CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Tak untuk Semua, Hanya Kelompok Ini yang Bisa Screening Massal Corona
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e7800aa68cc951e5a3564f1/tak-untuk-semua-hanya-kelompok-ini-yang-bisa-screening-massal-corona

Tak untuk Semua, Hanya Kelompok Ini yang Bisa Screening Massal Corona

Tak untuk Semua, Hanya Kelompok Ini yang Bisa Screening Massal Corona

Jakarta - Pemerintah memastikan sudah ada 150 ribu kit atau alat untuk rapid test virus corona COVID-19. Namun ditegaskan, tidak semua orang akan menjalani screening massal.
Hal ini ditegaskan oleh judu bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Ahmad Yurianto, dalam konferensi pers Minggu (22/3/2020).
"Melakukan screening test pemeriksaan secara massal pada kelompok-kelompok berisiko, sebagai contoh manakala ada kasus positif yang dirawat di rumah sakit, kami akan melakukan penelusuran terhadap keluarganya dan seluruh keluarganya akan dilakukan screening test," kata Yuri.

Selain keluarga, kontak dekat pasien positif termasuk rekan kerja juga dikategorikan sebagai kelompok berisiko yang juga membutuhkan tes screening.

Rapid test atau tes cepat dilakukan dengan alat tes berbasis antibodi. Alat ini memiliki kelemahan karena tidak benar-benar mendeteksi keberadaan virus, melainkan mendeteksi respons serologi. Ketika seseorang terinfeksi, tubuh akan membentuk antibodi yang bisa dideteksi dengan alat ini.
Karenanya, ditegaskan bahwa hasil tes negatif tidak serta merta berarti seseorang bebas dari virus corona. Bisa jadi kondisi tersebut merupakan 'false negative', yakni tampak negatif karena tubuh belum membentuk antibodi.
"Apabila ditemukan kasus negatif, maka kami akan meminta untuk tetap melakukan social distancing," tegas Yuri.

Apabila dalam rapid test seseorang mendapatkan mendapatkan hasil negatif, maka selain harus melakukan social distancing juga harus menjalani rapid test kedua setelah 7 hari. Pada saat tes ulang tersebut, jika memang positif, maka respons antibodi sudah muncul.

"Apabila 2 kali dilakukan pemeriksaan dan ternyata tetap negatif, kisa bisa meyakini bahwa saat ini sedang tidak terinfeksi. Tetapi bisa besoknya terinfeksi manakala upaya untuk kontak dekat tidak dijalankan, upaya untuk melakukan isolasi diri dari orang lain yang positif tidak dijalankan dengan baik," jelas Yuri.
Selanjutnya, pemerintah menargetkan ada 1 juta kit untuk penapisan massal virus corona pada kelompok berisiko.


Sumber : https://health.detik.com/berita-deti...assal-corona?

Kalo utk kelompok tertentu mendingan pemerintah jemput bola saja . . Kalo dikumpulin yg ad meningkatkan penularan . .
Pengejar kepastian 100% bakal nyinyir tanpa akhir
Risma aja bisa gratis, masa jokowi gak
tuh apbn gede buat apa


ttd gun romlah emoticon-Imlek
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Atur ajalah... gw udah pasrah...
emoticon-Ngacir2
Gimana dengan orang-orang yg tidak sengaja lakukan kontak dengan pasien positif di ruang publik???
seperti bersebelahan di halte, di angkutan publik, di bandara pesawat dll

kemudian orang yg tidak tahu menahu memegang di tempat yg pernah di pegang pasien positif???

kelompok diatas kan sama sekali tidak mungkin di tracing
Mau tahu tentang alat canggih deteksi corona, cek disini ya
OK.... nais inpo gaes emoticon-2 Jempol


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di