CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
FPKS Minta Rapid Test Covid-19 Bagi Anggota DPR Dibatalkan
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e79423d9a972e6b3f6c7fa1/fpks-minta-rapid-test-covid-19-bagi-anggota-dpr-dibatalkan

FPKS Minta Rapid Test Covid-19 Bagi Anggota DPR Dibatalkan

Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meminta Sekretariat Jenderal DPR membatalkan rencana rapid test Covid-19 bagi anggota DPR. PKS menilai tidak elok hal itu dilakukan saat ini, ketika tenaga medis dan rakyat lebih membutuhkan tes tersebut.

Kami menerima informasi tersebut dan Fraksi PKS menyatakan sikap meminta Sekjen DPR membatalkan atau setidaknya diprioritaskan hanya untuk anggota yang terindikasi sakit dalam pemeriksaan awal dan yang punya gejala sakit," kata Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini dalam keterangannya di Jakarta, Senin (23/3).

Jazuli menegaskan tenaga medis dan alat rapid test lebih dibutuhkan rakyat saat ini. Sehingga tidak pantas jika anggota DPR dan keluarganya mendapat 'keistimewaan' untuk dilakukan test corona.

"Kita menyaksikan sendiri tenaga medis dan rakyat terdampak lebih membutuhkan dan Fraksi PKS sendiri selama beberapa hari mencanangkan gerakan berbagi masker dan disinfektan gratis ke tempat-tempat ibadah dan rumah sakit/klinik. Dan aspirasi mereka agar diprioritaskan kebutuhan mereka atas alat pelindung diri (APD) dan seluruh instrumen pemeriksaan Covid-19," ujarnya.

Jazuli meminta tidak ada perbedaan perlakuan antara anggota DPR dan kelurganya dengan masyarakat pada umumnya dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Jazuli menilai protokol kesehatan tentu diberlakukan di Komplek DPR seperti di Kantor maupun Rumah Dinas, tapi untuk tes Covid-19 cukup diprioritaskan kepada anggota yang memang terindikasi sakit.

"Anggota dan keluarga yang mengalami gejala sakit tentu harus istirahat dan mengkarantina diri di rumah atau berkonsultasi dengan dokter atau rumah sakit," katanya.

Anggota Komisi I DPR RI itu menegaskan bahwa Fraksi PKS DPR tidak setuju jika diadakan rapid test COVID-19 kepada seluruh anggota DPR dan keluarganya. Dia menilai di saat kondisi seperti sekarang, setiap anggota DPR harus mengutamakan rakyat, harus hadir bersama rakyat, dan memprioritaskan kebutuhan tenaga medis dan mereka yang terpapar langsung dalam menangani COVID-19.

"Jika ada indikasi atau gejala sakit anggota DPR dan keluarganya bisa berkonsultasi pada dokter dan merujuk rumah sakit secara mandiri sebagaimana masyarakat umumnya," katanya.

  https://republika.co.id/berita/q7n9k...dpr-dibatalkan



betul, banyak yg lebih membutuhkan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
davecchio dan 3 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 3
Lagi Lagi Rakyat yg jadi alasan
ya ngaca kalau hdewani kena rakyat lagi yg jadi alasan emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
Selalu saja menjadi pemecah belah
yap setuju.
Ngomong doang. Nanti antri paling depan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aloha.duarr dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Kali ini ane sesuara sama PKS.
profile-picture
novembermann memberi reputasi
Nyari panggung tar diem diem udah paling depan antriannya
profile-picture
profile-picture
satriagujis4 dan GreatCapture memberi reputasi
ngantri rapid test, bejubel, jd tular2an deh emoticon-Cape d... (S)

serba salah emoticon-Cape d...
di tes positif, kena karantina tidak bisa bersuara lokdon dsb

kemarin yang paling getol tentang corona harus bersedia digarda terdepan
utamakan rakyat terlebih dahulu dalam pemeriksaan rapid test
profile-picture
novembermann memberi reputasi
aye setuju dah. nyang lebih butuh aja kasih..nah pejabat pan uangnya banyak dah bisa beli kemana-mana
profile-picture
novembermann memberi reputasi
Alat tesnya ada 500 ribu. 2.000 buat anggota DPR itu ga sampai satu persennya.

Biarpun terkesan privileged, sebenarnya tidak salah-salah amat. Kalau mau gesturenya seperti ini. Selain 2.000 anggota DPR & keluarga yang dites, 10.000 orang di Jakarta bisa dites juga, diutamakan ODP, PDP, dan tenaga kesehatan.

Toh rapid testnya hanya butuh waktu 15 menit sampai dapat hasil, kan.

Lumayan buat mengecek siapa tau ada anggota DPR positif, jadi misalnya Fadli Zon perlu diisolasi 1 bulan--
profile-picture
profile-picture
itkgid dan GembelzBikerz memberi reputasi
Lihat 6 balasan
kali ini ane setuju ama ni parte
profile-picture
yfel memberi reputasi
emoticon-Wkwkwk ntar kejaring langsung ngacir takut dikandangin tuh dpr pa lg syahwat selangkangan uda diubun ubun
Lihat 1 balasan
Alat terbatas coy, lu pada seenaknya aja
Kalo gitu ya ga usah ikut test...

Itungan gw sehh ya, ntah di istimewakan atau engga, anggota DPR dan keluarga termasuk yg rawan kena virus ini....

emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
itkgid dan ivanind memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Klo menurut ane dibuat mandiri aja..trutama d prioritaskan kpd anggota yg br plg dr luar negri
profile-picture
itkgid memberi reputasi
caper lagi dah

cm itu kemampuannya jd manusia
Apakah pks sekeluarga mau boikot rapid test? Atau hanya omdo?
profile-picture
GreatCapture memberi reputasi
Doakan supaya cepet mati kalo sampe tertular virus.
Ane stuju
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di