CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Dilema Pekerja ditengah Wabah Virus Corona
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e783a514601cf5d2320091f/dilema-pekerja-ditengah-wabah-virus-corona

Dilema Pekerja ditengah Wabah Virus Corona

Selain rasa takut dan khawatir ditengah mewabahnya virus corona COVID-19, banyak orang yang juga dihadapkan pada situasi dilema. Hal ini ane lihat pada banyak masyarakat yang tetap beraktivitas (berangkat kerja) meskipun pemerintah pusat dan Pemprov yang sudah menghimbau warganya untuk melangsungkan aktifitas bekerja dari rumah. 


Dilema Pekerja ditengah Wabah Virus Corona
credit inc.com



Di Indonesia sendiri per jam ini 11:20 WIB (23/3/2020), terdapat kasus corona virus sebanyak 514, dengan 48 yang meninggal dunia dan sebanyak 29 dinyatakan sembuh. Demi mengatasi COVID-19, kebijakan social distancing atau pembatasan jarak antarmanusia dipilih dibanding memberlakukan lockdown atau memberlakukan karantina wilayah. Tentu kebijakan ini pun diambil oleh pemerintah dengan sudah menimbang banyak hal ataupun aspek. 


Balik lagi ke soal pekerja atau karyawan nih gan, sebagai pekerja yang mengabdi di sebuah perusahaan tentu akan terus berusaha untuk memberikan yang terbaik, salah satunya adalah dengan terus memenuhi kehadiran. Ditengah mewabahnya virus corona, beberapa karyawan pun rupanya masih melangsungkan kegiatan seperti biasanya. Hal ini terbukti dari dari postingan milik  akun Instagram JKTInfo menjadi bukti bahwa banyak warga yang masih beraktifitas di luar alias bekerja ditengah makin merebaknya kasus virus corona di Indonesia. 







Apabila ane diposisi sebagai karyawan tersebut, rasa dilema pun juga bakal ane rasain. Dilema akan rasa takut terpapar virus corona, sementara kalau tak berangkat ke tempat kerja maka tak bisa makan, bahkan kemungkinan lain pun juga akan tetap ada. Masih ada warga yang terpaksa harus bekerja karena masih ada kantor yang tak menerapkan work from home.



Mungkin nih gan, memang prakteknya di lapangan tak semua pekerjaan kantor bisa dibawa ke rumah alias WFH. Sehingga masih menuntut pekerja untuk hadir di tempat kerja.




Postingan KRL yang masih penuh tersebut pun juga mengundang komentar dari pada netizen, salah satu netizen dalam postingan jktinfo, dimana ia ungkapkan, "Mungkin bs dibuat lebih tegas aturannya utk pegawai swasta yg sbnernya bs dibuat wfh tp masi dipaksa oleh perusahaannya utk bekerja normal," tulis akun nandotoruan30.




Sementara akun lain pun memposting komentarnya dengan ia yang juga masih tetap bekerja.


"Gue piikir gue doank yg msh kerjaa, trnyata masih banyak. Semangaaaat ges...," Tulis akun chokychokee.


Hal senada juga diungkapkan oleh akun andriansyahopy62 yang sempat me-mention akun Instagram milik Ridwan Kamil dan Anies Baswedan.  "@ridwankamil @aniesbaswedan gmna pak bekasi-jakarta atau sbliknya KRL Pst sprti ini. liat sodara2 kami pak mrka smua bukan tak ingin tinggal d rmh tp perusahaan yg mnuntut mrka bkrja.mohon solusi terbaiknya pak🙏 , " tulis akun andriansyahopy62 pada kolom komentar.
Dilema Pekerja ditengah Wabah Virus Corona


TS berharap, semoga badai virus corona cepat berakhir, semoga Kaskuser semua dalam keadaan sehat dan tetap melakukan anjuran pemerintah untuk melakukan social distancing. Dan bagi pasien yang positif terjangkit virus corona, agar semoga lekas pulih dan tetap semangat Gan....!

Gimana nih pendapat agan sista soal masih banyak warga beraktifitas? Tulis komentar kalian dengan cara reply thread ini yah Gan... emoticon-nulisah







Sundul malam
alhamdulillah tempat ane sekarang bagi 2 shift, 2 hari kerja di kantor, 2 hari work from home, jadi agak mengurangi ke was was an
Alhamdulillah sebelum adanya wabah ini, kerjaan ane emamg dikerjain di rumah
Yang bisa work from home udah seharusnya bersyukur sih dengan kondisi saat ini
Lakik ane juga kerjanya skrg sehari ngantor sehari libur, tapi masih ada juga karyawan yg masuk kerjanya full spt biasa di tempat ane.
profile-picture
encielh memberi reputasi


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di