CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / Hobby / ... / Spiritual /
Tuhan mengerti situasi dan kondisi kita
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e7944cfaf7e933f7727ed51/tuhan-mengerti-situasi-dan-kondisi-kita

Tuhan mengerti situasi dan kondisi kita

Tuhan mengerti situasi dan kondisi kita

Saat ini banyak merebak virus corona (covid 19) dan banyak kalangan orang beragama yang tetap ingin melaksanakan ibadah bersama (membuat keramaian) dan mereka menggunakan jargon "takut Tuhan, bukan takut corona"

Saya setuju dengan jargon ini tapi saya tidak setuju dengan ajakan melaksanakan ibadah bersama (membuat keramaian) karena beresiko menularkan virus corona dan menyebabkan lebih banyak korban.

Apakah artinya ini saya lebih takut corona daripada Tuhan? Tentu tidak, saya tetap lebih takut Tuhan namun saya berusaha agar tidak merugikan diri sendiri orang lain

Apakah artinya ini saya tidak percaya bahwa Tuhan dapat melakukan keajaiban? Tentu saya percaya Tuhan dapat melakukan keajaiban tapi saya juga percaya bahwa keajaiban tidak akan terjadi tanpa adanya usaha

Ada seseorang yang sakit demam bertanya kepada seorang dokter melalui telepon

Bagaimana agar hidup selalu sehat?

Sang dokter menjawab dengan cara berolahraga yang rutin, salah satunya berenang

Orang yang sakit ini mengikuti anjuran sang dokter dengan berenang dan demamnya semakin parah setelah dia berenang

Saat itu juga dia menelepon kembali sang dokter dan bertanya kepada dokter itu

Mengapa setelah berenang, demamnya semakin parah

Sang dokter menjawab, memang benar berenang membuat sehat namun itu dilakukan saat sehat

Ketika sedang sakit cara agar sehat adalah dengan cara istirahat yang cukup dan minum obat yang teratur dan jangan lupa untuk jaga jarak agar tidak menular kepada orang lain

Dari sini kita melihat bahwa kesehatan itu tergantung kondisi atau situasi

Begitu juga dengan beribadah

Memang benar dianjurkan untuk beribadah bersama dan melakukannya di rumah ibadah

Tapi itu wajib dilakukan saat situasi yang memungkinkan

Jika tidak memungkinkan beribadah bersama di rumah ibadah, tidak ada salahnya jika kita beribadah sendiri di kamar

Jika kalian memaksa melakukan ibadah bersama saat seperti ini, bukankah itu menunjukkan keegoisan dan kesombongan kalian dalam beragama?

Jika kalian memaksa melakukan ibadah bersama saat seperti ini, bukankah itu malah mengerdilkan Tuhan yang Maha segalanya?

Tuhan itu Maha segalanya, banyak alternatif untuk menyembahNya

Ketika kita beribadah sendirian di dalam kamar, tetap di terima kok ibadah kita selama niat kita baik

Bahkan seseorang yang gagu, yang tidak memiliki tangan atau kaki pun doa nya akan tetap diterima olehNya meskipun dia tidak dapat mengatakan sesuatu ataupun melakukan gerakan yang dianjurkan dalam beragama

Tuhan menilai seseorang dari niatnya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
NilamSudiati dan 2 lainnya memberi reputasi
Ketika bencana terjadi,Tuhan adalah satu-satunya keselamatan kita.
Lihat 2 balasan
pan Allah gak bobo dah khilaf jadian dia tau dan paham mana saja nyang mesti di kasihin
Lihat 1 balasan
Post ini telah dihapus oleh KS06
Dalam Menghadapi Bencana yang Sering Terjadi, Bagaimana Kita Dapat Menyambut Kedatangan Tuhan Yesus yang Kedua Kali?

Sekarang bencana semakin besar dan sering terjadi gempa bumi, kelaparan, dan perang. Selain itu, dari akhir 2019 hingga 2020, virus corona baru yang muncul di Wuhan, Cina, telah menyebar ke banyak negara. Selain itu, dari September 2019 hingga Januari 2020, kebakaran hutan Australia telah menghancurkan ribuan bangunan. Selain itu, puluhan orang meninggal dan sekitar satu miliar hewan dilaporkan telah terbunuh. Belakangan ini, hujan lebat selama 100 tahun sekali menghantam Australia, menyebabkan banjir, listrik padam di beberapa distrik, dan abu api tersapu ke sungai, yang menewaskan banyak makhluk air tawar. Pada bulan Januari 2020, hujan lebat melanda seluruh Indonesia, sehingga puluhan ribu orang menjadi tunawisma. Selanjutnya, empat bulan darah telah muncul, dan bencana sering terjadi di seluruh dunia. Ini menggenapi nubuat tentang kembalinya Tuhan Yesus, "Dan aku melihat saat Ia membuka meterai keenam, dan, lihatlah, ada gempa bumi yang hebat; dan matahari menjadi hitam seperti kain karung dari rambut, dan bulan menjadi semerah darah …. (Wahyu 6:12) "Karena bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan: dan akan ada kelaparan, wabah, dan gempa bumi, di berbagai tempat. Semua itu adalah awal dari penderitaan'" (Matius 24:6−8). Melihat penggenapan nubuat-nubuat ini, banyak saudara dan saudari dalam Tuhan mengajukan pertanyaan-pertanyaan semacam itu: Karena nubuat-nubuat tentang kembalinya Tuhan Yesus pada dasarnya terpenuhi, apakah Tuhan Yesus telah kembali? Jika demikian, mengapa kita belum menyambut kembalinya Tuhan Yesus? Di mana kita dapat menemukan jejak langkah kaki Tuhan?Artikel ini akan membawa Anda memecahkan kebingungan.
Dalam Menghadapi Bencana yang Sering Terjadi, Bagaimana Kita Dapat Menyambut Kedatangan Tuhan Yesus yang Kedua Kali?
tuhan tau apa yg diniatin umatnya, ini lg bencana kaya gini tuhan bakal tolong org yg gak ngeyel dan sombong yg mau berusaha jauhin penyakit dari dirinya sendiri
profile-picture
KambaliLasmono memberi reputasi
Quote:


Maaf ya gan.. sy malah bingung memahami tulisan sampeyan.. koq gak bisa disampaikan secara sederhana ya? Misalnya : Tuhan berfirman "Sembahlah AKU, Tuhanmu" gitu kan sederhana n mudah dimengerti ya?
Atau sy yg otaknya gak nyampe ya? Krn kegoblokan sy sebagai manusia?
Maksud sy bahasa yg sampeyan tulis gak straight to the point.. itu yg sy maksudkan.. jadi bingung sy..
profile-picture
NilamSudiati memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Tuhan tau niatmu sholat, meski tal berangkat ke rumah-Nya. tapi Tuha tau niatmu.


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di