CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Virus Covid-19, Masyarakat Masih Santuy Keluar Rumah! Mati Itu Bukan Di Tangan Corona
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e7a0d599a972e4cb321b311/virus-covid-19-masyarakat-masih-santuy-keluar-rumah-mati-itu-bukan-di-tangan-corona

Virus Covid-19, Masyarakat Masih Santuy Keluar Rumah! Mati Itu Bukan Di Tangan Corona




Virus Covid-19, Masyarakat Masih Santuy Keluar Rumah! Mati Itu Bukan Di Tangan Corona

Kenapa banyak orang tak mengindahkan himbauan pemerintah? Masih asik nongkrong-nongkrong makan di luar sambil berpesta, main di taman atau pergi ke pasar malam padahal sudah di datengi oleh polisi tetap saja membandel bahkan ketawa ketiwi.

Namun di masyarakat yang percaya dengan Tuhan, mereka sama sekali seakan pasrah mati dan hidup urusan Tuhan. Jadi untuk apa takut dengan wabah covid-19, waduhh ini sih bukan pasrah tapi bunuh diri.

Virus Covid-19, Masyarakat Masih Santuy Keluar Rumah! Mati Itu Bukan Di Tangan Corona

Pasrah dan bunuh diri jelas berbeda, apalagi untuk menentukan masalah takdir. Simplenya gini, bila agan bertemu ular berbisa di jalan apa yang dilakukan menghindar atau mendekat? Tentu saja logikanya tubuh secara refleks akan menghindar, bila nekat mendekat ya bunuh diri. Tapi kalau sudah menghindar tetap di gigit lalu mati itu namanya takdir.

Karena covid-19 ini tidak terlihat mata jadi mereka seakan santuy padahal efeknya sama seperti ular tersebut bukan!

Masih ada juga yang nekat beribadah dan berkerumun di tempat-tempat ibadah, tujuannya memang baik tapi akibatnya akan fatal karena saat ini hal yang tak kasat mata bisa hinggap dimana saja dan kapan saja.

Virus Covid-19, Masyarakat Masih Santuy Keluar Rumah! Mati Itu Bukan Di Tangan Corona

Bila masih ada yang membandel di takutkan nanti niatnya sembahyang malah di sembahyangi, alias mati terpapar covid-19. Jangan sampai di negara kita diberlakukan lockdown total, ini berbahaya juga karena mati lapar bisa menjadi tragedi kemanusiaan yang baru.

Tuhan menciptakan akal dan pikiran kita untuk digunakan dengan baik, ikuti anjuran pemerintah "stay at home" kalau berasa badan tak enak ada gangguan pernafasan segera di periksa ke Dokter jangan malah berjalan jauh. Hindari tempat-tempat zona merah covid-19, rasa takut berlebihan juga tak baik tapi keberanian yang berlebih juga konyol.

Virus Covid-19, Masyarakat Masih Santuy Keluar Rumah! Mati Itu Bukan Di Tangan Corona

Setidaknya covid-19 sama akan halnya mahluk tak kasat mata lainnya, mereka ada tapi selalu kita remehkan. Dan inilah masyarakat kita jangankan covid-19 terkadang dengan Tuhan saja mereka tak takut, bisa terlihat dari kasus korupsi yang menjamur di negara ini dimana selalu menjunjung tinggi Pancasila dengan sila pertamanya. Namun tak takut dengan himbauan Tuhan, agar tak berbuat kejahatan.

Hantu pun mereka buru, hingga di kanal youtube maupun di kaskus cerita hantu laris manis bak kacang goreng.

Kenapa? Mereka selalu meremehkan mahluk tak kasat mata. Lalu bagaimana cara untuk masyarakat kita ini tidak membandel? Silahkan kalian bebas beropini, ingat tak selamanya mahluk tak kasat mata itu khayalan atau schizo karena covid-19 itu nyata dan ada. Saya c4punk see u next thread.

Virus Covid-19, Masyarakat Masih Santuy Keluar Rumah! Mati Itu Bukan Di Tangan Corona


Ada sebuah video yang menarik semoga video ini dapat membuka akal dan logika kita.

{thread_title}





emoticon-I Love Indonesia

"Nikmati Membaca Dengan Santuy"
--------------------------------------
Tulisan : c4punk@2020
referensi : klik
Pic : google

emoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Star

Virus Covid-19, Masyarakat Masih Santuy Keluar Rumah! Mati Itu Bukan Di Tangan Corona
Virus Covid-19, Masyarakat Masih Santuy Keluar Rumah! Mati Itu Bukan Di Tangan Corona
Virus Covid-19, Masyarakat Masih Santuy Keluar Rumah! Mati Itu Bukan Di Tangan Corona

GIF




profile-picture
profile-picture
profile-picture
pretendalone dan 38 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh c4punk1950...
Gw masih keluar rumah buat urusan cari duit,gw lebih takut mati kelaparan daripada mati kena virus
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kingoftki dan 11 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Quote:


Mslhnya utamanya, kesadaran masyarakat indonesia itu msh kurang.. tidak ada salahnya kok bagi pekerja harian yg mencari nafkah... asal teredukasi dengan baik soal wabah.. yg jd mslhnya banyk masyarakat yg masih nongkrong,ngopi,ngmpul ngerokok.. yg hal ga pentng d lakuin.. ketegasan pemimpin perlu.. tp setegas tegasnya pemimpin klo masyarakatnya acuh tak acuh,ga peduli,tidak mendukung pemerintah jga sama..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pasukandukyduky dan 6 lainnya memberi reputasi
memang rakyat indonesia masi pada bebal gan, jangan berhenti berbagi hal positif sprti ini gan. smngt!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
daenglawa dan 6 lainnya memberi reputasi
gini deh, stay at home bukan hanya karena kuatir mrk akan tertular, tapi takutnya mereka justru akan menulari orang lain! oke mrk ga takut mati, tapi cobalah berempati, orang lain lah yg ga mau mati gegara mrk!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
seojoon dan 10 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh eghy
meninggal memang bkn d tangan corona.. tp kita manusia bsa memilih mau meninggal dalam k adaan apa dan gimana.. beda klo memang takdir.. lah ini blm takdirnya,d ksh kemampuan berpikir ga d pakai.. ya susah..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pasukandukyduky dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Emang susah banget sih ngebilangin orang-orang, jangankan orang lain, nasehatin keluarga sendiri aja susahnya minta ampun 🤦‍♂
profile-picture
profile-picture
profile-picture
eriksa dan 9 lainnya memberi reputasi
Yang paling bandel menurut ane malah golongan religius bebal dari agama apapun. Susah banget dikasih tau
profile-picture
profile-picture
profile-picture
raafirastania26 dan 3 lainnya memberi reputasi
In the end, its every man for him self...maksudnya pd suatu titik, kita menentukan nasib kita sendiri...
sama aja ky aturan pake helm ato seatbelt, ane yg dah pernah liat biker pale nya kaya semangka buyar di balapan arteri kebon nanas dulu, ama apes liat depan mata, orang kelempar dari mobil yg salto bbrp kali di cipularang, secara sadar dan iklas redho, pake helm ato seatbelt, demi keselamatan gua sendiri, krn dengan pengetahuan td, i know better, kalo aturan itu emang beneran gt, bukan bullshit ato buat nakut2in orang...

nah di saat sekarang, krn pemerintah tdk ada kebijakan yg memaksa apalagi bersanksi ky di luar, ya itu tadi, jatohnya masing2, elu2 gua2, kaya helm ama seatbelt di atas..yg know better ya memilih apa yg trbaik buat dirinya, yg lain....yaa pilihannya masing..manfaat mudarat, baik buruk, resiko..semua masing2..
walo rada ga adil, krn bisa akibat pilihan yg salah seseorang, bs jadi apes nya orang lain..tp mau gmn lagi...
stay safe all....
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gojira48 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Ya kalo hidupnya yang berkecukupan, kalo yang miskin bayarannya harian? Mau dikasih makan apa keluarga bro? Harusnya sih pemerintah juga memperhatikan tentang keadaan masyarakat miskin.. kalo gak keluar kerja kasian anak dan istri
( Hanya pendapat nggak usah nge gass bro wkwkkwk )
profile-picture
profile-picture
profile-picture
perx456 dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh dhimas1102
Post ini telah dihapus oleh KS06
Lihat 1 balasan


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di