CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Sekitar 70.000 orang Indonesia dapat terinfeksi COVID-19 sebelum Ramadhan, ilmuwan
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e78dc7128c991675a2e3d91/sekitar-70000-orang-indonesia-dapat-terinfeksi-covid-19-sebelum-ramadhan-ilmuwan

Sekitar 70.000 orang Indonesia dapat terinfeksi COVID-19 sebelum Ramadhan, ilmuwan

Quote:




Quote:


1. Jelas, ada yang menganggap remeh Covid-19 karena menurut mereka resiko kematian hanya 3%.  Namun demikian, yang dikhawatirkan dari orang2 sehat ini adalah bahwa mereka bisa menjadi carrier yang membawa Virus ini kepada orang2 lain yang secara kondisi kesehatan lebih rentan dengan dampak samping virus ini. 

Jadi, walaupun anda tidak akan mati karena Covid19, berlakuklah BIJAK .. supaya anda tidak membawa KEMATIAN kepada orang lain dengan menjadi pembawa Virus Covid19. ( Virus ini adalah sangat mudah menyebar).

2. Dari artikel di atas, banyak yang sudah melakukan permodelan sendiri berdasarkan asumsi yang mereka bangun sendiri. Namun demikian, sikap tegas dan cepat pemerintah yang bisa menghambat penyebaran Virus ini.

3. Kita bahas sistem kesehatan di Indonesia 
- Sistem kesehatan di Indonesia adalah salah satu yang terabaikan oleh pemerintah dan DPR. Sepertinya mereka lupa dan terlalu sibuk dengna subidi BPJS. Untuk hal-hal kecil seperti Vaksin, Menjaga kebersihan, Sanitasi, dll.. mungkin Indonesia salah satu yang paling buruk di dunia. 

Contoh kecil, makanan pokok. Kita dipaksa makan nasi, padahal sagu, nasi jagung, dll bisa menjadi makanan pengganti nasi yang jauh lebih tinggi gizinya. Tapi kita lebih sibuk untuk masalah SWASEMBADA beras dibandingkan masalah pemenuhan gizi masyarakat.

Susu, coba bandingkan konsumsi susu masyarakat Indonesia dengan India .. kayaknya ibarat bumi dan langit. Mengapa demikian? mengapa anak2 Indonesia tidak diminta untuk mengkonsumsi susu? Mungkin karena memang kita tidak dididik untuk jadi orang2 yang berpresitasi baik dalam bidang pendidikan, olahraga, dll. Terbukti sistem pemerintahan kita gak jauh dari negara terbelakang sekalipun. Pemerintah di Indonesia (Pemerintah pusat, daerah dan DPR) sama2 tidak mengerti permasalahan masyarkatnya apalagi mencari solusinya. Kita terlalu sibuk membangun jalan, jembatan dan gedung .. tapi lupa membangun masyarakat.

Bagaimana mungkin Bali yang adalah tempat wisata paling terkenal di Indonesia tapi turis2 asing tidak mau masuk RS di Bali? Bukankah sebaiknya destinasi wisata Internasional, aspek2 lainnya juga harus semakin mengarah ke standar internasional? 

Bukankah Jakarta adalah kota metropolitan? tapi mengapa begitu ada pejabat di negri ini yang sakit keras, semua langsung dilarikan ke RS di Singapura? Tidak malukah orang2 Indonesia beramai2 berangkat ke Singapura hanya untuk berobat? Kemana 270 juta orang Indonesia? Mengapa kita berpuluh2 tahun tidak bisa mengembangkan industri kesehatan kita sendiri? 

JIka Bali sudah menjadi destinasi wisata Internasional yang terkenal dengan keindahan alamnya, kenapa pemerintah (pusat, daerah dan DPR) tidak kemudian berpikir untuk menjadikan Bali menjadi destinai wisata kesehatan dengan mengembangkan RS-RS yagn bertaraf internasional? mengembangkan penelitian kesehatan, dlsb? Berapa banyak devisa yang didapat oleh Indonesia di masa depan, jika orang2 di Asia Tenggara saja menjadikan Indonesia sebagai destinasi wisata kesehatan? 

4. Apa yang dilakukan Pemerintah saat ini?
- Jokowi jelas salah memilih mentri, dr. Terawan jelas cuma sekelas Direktur RS dan sangat gagap menghadapi kasus pandemi global. Jokowi jelas tidak mampu membaca CV calon menterinya dengan baik, pengalaman dan kemampuannya jelas masih jauh dari yang diharapkan. Responsenya terhadap Covid19 menunjukkan jeleknya pemahaman ybs. terhadap ancaman global.

 Situs Resmi WHO ttg Covid19 jelas telah memuat segala macam referensi ttg Novel Coronavirus ini sejak Desember 2019, termasuk mengenai bagaimana mengukur kesiapan suatu negara untuk kasus ini, tapi mengapa Indonesia tidak siap? tugas Kemenkes hanya tinggal Copas dan terjemahkan ke Bahasa Indonesia, dan sebarluaskan. bahkan sekarang Situs Resmi WHO ttg Covid19  telah memuat terjemahan Bahasa Indonesia untuk beberapa dokumen. 

Tapi Indonesia terlalu terlambat, kita terlalu fokus pada pertumbuhan ekonomi. Jokowi tidak mau tingkat pertumbuhan ekonominya terganggu, dan menteri2nya tidak ada yang berani buka suara atau bahkan tidak mengetahui bahaya di depan pintu.

- Jokowi terpertlalu Angakatan Darat (AD) centris. Berapa banyak Menteri Jokowi yang adalah jendral AD? Selain Menkes yang adalah jendral AD (mantan direktur RSPAD), ada Menag yang juga jendral AD, Prabowo (menhan), selain Moeldoko dan Luhut Panjaitan. Jokowi lupa bahwa AD telah gagal memimpin Indonesia selama 32 tahun.Kasus Covid19 membuktikan bahwa mereka butuh waktu yang sangat lama untuk memahami apa itu ancaman global pandemi.

- Sinergi Pusat dan Daerah yagn buruk.
Pernahkah anda mengetahui suatu program di Indonesia yagn dibuat dengan sinergi antara pusat dan daerah? Berdasarkan pengetahuan saya, itu jarang sekali terjadi. Anggaran Pusat (APBN) habis dikerjakan oleh project2 kementrian dan APBD habis dikerjakan oleh project2 kepala dinas. Jadi bagaimana kita mau mengharapkan bahwa saat Covid19 melanda ada sinergi yang baik antara Pusat dan Daerah, jika selama ini saja mereka belum benar2 bersinergi?

- masih terlalu banyak lagi hal yang bisa dikritik untuk saat ini.








profile-picture
profile-picture
profile-picture
kalex46 dan 22 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 4
Gila lho kalo sampe 71 ribu pas April. Angka yg banyak sekali meningkatnya. Semoga engga deh emoticon-Matabelo
profile-picture
profile-picture
profile-picture
samsol... dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Semoga saja tidak yah. Gila klo segitu mah... terlalu kalian wahai ilmuwan emoticon-Cape d...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gigbuupz dan 5 lainnya memberi reputasi
Bayangin aja di Hubei doang yg di lockdown aja 80K, bijimane di Indo? emoticon-Takut

Moga2 aja musim panas bawa perubahan emoticon-DP
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ueki19 dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
kepunahan manusia semakin didepan mata. emoticon-Wagelaseh
profile-picture
profile-picture
profile-picture
arieyadi2013 dan 12 lainnya memberi reputasi
Point no 3 TS ada benarnya juga.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
samsol... dan 2 lainnya memberi reputasi
ada yg tau ga persentase usia NON produktif di DKI..??
profile-picture
profile-picture
profile-picture
samsol... dan 2 lainnya memberi reputasi
klo bener sampai 70.000 orang itu banyak bangeet haduhhh
profile-picture
profile-picture
profile-picture
samsol... dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Sembrono ga mikir dowo gowo molo
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bugzvdk dan 3 lainnya memberi reputasi
Nah ini lah kita sbenernya terlambat gercep nya.
gercep dan panik harus dari februari akhir , mengingat lalu lalang dari wuhan cukup sibuk ke indo.

siapin mental dan jangan kaget kalo angka nya nembus 4 atau 5 digit.
jaga kesehatan dan jangan kluar rumah kalo gak penting.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
samsol... dan 4 lainnya memberi reputasi
bisa jadi, nanti diliat aja hasil dari rapid test massal, siap² aja
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Sudah saatnya lurah setempat sosialisasi kan ke warganya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan 3 lainnya memberi reputasi
Gak usah nunggu april... saat ini pun, kalau semua penduduk pulau Jawa di tes; teropong saya mengatakan 100-ribuan. Org indonesia itu bukanlah org yg takut mati [terkadang ilmuwan lupa ini], org indonesia hanya takut kelaparan dan gak ada duit buat mejeng






Banyak perut yg perlu makan, banyak gadget yg perlu dibeli.......emoticon-Ngacir2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
samsol... dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Sekitar 70.000 orang Indonesia dapat terinfeksi COVID-19 sebelum Ramadhan, ilmuwan

At least matinya ga sendirian
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mahoICEheart dan 4 lainnya memberi reputasi
setuju gw sama TS..terlalu Teeni sentris, mungkin takut dirongrong doi...krn dr sipil..gak mau kejadian soekarno terulang kmbali.

kadang gw berfikir, apa yg bisa buat kaya dgn rumah megah dgn sgala isi ya para bintang tsb?? gaji???

ah terkadang itu buat batu loncatan memuluskan bisnis antah berantahnya,
Siapa yg brani senggol bisnis mereka??

Negriku yg malang emoticon-norose
Covid menelanjangi kita semua.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
samsol... dan 4 lainnya memberi reputasi
Quote:


Carrier nya sangat banyak krn sering lalu lalang..non produktif+penyakitann+pola hidup tdk sehat akan menjadi tumbal..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
johncartney dan 2 lainnya memberi reputasi
Sekarang perhari rata2 65 org positif, cukup baik menurut saya, kalo masyarakat patuh himbauan alias peduli, satu bln jg selesai, tp klo masyarakatnya tak peduli, bisa terjadi, apalagi ada yg kayak kejar target 6000 org, tranportasi dikurangi, operasi pasar murah, jadwal krl di utak atik, bikin org berkerumun. kita saksikan aja 4 hari lg apa yg terjadi...
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Quote:


Quote:


Yupz
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan kakekane.cell memberi reputasi
Palagi di kampung/desa pada bebal2😵...jaga jarak/sos dist aja kagak ngerti😵,acara keramaian jalan teruuuus....sempax😬
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
Quote:


Betul gan...ngerik kali emoticon-Takut
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
prediksi wan abud bakal tercapai melebihi target. Semoga ga kejadian
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
Halaman 1 dari 4


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di