CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Pasien Positif Virus Corona Asal Bojonggede Naik MRT, KRL, Busway dan Ojol
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e77b5037e3a72749a6af95e/pasien-positif-virus-corona-asal-bojonggede-naik-mrt-krl-busway-dan-ojol

Pasien Positif Virus Corona Asal Bojonggede Naik MRT, KRL, Busway dan Ojol

Pasien Positif Virus Corona Asal Bojonggede Naik MRT, KRL, Busway dan Ojol

Pasien Positif Virus Corona Asal Bojonggede Naik MRT, KRL, Busway dan Ojol

SuaraJabar.id - Seorang pasien positif virus corona di Kabupaten Bogor diketahui sempat berpergian dengan MRT, Commuter Line, TransJakarta dan ojek online selama di Jakarta. Pasien positif virus corona itu ditularkan dari sebuah club dansa

Bupati Bogor Ade Yasin menyebutkan di daerahnya ada 3 orang positif virus corona. Salah satunya, lelaki 35 tahun itu. Lelaki itu terpapar di tempat yang sama halnya dengan yang dialami pasien nomor 01 dan 02 asal Kota Depok.

"Seorang laki-laki usia 35 tahun, ini rentetan dari kejadian klub dansa, yang pasien di Kota Depok," ujarnya saat mengumumkan kasus virus corona di Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (19/3/2020).

Menurutnya, pria yang tinggal di Kecamatan Bojonggede Kabupaten Bogor itu berdansa tango dengan gurunya dansanya yang berusia 33 tahun pada 25 Februari 2020. Kemudian esok harinya langsung demam dan berhasil surut dua hari kemudian.

Namun, setelah demamnya surut, esok harinya, 29 Februari 2020 pasien mengeluh tidak bisa mengendus bau dengan baik. Tapi, sejak tanggal 28 Februari seorang pegawai swasta ini sudah mulai masuk kerja di DKI Jakarta.

"Berangkat kerja menggunakan transportasi umum seperti ojek online, KRL, MRT, dan busway," beber Ade Yasin.


Politisi PPP itu menyebutkan bahwa pasien mulai merasakan sesak nafas pada 7 Maret 2020. Kemudian ia dinyatakan positif terinfeksi COVID-19 setelah melaksanakan serangkaian pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan Jakarta.

Sayangnya, virus tersebut lantas menular ke ibundanya yang berusia 67 tahun. Pada 16 Maret 2020, perempuan yang berprofesi sebagai konsultan pajak itu juga dinyatakan terinfeksi COVID-19.

Pasien tersebut meninggal dunia saat menjalani masa karantina di RSUP Persahabatan Jakarta pada Kamis (19/3) dini hari. Jenazah pasien langsung dikebumikan di Jakarta, tanpa dibawa terlebih dahulu ke tempat tinggalnya di Kabupaten Bogor.

"Kami perintahkan tadi pagi pihak RSUD Cibinong untuk menjemput anak laki-lakinya yang positif COVID-19 agar dikarantina di rumah sakit," kata orang nomor satu di bumi tegar beriman itu.

Di samping itu, ada satu pasien positif COVID-19 lainnya, yaitu seorang pramugara berusia 27 tahun yang merupakan warga Cibinong, Kabupaten Bogor.

"Riwayat perjalanan terakhir ke Singapura. Hari ini dijemput untuk diisolasi di RSUD Cibinong," kata politisi PPP itu.

Sementara, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kabupaten Bogor, dr Kusnadi yang ditunjuk sebagai juru bicara (jubir) COVID-19 menyebutkan bahwa hingga hari ini ada sebanyak orang dengan pemantauan (ODP) sebanyak 86 orang, pasien dengan pengawasan (PDP) sebanyak 22 kasus, dan tiga positif terinfeksi COVID-19.

"Yang ODP ada 86 yang sudah selesai 39, masih pemantauan ada 47 orang. Masih nambah terus hasil tracking. PDP total kasus 22, yang sudah selesai 17 orang. Yang masih diawasi itu lima orang," paparnya. (Antara)
sumber

******

Bisa terbayang tidak?

Suspect Covid-19, terpapar di Amigos Kemang Jakarta Selatan, seorang pegawai swasta di DKI Jakarta, tinggal di Bogor, setiap harinya memggunakan ojol, MRT, Commuter Line, dan Trans Jakarta. Dia tetap beraktifitas sejak 25 Februari hingga terdeteksi mengidap Covid-19 tanggal 7 Maret.

Jadi selama 11 hari dia tanpa sadar telah menyebarkan virus ditengah-tengah masyarakat, entah Jakarta, Bogor, Bekasi, Depok, dan lain-lain.

Dan bisa jadi diantara mereka yang terpapar juga akibat ketidakmengertian orang ini, menularkan lagi ke orang lain, entah ke keluarganya atau rekan kerjanya. Dan mereka ini bisa saja terpapar di Trans Jakarta, MRT, Commuter Line, atau pada pengemudi ojek online.

Dia didiagnosa mengidap Covid-19 tanggal 7 Maret. Dan hari ini tanggal 23 Maret. Artinya waktu yang telah berjalan adalah 16 hari. Sementara masa inkubasi Covid-19 disinyalir tercepat adalah 5 hari dan terlama sampai 24 hari. Jika ini benar, maka 8 hari dari sekarang akan ada ledakan suspect Covid-19 dimana-mana.

Jika penderita ini berada dalam gerbong Commuter Line bersama 100 orang, dan dalam Trans Jakarta 50 orang, maka dalam waktu sehari pulang pergi sudah 300 orang yang bisa saja tertular. Dan selama 11 hari dia telah beraktifitas, sehingga mungkin ada 3300 yang harus segera diwaspadai. Ini belum termasuk mereka yang berhubungan dengan 3300 orang ini. Dan bisa jadi prediksi Anies Baswedan benar. Bahkan angka 6000 bisa terlewati.

Dan yang pertama menulari adalah warga negara Jepang! Bukan TKA atau turis Tiongkok yang selama ini dikuatirkan. Bahkan ketika wabah Covid-19 di Tiongkok mereda, justru kita menyumbang kembali virus itu kesana lewat WNA yang ke Tiongkok. Dan hingga kini, tak satupun ada catatan bahwa TKA atau turis Tiongkok menjadi carrier atau suspect Covid-19 di Indonesia. Artinya yang terjadi di Indonesia sekarang adalah murni karena pergerakan orang-orang Indonesia sendiri yang bebas lalu lalang kemana-mana sampai lintas propinsi.

Lolosnya suspect warga Bogor yang terpapar karena kasus suspect warga Depok, jelas adalah kegagalan dalam melacak keseluruhan orang-orang yang saat itu ada dalam acara dansa tersebut. Lantas siapa yang salah? Nampaknya hal ini tak perlu lagi diperdebatkan. Sekarang ini bukan waktunya lagi berdebat siapa yang salah siapa yang benar. Habis energi jika mempermasalahkan hal yang subjektif sementara korban semakin banyak.

Sekarang, jalani himbauan dengan benar sebelum pada akhirnya bukan himbauan lagi yang keluar, tapi ultimatum!

Kita tak pernah tahu virus ini ada dimana. Mengintai kita dimana. Bahkan kita tak pernah tahu andai virus ini ternyata sudah mengikuti kita hingga ke rumah, dan juga mengintai orang-orang yang kita cintai.

Bisa saja saat ini mereka yang dijemput ajalnya. Bisa juga justru besoknya kita gantian dijemput malaikat maut. Sementara kita masih saja berdebat merasa paling benar disaat virus Corona menyeringai diantara kita, tanpa memilih siapa kita, apa latar belakang kita, apa keturunan kita, dan apa agama kita.

Bersiaplah.
Mari bersama-sama kita hadapi ini.
Panjang umurlah kita semua.
Aamiin...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pengobatan17 dan 33 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 6
nama lo gak bakal ketuker klo mau dicabut sama malekat

goblog aja tu malekat klo ketuker emoticon-Big Grin
Tetep pasrah dan ibadah, klo mati mah mati aja.. emoticon-Embarrassment

Kata theis, bukan kata gw emoticon-Big Grin

Ya corona emg ujian bagi theis, dihimbau tidak jumatan dan minggu ke gereja...

Kata corona " got you bitch "..emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 6 balasan
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Lihat 1 balasan
Waw 1 orang dpt byk emoticon-Matabelo
profile-picture
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Pasien Positif Virus Corona Asal Bojonggede Naik MRT, KRL, Busway dan Ojol


gak pake batuk, pilek & sakit kepala bro...

demam lalu sesak nafas & meninggal...

in 24 days


emoticon-Turut Berduka


demam pun sembuh dihari ke-3.
hari 3-11 gak demam, sehat2 aja.
hari 12 lsg sesak nafas emoticon-Cape d... (S)
hari 24 almarhum emoticon-norose



kata kuncinya demam & sesak nafas...
sayang gak disebut berapa derajat demamnya..


profile-picture
profile-picture
profile-picture
gojira48 dan 14 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh yesknow
Lihat 5 balasan
tenang,ga usah panik,virus ini udah menyebar kemana2,dan krn ga ada antisipasi yg nyata dari pwmerintah,warganya tinggal menunggu takdir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gigbuupz dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


Sebagai theis sebuah wabah udah diatur di dalam manual book, jadi kyknya statemen corona "got you bitch" sangat salah buat ane emoticon-Malu
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan rizaradri memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Quote:


Ini org ga punya penyakit komplikasi sama umurnya berapa yak?
profile-picture
profile-picture
samsol... dan rizaradri memberi reputasi


Quote:


umur 35 yak.

profile-picture
profile-picture
samsol... dan rizaradri memberi reputasi
Lihat 1 balasan
cari data pasien yang meninggal dimana ? ada sesuatu yang mencurigakan di daerah ane

emoticon-linux2
profile-picture
profile-picture
samsol... dan rizaradri memberi reputasi
siapa lagi yg bisa membasmi wabah ini selain tuhan emoticon-Mad
mari kumpul bersama
berdoa bersama
pada tuhan yg maha esa
untuk melindungi kita dan indonesia

toh kekuatan doa katanya luar biasa bukan? emoticon-Leh Uga






profile-picture
profile-picture
youpork dan rizaradri memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Serem bngt yak, yg bikin kecolongan itu dr kasus dansa d kemang knp peserta ga d tracking semua dan lngsng d karantina. Anehnya lg cafe Amigos tempat dansa d adakan sempat buka stlh kasus warga Jepang d beritakan kena Corona d Malaysia....

Harusnya jg ada kesadaran sendiri klo tau ada hubungan sm kasus Corona lngsng self isolation
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan raafirastania26 memberi reputasi
Itu rapid test kit yg baru dateng kalo dipake semua buat ngetes, mungkin hasil positifnya bisa tembus ribuan kali yah.

Sanggup gak tuh RS nampung begitu banyak pasien?
Mana RS sini biasanya cuma punya ventilators terbatas. Itu juga hrs berbagi sama pasien penyakit lain yg juga butuh.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
samsol... dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Simple saja,bagi yg ngotot,negara tinggal menyediakan tempat isolasi dijaga polisi,klo tempat agama msh ada pertemuan,pemimpinnya dijemput plus diisolasi,imam masjid,pastur digereja,yg msh ngeyel melakukan ibadah bersama,klo ga ada yg memimpin doa,massa juga ga akan ngumpul
profile-picture
profile-picture
profile-picture
samsol... dan 2 lainnya memberi reputasi
Quote:






Demamnya diatas 38derajat gan
profile-picture
profile-picture
samsol... dan rizaradri memberi reputasi
jaga kesehatan dan kebersihan, tetap waspada-jangan panik, jaga jarak, sering² cuci tangan, ikutin himbauan dari pemerintah
profile-picture
profile-picture
samsol... dan rizaradri memberi reputasi
Sehabis baca artikel di thread ini. Saya sampai bikin catatan harian kapan terakhir kali berinteraksi dengan manusia dan kondisi tubuh yang saya alami setiap harinya. Sekedar berjaga-jaga.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rimba84 dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Pasien Positif Virus Corona Asal Bojonggede Naik MRT, KRL, Busway dan Ojol
profile-picture
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan 10 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Lihat 20 balasan
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Quote:


kalo suhu tubuh relatif gan
tapi emg segitu kebanyakan

intinya kalo ngerasain gejala kyk

masuk angin/pneumonia/thypus/dbd

sekarang ini wajib waspada
profile-picture
profile-picture
samsol... dan rizaradri memberi reputasi
Halaman 1 dari 6


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di