CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Mahfud Minta Aparat Tindak Tegas Warga yang Masih Keluyuran
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e764a82c9518b15e1549f50/mahfud-minta-aparat-tindak-tegas-warga-yang-masih-keluyuran

Mahfud Minta Aparat Tindak Tegas Warga yang Masih Keluyuran

Mahfud Minta Aparat Tindak Tegas Warga yang Masih Keluyuran

Mahfud Minta Aparat Tindak Tegas Warga yang Masih Keluyuran

Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD meminta aparat keamanan menindak warga yang masih keluyuran atau kumpul-kumpul untuk mencegah penyebaran virus corona.

Hal ini merespons imbauan Presiden Joko Widodo agar warga tetap tinggal di rumah guna menekan penyebaran virus corona Covid-19.

"Aparat harus bertindak tegas terhadap mereka yang masih membuat pengumpulan atau kerumunan orang," kata Mahfud melalui akun Instagram Kemenko Polhukam RI, Sabtu (21/3).

Dalam siaran Instagram TV, Mahfud juga meminta agar masyarakat mentaati peraturan pemerintah yakni tak keluar dari rumah dan melakukan social distance atau jaga jarak.

Sebab, kata dia, semua peraturan ini dikeluarkan untuk mengatur bagaimana menanggulangi dan menghadapi virus corona ini. "Tindakan pemerintah adalah untuk menyelamatkan rakyat dan itu sama dengan menegakkan hukum," kata Mahfud.

Dia menjelaskan, dalam hukum ada sebuah dalil filosofis soal keselamatan rakyat. Dalil itu, kata dia, menjelaskan bahwa keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi yang harus dijunjung oleh segenap warga negara.

"Oleh sebab itu, setiap tindakan pemerintah menyelamatkan rakyat dan segala instruksi yang dikeluarkannya itu harus dianggap merupakan tindakan untuk menegakkan hukum. Dalam rangka menyelamatkan rakyat," ucap dia.

Tak hanya unsur filosofis, Mahfud juga memperkuat pernyataannya dengan unsur keagamaan. Kata dia, hal ini tertuang dalam dalil fikih Islam soal menghadapi bencana.

"Menghadapi bencana, menghindari kerusakan itu harus lebih didahulukan. Itu harus didahulukan daripada meraih keuntungan. Mari kita jaga diri kita masing-masing," kata Mahfud.

Hingga Jumat (20/3), pasien positif virus corona di Indonesia sebanyak 369 orang. Sebanyak 32 orang di antaranya meninggal dunia, dan 17 orang dinyatakan sembuh. (tst/dea)
sumber

********

Spesifik saja Prof. Kerumunan seperti apa yang dimaksud? Demo? Resepsi pernikahan? Pasar malam? Kumpul di pinggir jalan? Acara keagamaan? Atau mungkin malah ibadah agama?

Bangsa ini semakin kopig! Dan yang membuat kopig justru mereka yang katanya paham agama. Semakin mereka merasa paham agama justru mereka semakin kopig. Ini kesalahan terbesar bangsa ini karena pemerintahnya tak bisa tegas! Selama ini siapapun juga yang terjun dalam politik selalu memberi angin kepada pihak-pihak yang merasa punya massa besar dalam ormas keagamaan, memberi peluang kepada mereka yang merasa menjadi pemimpin ummat, sehingga sekarang keadaannya semakin runyam.

Pemprov dimanapun di Indonesia ini punya aparat sipil yang namanya Satpol PP. Tapi boro-boro mereka berani membubarkan kerumunan massa. Gayanya saja yang petantang petenteng kalau lagi jalan ditempat sepi.

Bahkan Polisi saja yang punya kuasa untuk memberi ijin keramaian harus menunduk-nunduk bernegosiasi dan membujuk agar sebuah acara keagamaan dibatalkan. Ini sudah keblinger! Gak bener!

Tinggal TNI yang diharapkan bisa menjadi garda terdepan untuk menjalankan disiplin bagi bangsa ini ditengah wabah virus yang mematikan.

Pemerintah harus tegas!
Tangkap mereka yang justru memberi narasi-narasi menyesatkan berbumbu agama. Tangkap mereka yang membuat keramaian, mau itu pasar malam sampai acara keagamaan! Jangan pandang bulu! Tak perlu takut!

Tadi Prof. Mahfud telah bicara bahwa segala yang dilakukan oleh pemerintah adalah untuk menyelamatkan rakyat. Dan menyelamatkan rakyat adalah tindakan penegakan hukum. Lantas apa lagi yang ditunggu?

Mau dia pemuka agama apapun juga, jika masih saja melawan apa yang telah digariskan, tangkap! Tangkap!!! Tak perlu takut dianggap atheis atau komunis! Yang jelas nawaitu nya ada, demi rakyat. Nawaitu nya ada, demi bangsa.

Bangsa ini bisa hancur lebur bukan karena serangan dari negara lain. Bangsa ini bisa hancur karena makin banyak orang yang memakai topeng agama untuk membentuk manusia-manusia goblok!

Jadi, jika ada acara apapun juga yang masih saja memgumpulkan massa, bubarkan! Kalau perlu pakai kekerasan! Sudah tak ada waktu lagi untuk bermanis-manis mulut dengan mereka. Tak perlu lagi bujukan. Tak perlu lagi diskusi. Bubarkan!

Jika pemerintah masih saja setengah-setengah memberi petunjuk atau perintah, maka hasilnyapun akan setengah-setengah.

Kalau masih saja ada tokoh atau siapapun juga yang tetap menganjurkan untuk datang pada keramaian, tangkap dan beri dia virusnya. Biarkan dia menderita sampai dia memohon ampun!

Lama-lama jengkel juga.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ladies.hunter01 dan 32 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 6
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Lihat 2 balasan
-Edit-

Min Azhura udah turun tangan.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Qwen.zay dan 20 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh i.am.legend.
Lihat 1 balasan
masih belum tegas emoticon-Amazed
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 3 lainnya memberi reputasi
lo klo mau lockdown bilang ajalah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
checkedusername dan 5 lainnya memberi reputasi
Koen dadi menteri dadi nggatheli Cok!!!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 3 lainnya memberi reputasi
Setuju dgn babang TS harus spesifik kerumunan yg macem mn,biar tidak terjadi kesalahpahaman..emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
thestarlight99 dan 7 lainnya memberi reputasi
Mahfud Minta Aparat Tindak Tegas Warga yang Masih Keluyuran
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Abc..Z dan 18 lainnya memberi reputasi
Team jaguar....
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 2 lainnya memberi reputasi
itu yang keluyuran sampe arab disuruh pulang juga ga?
kan parah keluyuran sampe lupa pulang rumah emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aprilice dan 9 lainnya memberi reputasi
Ya masih banyak yg keluyuran karna pemerintah hanya sebatas himbauwan, coba lockdown dan smua musti melaksanakannya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
yang masih nekat kluyuran tangkep
kasih hukuman 1 ruangan sama penderita corona emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
checkedusername dan 3 lainnya memberi reputasi
Quote:


"Spesifik saja Prof. Kerumunan seperti apa yang dimaksud? Demo? Resepsi pernikahan? Pasar malam? Kumpul di pinggir jalan? Acara keagamaan? Atau mungkin malah ibadah agama?"

bisa jadi semua yg tersebut di atas dan tidak mengindahkan protokol yg berlaku.. emoticon-shakehand

*protokol yg berlaku bisa berubah mengikuti perkembangan yang ada..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh khayalan
yg susah dikasih tau tangkepin aja
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 2 lainnya memberi reputasi
lah kalo mau tegas ya lock down aja.
aneh kalo nggak lockdown tapi ngelarang orang keluyuran.
kalo lockdown kan jelas. aparat mau bertindak juga ada payung hukumnya.
nah ini. larang melarang orang kluyuran dasarnya apaan?
Himbauan?
Himbauan mah mau nggak di taati juga ga ada sanksi nya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aprilice dan 15 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh anti.suap
Lihat 15 balasan
semoga masyarakat punya kesadaran diri dalam menaati himbaun dari presiden, semua demi kebaikan bersama
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh 54m5u4d183
Ntar, nunggu kasusnya ribuan, RS udah gak bisa nampung pasien, mungkin baru pd takut keluar.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
apapun itu....butuh ketegasan dan sanksi hukum yang jelas.

himbauan......bodo amat kata mereka

larangan dan punishmen ......ketar ketir mereka

emoticon-Hansip
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 4 lainnya memberi reputasi
Quote:


Bisa juga begitu.
Nah kalau sekedar dihimbau agar tidak bla bla bla bla.
Ya aparat ga bisa main usir.
Yang ada bisa konflik horisontal
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 5 lainnya memberi reputasi
Quote:


lockdown?

karantina apa lockdown?

lockdown = menutup wilayah agar tidak ada orang keluar masuk.

karantina massal = kudu dirumah semua.. ga boleh keluar..

di sini? di Indonesia? mau gimana memberlakukannya?

lockdown = mau pasang barikade ditiap jalan yg terhubung antara wilayah yg 1 dengan yg lain?.

karantina massal = mau diawasin tu semua orang biar ga boleh keluar rumah kecuali untuk beberapa hal urgent?

abaikan saja dulu aspek ekonomi dll.. tapi jika itu si lockdown atau karantina massal berlaku.. gimana cara merealisasikannya?

berapa jumlah petugas yg ada? dikerahkan semua? emang cukup?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 5 lainnya memberi reputasi
Quote:


Ya kaya pembatasan jam malem era 98 dulu.
Bisa kan? Yang klayapan nggak jelas langsung karungin.
Intinya ada dasar hukumnya dulu.
Mau karantina mau lockdown.
Jangan cuma sekedar HIMBAUAN
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rpm12345678 dan 4 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 6


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di