanesia dan 3 lainnya memberi reputasi
lbh pinter direktur pt.....
dr pd jkw kayakny

emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
extreme78 dan kaiserwalzer memberi reputasi
lockdown daerah yg gawat, setuju dah
profile-picture
extreme78 memberi reputasi
jaga jarak gaes
profile-picture
extreme78 memberi reputasi
sebenernya ga ush takut lockdown..kan lockdown cm bbrp minggu...pastinya rakyat +62 bs bertahan.dr hasil ekonomi yg sdh meroket bbrp waktu yg lalu 😁 itung2 tempo hr surplus..saatnya bener2 belibur dr rutinitas ekonomi meroket 😂
profile-picture
extreme78 memberi reputasi
Ane gatau sih gimana pastinya, tapi kayanya opsi terakhirnya begitu kalo masyarakat masih ngeyel
profile-picture
extreme78 memberi reputasi
lokdon = V type recovery (model china)
nggak lokdon = L type (ekonomi ancur terus kalo terjadi massive outbreak)
profile-picture
extreme78 memberi reputasi
istilahnya di indonesia yang bisa dipahami adalah razia, ganti lokdown dengan razia, barang siapa keluar dijam2 tertentu akan dirazia dan didenda, dijamin efektif emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan extreme78 memberi reputasi
masih ngeyel bleh
nunggu abis pribumi ganti import cebong lg
profile-picture
extreme78 memberi reputasi
Kalo lockdown, itu Ojol, tukang Somay, yang jual Cangcimen, dan semua yang Makan dari duit Hasil Harian itu Nasib nya gmana?

Gw sih setuju lockdown, asal yg TERIAK Paling kenceng, WAJIB kasih makan tu yg bakal SENGSARA KELAPARAN gr2 kena imbas lockdown itu sendiri nanti emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan 2 lainnya memberi reputasi
ada definisi lockdown gak om? apa ga boleh keluar sama sekali atau akses ke kota yg ditutup? orang dalam area lockdown msh bs beraktifitas
profile-picture
profile-picture
thestarlight99 dan extreme78 memberi reputasi
Lho ini kan uda semi lockdown kan... Dihimbau utk dirumah, kantor ditutup dll. Emang bandel aja negri +62 ini. Kalau uda ketok palu utk lockdown yg uda gak bs lagi dah keluar2... Klo di itali uda kena pasal pembunuhan bray... Nah disini gak tau deh, mgkn tereak salah jokowi lg wkwkkw
Emang bener harus lockdown kalo mau nyelametin ekonomi. Masalahnya corona ini udah nyebapin efek psikologis, artinya cara rasional udah gak berguna. Ada pedagang kasih diskon 90%, orang mungkin gak mau beli karena mikir nyawa. Beberapa mal aja udah tutup sementara karena beban operasional tinggi, pedagang omzet turun drastis, tapi karena gak ada rencana yang jelas makanya pelaku pasar masih optimis meskipun realitanya bakal masalah. Percuma dikasih stimulus, itu gak mempan kalo lagi krisis.

Yang heran kenapa di indonesia banyak misinformasi kalo yang paling terdampak itu ekonomi bawah dan menengah. Bahkan sampe elit pemerintah bilang yang sama. Anggaplah ini lagi situasi perang, rakyat kecil gak butuh uang tapi butuh makan. Malah yang rugi berat itu kalangan kaya yang punya investasi spekulatif. Kondisi kaya gini bisa bikin mereka miskin mendadak. Curiga, pemerintah sebenarnya lagi melindungi kepentingan orang kaya. Padahal jumlah mereka cuma 1%. Sri mulyani aja udah bilang indonesia punya uang dan pangan kalo mau lockdown, tapi elit lain gak mau buat rencana distribusi entah alasannya apa. Kemungkinan nyawa banyak orang dikorbankan demi kepentingan orang segelintir.

Pesan aja buat penolak lockdown dan yang gak ngerti. Kalo gak ada lockdown kondisi ini selesai paling cepat bakal bisa sampe akhir tahun, selambat lambatnya dua tahun. Tapi kalo lockdown cuma butuh dua bulan paling lama enam bulan. Tinggal pilih mau menderita lama lama atau mau sakit seketika tapi kondisi normal dengan cepat.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
checkedusername dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 9 balasan
Coba aja di lockdown sebulan.dilihat bakalan bagus atau kacau karena urusan perut.
Lihat 1 balasan
Lockdown Bisa Selamatkan Rupiah dari Keterpurukan
tapi lockdown bisa bikin banyak mayat kelaparan, udah siap?

BATA!
Jadi keingetan benteng pertahanan kaya difilm2 mandarin itu gan. Mungkin seperti itu yang disebut lockdown.
Di level pusat, negara menutup diri dari keluar masuknya orang dan material asing.
Di level propinsi, masing2 membatasi pergerakan orang dan material dari dan keluar propinsinya masing2.
Demikian juga di level kabupaten kota, kecamatan, desa sampai level keluarga.
Pembatasan dikesemuanya itu dikecualikan untuk hal2 yg menyangkut kelangsungan hidup dan pertahanan.
Sebenernya klo masyarakat di level keluarga / rumahan itu sadar dan mematuhi himbauan pemerintah untuk membatasi itu semua, sama saja sudah lockdown.
profile-picture
greengeckoijo1 memberi reputasi
Iya. Sementara bisa. Tapi terus chaos rusuh. Dan rupiah nggelosor ke 100 rb per 1 dolar. emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak

Quote:


Iya. Setuju. Kalo masyarakatnya punya kesadaran tinggi, self lockdown aja udah cukup. Keluar hanya untuk membeli bahan makanan.
Pemerintah hanya melakukan pembatasan sosial aja. Menjaga area yang bisa jadi tempat kumpul, seperti lapangan, tamn, dll. Kalo keliatan ada yang kumpul, bubarkan. Seperti yang dilakukan di Papua.

Karena itu pemda sampe tingkat RT harus menggaungkan self lockdown. Nanti lama2 mereka akan ikut. Kampung deket rumah gua aja udah mulai ada yang jarang keluyuran. Seminggu lalu masih pada bandel. Paling mereka ke pasar kalo pergi.
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan u12c memberi reputasi
Diubah oleh greengeckoijo1
Lihat 1 balasan
Yakin itu. Warga sini emang bakal nurut? Udah pesimis ane. Daerah ane udah zona merah yang kluyuran masih banyak banget.emoticon-Nohope
ane nunggu lockdown nih,
Post ini telah dihapus oleh KS06


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di