CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Hilangkan Sikap Ananiah (egois) Mu Wahai Putri, Saat Menjejaki Kehidupan Rumah Tangga
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e772f2e65b24d23fe5bb2bf/hilangkan-sikap-ananiah-egois-mu-wahai-putri-saat-menjejaki-kehidupan-rumah-tangga

Hilangkan Sikap Ananiah (egois) Mu Wahai Putri, Saat Menjejaki Kehidupan Rumah Tangga

Hilangkan Sikap Ananiah (egois) Mu Wahai Putri, Saat Menjejaki Kehidupan Rumah Tangga
Masihkah keegoisan melekat dalam diri kita sebagai wanita?


Assalamualaikum
Ahlan wasahlan ke thread saya kali ini

Wanita, biasanya identik dengan sikapnya yang manja, lemah lembut, bahkan terkadang bisa menjadi sangat egois dalam suatu hubungan, wanita adalah makhluk yang memang terkadang susah untuk ditebak karakternya, itu beberapa pendapat kaum adam yang saya tau, termasuklah kemungkinan orang lain menilai saya sebagai wanita.

Sikap ananiah dalam arti lain adalah egois, sangat perlu untuk kita hilangkan, terlebih lagi saat kita berencana untuk membina rumah tangga yang baik dan damai.

Hilangkan Sikap Ananiah (egois) Mu Wahai Putri, Saat Menjejaki Kehidupan Rumah Tangga
Perpindahan kehidupan dari membujang yang tidak terikat dengan tanggung jawab terhadap suatu apa pun ke kehidupan rumah tangga yang membuat mu memiliki tanggung jawab terhadap rumah, suami dan anak-anak, tentu merupakan sesuatu yang sangat sulit bagi kita, apalagi bagi para wanita yang telah terbiasa dengan kehidupan yang tertutup dan belum pernah mengenal kehidupan nyata yang dijalani manusia pada umumnya.

Ada sebagian ibu yang memiliki putri yang belum mengetahui secara benar tentang prinsip kehidupan berumah tangga, bersikap keras pada putrinya, nasihat yang di berikan pun bersifat umum dan tidak jelas, yang terkadang hanya mencakup makna kehormatan dan keluhuran, sehingga sang putri menjadi ragu bagaiman ia akan menerapkan hal tersebut dalam kehidupan nya kelak.

Namun sahabat, ada juga nih, orang tua atau khusus nya para ibu yang telah mendidik para putrinya untuk memikul tanggung jawab sedari kecil, mengenalkan kepada mereka tata cara oengaturan rumah, dan memperhatikan nya dengan baik, menjaga kebersihan rumah, dan menyiapkan berbagai macam masakan, bahkan cara membuat manisan sekalipun di ajarkan sahabat.

Bahkan terkadang ibu yang perhatian juga mendidik putrinya bagaimana cara bermuamalah dengan baik terhadap orang lain, agar dapat meraih cinta dan kasih sayang antar sesama, sehingga saat sang putri menjejaki masa pernikahan, tanggung jawab ibu tidaklah begitu berat. Mengajarkan kepada mereka bagaimana cara bermualah dengan baik terhadap suami, mengajarkan kelembutan berbicara yang dapat menarik perhatian suami, serta bagaiman mendapatkan hati dan pikiran suami dalam waktu yang bersamaan.

Disamping itu sahabat, ibu juga mengajarkan kepada putrinya, sebaik baik perkara yang diajarkan oleh seorang ibu, yaitu: bagaimana bersikap taat pada suami kelak, membahagiakannya, mencintainya, dan menjaga kecantikan diri serta sifat sifat yang di sukai oleh suami.

Nah sahabat, agar kita tidah terjebak nih dalam keegoisn kita sendiri, maka pelajari lah segala sesuatu dari awal hingga akhirnya, khususnya segala sesuatu yang berkaitan dengan rumah tangga, berusahalah belajar untuk dapat benar benar menguasai seni dalam pernikahan, sebab sahabat pernikahan merupakan kumpulan seni yang butuh waktu yang sangat panjang untuk dapat menguasainya dengan baik, seni apa aja sih sahabat?? Ya.. seni tentang menyajikan makanan, seni memasak, seni mengatur rumah, serta seni dalam menjaga rumah agar terlihat rapi bersih dan teratur.

Tapi sahabat.. di samping itu ada kewajiban yang lebih utama untuk harus kita pelajari, yaitu belajar untuk bermualah dengan baik terhadap suami, mendapatkan hati dan perhatiannya, dan yang harus kita pelajari bagaimana agar dalam satu waktu kita dapat menjadi istri, teman dan kekasih yang selalu dirindukan. Iyaa gak sih?? Aku juga belum ngerti niih emoticon-Malu

Sekali pun semua itu adalah sesuatu yang berat, namun yakinlah bahwa hal itu jauh lebih baik dari pada mengikuti sikap egoismu yang akan menghancurkan kehidupan rumah tangga.

Baiklah sahabat yang terakhir dari tulisan saya adalah, jelaslah bahwa pengetahuan tentang hakikat yang terdapat di dalam pernikahan dan fenomena kehidupan rumah tangga akan membuat kita lebih siauntuk menghadapinya, untuk berperan sebagai seorang istri yang sukses, berhasil dalam mewujudkan kebahagiaan dalam kehidupan rumah tangga dan siap mengatakan " selamat tinggal ego, yang selalu menghancurkan kehidupan rumah tangga wanita wanita yang tidak memiliki oengetahuan tentang hakikat yang terdapat didalam pernikahan dan fenomena dalam berumah tangga

Sekian thread ku ini sahabat.

Wassalamualaikim
Cahaya, perbatasan kota, 22 maret 2020

Sumber tulisan : membaca dan nalar pribadi
Sumber gambar : sumber
sumber

TS juga masih belajar, belum berpengalaman
kritik dan saran yang membangun
hmmm
Quote:


Kenapa hmm gan?
gak curhat kan sis?
heheh
profile-picture
Cahayamira memberi reputasi
Quote:


Kalo curhat, di sumber nya pasti ku tulis curhat pribadi gan, tapi ada yang pesan ke saya gan "kalo mau curhat jangan dimedsos" bener gak sih gan? emoticon-Maaf Aganwati
profile-picture
arifsyah.ma memberi reputasi
Quote:


Iya sis, lanjutkan sia
profile-picture
Cahayamira memberi reputasi
Quote:


Lanjut ke mana?
Ayok lah, sama sama
Wkwkwk
profile-picture
arifsyah.ma memberi reputasi
sahabat....ini metode marinasi yg paling gurih.....

eh tu kayak iklan yah
abis gaya penulisannya ngingetin itu sih
profile-picture
Cahayamira memberi reputasi
Quote:


Maksud nya apa tuh gan, kurang ngerti ane 😁😁


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di