CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Yusril: Utamakan Nyawa Rakyat Hadapi Corona, Ekonomi Nomor Dua
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e795db9af7e937f4915919e/yusril-utamakan-nyawa-rakyat-hadapi-corona-ekonomi-nomor-dua

Yusril: Utamakan Nyawa Rakyat Hadapi Corona, Ekonomi Nomor Dua

Jakarta -
Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra meminta pemerintah mengutamakan nyawa masyarakat dalam menghadapi virus Corona (COVID-19). Menurut Yusril saat ini tak punya pilihan lain selain menyelamatkan masyarakat.

"Menghadapi ganasnya wabah Covid-19 sekarang ini, Pemerintah tidak punya pilihan lain kecuali menyelamatkan nyawa rakyat. Apapun pilihan yang dilakukan pemerintah, apakah melakukan pembatasan keramaian umum bahkan melakukan lockdown, tujuan utamanya harus satu, menyelamatkan nyawa rakyat," kata Yusril dalam keterangan tertulis, Jumat (21/3/2020) malam.

Yusril meminta pemerintah menomorduakan sektor ekonomi dalam menghadapi Corona. Menurut Yusril, terpuruknya ekonomi dapat dibangun kembali.

Pertimbangan ekonomi harusnya menjadi nomor dua. Ekonomi memang hancur. Tetapi itu bukan hanya terjadi pada kita. Semua negara mengalami hal yang sama. Ekonomi bisa kita bangun kembali. Tetapi nyawa rakyat yang melayang takkan bisa dihidupkan lagi," ujarnya. 


Selain itu, Yusril meminta pemerintah tak ragu dalam memilih kebijakan dalam memerangi Corona. Dia juga meminta pemerintah tak menutup-nutupi informasi apa yang terjadi di Indonesia terkait Corona.
"Pemerintah jangan ragu-ragu memilih apa yang terbaik untuk dilakukan. Jika telah diputuskan suatu langkah, laksanakan dengan konsisten. Jangan menutup-nutupi sesuatu," ucap Yusril.

"Terbukalah kepada rakyat, terbukalah kepada dunia tentang apa yang sesungguhnya terjadi di negara kita. Dengan keterbukaan itu negara memanggil semua orang, terutama orang2 kaya dan mampu untuk berbuat membantu sesama," imbuhnya.
Sebelumnya, pemerintah memperbarui data kasus virus Corona skala nasional. Data terbaru menunjukkan ada penambahan hingga lebih dari 369 kasus.

"Total kasus hari ini 369 orang," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona, Achmad Yurianto, dalam konferensi pers di BNPB, Jakarta Timur, Jumat (20/3/2020).


https://news.detik.com/berita/d-4947...nomi-nomor-dua

utamakan selamat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bang.didot dan 4 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 3
Semua org jg mau nya Selamat..
Pak yusril cuma itu aja komen nya? Ga ada ngasi masukan or solusi gitu??emoticon-Traveller


Anak sya yg TK jg komen nya persis seperti pak yusril bahwa nyawa lebih penting dari ekonomi..emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bang.didot dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh uratkumbang
Lihat 1 balasan
Pertimbangan ekonomi harusnya menjadi nomor dua. Ekonomi memang hancur. Tetapi itu bukan hanya terjadi pada kita. Semua negara mengalami hal yang sama. Ekonomi bisa kita bangun kembali. Tetapi nyawa rakyat yang melayang takkan bisa dihidupkan lagi," ujarnya.

mulai deh cari panggung lagi di tengah bencana... sudah tahu ekonomi bisa hancur tapi masih ngeyel keselamatan rakyat terus... kalau ekonomi hancur apakah rakyat masih bisa selamat????? mau terjadi chaos lagi?? penjarahan di mana2, kejahatan meningkat karena tidak punya pekerjaan... trus maksudnya keselamatan rakyat yg mana??? ternyata orang ini masih berambisi juga di dunia politik... justru saat ini yg perlu dipikirkan rakyat indo adalah bagaimana pentingnya self quarantine di rumah masing2... sudah tahu ada virus corona saja masih kumpul2 dan meremehkan, model kayak begini bisa dilockdown??bisakah keluar rumah hanya untuk keperluan mendesak saja..??.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
bener...
ekonomi lbh penting dr nyawa....
bisa dbangun lg...

emoticon-Cool

yg ane tkutkan bkan ekonomi ny....
ada efek kejut yg lbh berbahaya....
klw salah penangananny....
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
yup, gw setuju ma bang Ucil sebagian emoticon-thumbsup

utamakan keselamatan, ekonomi nomor 2 emoticon-Big Grin
tapi masalahnya, itu mungkin bisa dimaklumi oleh orang2 yg bekerja dan mendapat penghasilan tetap bulanan, masalahnya banyak yg sektor informal mendapat bayaran harian emoticon-Embarrassment

mereka yg mendapat penghasilan harian, disuruh 2 minggu di rumah gak boleh cari duit, probabilitas mereka mati sekeluarga karena kelaparan jauh lebih gede dan PASTI dibandingkan mati karena Covid-19 emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ernestodelasema dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
solusinya apa bambanggggg
profile-picture
profile-picture
andry124 dan rizaradri memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Dia juga meminta pemerintah tak menutup-nutupi informasi apa yang terjadi di Indonesia terkait Corona.

Pemerintah? Disuruh jujur ama transparan? emoticon-Ngakak (S)


Kasus intoleransi aja nggak berani jujur dengan alasan "menjaga kestabilan daerh" dan "tidak mau warga panik", ini lagi disuruh jujur soal wabah pandemik emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
profile-picture
valkyr7 dan rizaradri memberi reputasi
insentif untuk tiket,dll blunder besar,keliatan skrg kalang kabut,dikritik malah menyalahkan,belajarlah dari kesalahan
profile-picture
profile-picture
wj2004 dan rizaradri memberi reputasi
Utamakan ekonomi lah..

Faktanya Setiap hari orang meninggal,bukan hanya karena covid misal penderita TBC, kalau yang pernah dirawat, bakal tau, tiap hari ada yang datang, lalu meninggal.

Selama meninggal karena sakit masih wajar, kalau bencana alam,kecelakaan, perang,terorisme,lain cerita.
profile-picture
riezazura memberi reputasi
Diubah oleh ekliptika
emoticon-Blue Guy Peaceemoticon-Hi

Dulu 600an lebih petugas kpps meninggal masih santai2 saja.

Mungkin sekarang nunggu 600an lebih meninggal baru gerak tegas. emoticon-Malu (S)
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
Lihat 1 balasan
pemerintah kurang tegas dalam bertindak, tapi juga masyarakat sendiri bebal. percuma saja mengandalkan pemerintah, kalau dihimbau sesederhana social distancing saja ga bisa.
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
Quote:


tul.. bukan menggampangkan corona.. tapi liat bagaimana corona ini menular.. melalui sentuhan fisik dan cipratan air dari mulut dan hidung.. batasi itu saja.. dengan ekonomi tetep jalan.. win2 solution lah..
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan Abc..Z memberi reputasi
Diubah oleh zinaitudosa
Karena kita negara miskin, maka utamakan ekonomi emoticon-Blue Guy Smile (S)

Kalau ekonomi ambruk, korbannya akan jauh2 lebih banyak lagi emoticon-Blue Guy Smile (S)










































emoticon-raining
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan rizaradri memberi reputasi
saran yang baik itu, prioritaskan rakyat kecil dulu
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan Abc..Z memberi reputasi
saatny tokoh2 bangs yg punya pengaruh
menarasikan optimis, saling percaya, satu suara, mensosialisasikan sosial distance
kalo toh d awal pempus udah blunder hendakny kesampingkan dulu kekecewaany
toh langkah2 dah dijalankan pemerintah.


profile-picture
profile-picture
rizaradri dan Abc..Z memberi reputasi
Harusnya sih emang gitu Pak, cuman gak pemerintah ato rakyatnya; lebih takut miskin ketimbang mati/sakit.
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan Abc..Z memberi reputasi
dilematis

wabah meluas = banyak yg mati
ekonomi ancur = secara ga langsung jg bikin mati

sama-sama mati
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan Abc..Z memberi reputasi
Pak yusril emang ga tau.. jutaan nyawa (sudah dan akan) melayang karena faktor ekonomi ??.. emoticon-Malu (S)


emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan Abc..Z memberi reputasi
Diubah oleh valkyr7
Halah politisi gagal banyak omong. Cari panggung semata
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan Abc..Z memberi reputasi
mana ada Jokowi ekonomi no2, yang ada ekonomi no 1, lihat aja semalam orang Jakarta pada ke wisma altiet. dan ODP ada 2000an orang, masih belum lockdown. cuma imbauan.
yg kritik2 soal pemerintah dlm menangani wabah corona. mending di jadikan relawan atau pegawai atau apa kek khusus menangani wabah corona

palaing juga terkencing2. banyak alasan bla bla bla
Lihat 1 balasan
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di