CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / Hobby / Health /
Amankah Ibu Hamil di Tengah Pandemi Virus Corona?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e79f11bfacb9557006844a0/amankah-ibu-hamil-di-tengah-pandemi-virus-corona

Amankah Ibu Hamil di Tengah Pandemi Virus Corona?

Amankah Ibu Hamil di Tengah Pandemi Virus Corona?
Foto: Pixabay/dw-lifestylefotografie


Jagoankita.com – Penyebaran virus corona baru atau COVID-19 memang cukup mengkhawatirkan. Di Indonesia sendiri jumlah kasus dan korban meninggal selalu meningkat hampir di setiap hari. Pemerintah pun mengimbau agar setiap masyarakat menjaga kondisi tubuhnya.

Lantas bagaimana jadinya ketika pandemi virus corona merajalela namun kamu hamil? Seperti yang diketahui, ketika hamil, sistem kekebalan tubuh perempuan umumnya berubah dan rentan terserang komplikasi dari virus seperti flu.

Kamu tak usah khawatir. Dilansir dari Medical Daily dan Science Alert, para ahli kesehatan mengatakan COVID-19 sedikit bahkan tak berpengaruh terhadap perempuan hamil dan janin mereka. Pendapat ini juga diakui oleh pejabat kesehatan di Inggris.

Hingga saat ini, tak ada negara yang melaporkan perempuan hamil meninggal karena infeksi virus corona. Bahkan menurut pihak Royal College of Obstetricians and Gynecologists (RCOG), Royal College of Midwives and Royal College of Paediatrics dan Child Health (RCPCH), ketika perempuan hamil positif COVID-19, bayi yang ada di perutnya tidak akan terinfeksi.

Laporan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukan hanya delapan persen perempuan hamil di Tiongkok yang tertular COVID-19 mengalami gejala parah. mayoritas hanya menunjukan gejala ringan atau sedang.

Bukan hanya itu saja, pejabat kesehatan Inggris juga mengatakan COVID-19 tak meningkatkan risiko keguguran. Studi ini juga dilakukan untuk meneliti SARS dan Mers. Para perepuan bisa terus menyusui dan dekat dengan bayi baru lahir di masa pandemi virus corona.

“Berdasarkan bukti saat ini, kami tidak percaya bayi yang lahir dari wanita yang dites positif corona harus dipisahkan,” ucap Russell Viner, presiden RCPCH.
Namun, semua itu berlaku ketika perempuan tak memiliki penyakit seperti diabetes dan lupus. Ketika ibu hamil punya penyakit yang disebutkan, maka harus berkonsultasi dengan dokter.


Sumber: Link


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di